Puluhan Anak di Batang Dilaporkan Jadi Korban Pencabulan 

0
150
ilustrasi pencabulan Foto: Batamtoday

RADARNASIONAL– Puluhan anak di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dikabarkan menjadi korban pencabulan yang diduga dilakukan oknum guru ngaji.

Oknum guru ngaji sekaligus guru rebana tersebut diketahui berinisial MU (28), warga Kelurahan Proyonanggan Lor, Kecamatan Batang.

Kasat Reskrim Polres Batang AKP Yorisa Prabowo mengatakan, hingga saat ini puluhan korban telah melapor ke pihaknya.

“Ya, sementara ada 21 anak menjadi korban pencabulan yang sudah diadukan oleh keluarga korban,” kata Yorisa Prabowo di Batang, Sabtu (7/1) petang.

Menurut dia, saat ini pelaku (MU) sudah ditangkap dan dimintai keterangannya terkait kasus tersebut.

“Dari pengakuan pelaku, dirinya memang melakukan tindakan pencabulan terhadap anak-anak. Akan tetapi, jumlahnya hanya beberapa orang,” katanya.

Dia mengatakan, kasus dugaan pencabulan itu berawal dari adanya laporan keluarga para korban ke polres pada Kamis (5/1).

“Saat itu, kami menerima 9 laporan kasus itu, kemudian pada Sabtu (7/1) bertambah menjadi 21 laporan dengan jumlah korban 21 orang,” katanya.

Korban pencabulan yang belajar mengaji dan rebana tersebut berasal dari Kelurahan Proyonanggan Utara, Proyonanggan Selatan, dan Karangasem Selatan.

Dia mengatakan, pihaknya telah mengarahkan para korban melakukan visum.

Pihaknya juga membuka posko pengaduan, dan menggandeng Dinas Pemberdayaan, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana.

Selain itu, kata Yorisa, pihaknya juga menggandeng Tim Psikologi Polda Jateng untuk memberikan layanan “trauma healing”.

“Pendampingan ‘trauma healing’ ini perlu kami lakukan agar anak-anak yang menjadi korban pencabulan bisa mengembalikan kepercayaan diri,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini