PRK MUI DKI Jakarta Gelar Safari Ramadhan Santuni 500 Yatim Dhuafa

0
67

RADAR NASIONAL,(Jakarta),-Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) Majelis Ulama Indonesia DKI Jakarta menggelar Safari Ramadhan dengan tema: “Menebar Kebaikan di Bulan Penuh Berkah”berlangsung di Rumah Batavi The Tavia Jalan Plumpang Semper No. 5, Jakarta Utara, Ahad (15/3/2026).

Kegiatan  Safari Ramadhan PRK MUI DKI Jakarta  juga dilaksanakan di lima wilayah kota administrasi di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Program tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus dakwah kemasyarakatan yang digagas PRK MUI DKI Jakarta bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Kegiatan PRK MUI DKI Jakarta menyalurkan 500 paket santunan dan sembako kepada anak yatim dan kaum dhuafa yang berasal dari berbagai wilayah di DKI Jakarta. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Erwin Aksa  Anggota Komisi VIII DPR RI, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia DKI Jakarta KH Yusuf Aman, Ketua TP PKK Jakarta Utara Fida Hendra,  perwakilan BPKH Jahidin. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan kuat terhadap kegiatan sosial-keagamaan yang diinisiasi oleh PRK MUI DKI Jakarta.

Ketua Bidang PRK MUI DKI Jakarta, Hj. Nuraini Syaifullah, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Safari Ramadhan yang dirancang untuk menjangkau masyarakat di lima wilayah kota di DKI Jakarta. Program ini juga menjadi langkah awal PRK dalam memperluas peran sosial keumatan.

Ia menjelaskan bahwa PRK merupakan bidang di bawah naungan MUI DKI Jakarta yang secara khusus menangani persoalan perempuan, remaja, dan keluarga dalam perspektif keislaman dan sosial kemasyarakatan. Meski keberadaannya belum sepenuhnya tersosialisasi secara luas di masyarakat, PRK berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan umat.

“Kami menyalurkan 500 paket sembako dan santunan bagi yatim serta dhuafa di DKI Jakarta. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Nuraini.

Kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan hasil kolaborasi dan swadaya para pengurus PRK MUI DKI Jakarta.

“Ini merupakan langkah awal kami untuk hadir di tengah masyarakat. Walaupun dilakukan secara swadaya, insyaAllah program-program PRK akan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi perempuan, remaja, dan keluarga di DKI Jakarta,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Jakarta Utara, Fida Hendra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosial keagamaan tersebut. Ia juga menyampaikan salam hormat dari Wali Kota Jakarta Utara kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan santunan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Jakarta Utara. “Kami menyampaikan salam hormat dari Bapak Wali Kota Jakarta Utara. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap warga kami, khususnya mereka yang membutuhkan. Sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintah daerah sangat penting untuk memperkuat ketahanan keluarga,” ujarujarnya.

Ditambahkan melalui 10 Program Pokok PKK, pemerintah daerah terus mendorong pembangunan keluarga yang sehat, berakhlak mulia, serta berdaya secara ekonomi.

“Melalui kolaborasi ini, kita berharap kesejahteraan masyarakat Jakarta Utara semakin meningkat, sekaligus membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak,” tambahnya.

Perwakilan BPKH, Jahidin, menjelaskan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bagian dari program kemaslahatan umat yang dikelola oleh BPKH. Program tersebut bersumber dari dana kemaslahatan yang berasal dari pengelolaan dana haji dan dimanfaatkan untuk kepentingan umat.

“Kami mendukung kegiatan santunan ini sebagai bagian dari program kemaslahatan umat. Dana tersebut bersumber dari pengelolaan dana haji yang dimanfaatkan untuk kepentingan umat. InsyaAllah kolaborasi ini akan terus dilanjutkan melalui berbagai program kemaslahatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum MUI DKI Jakarta, KH Yusuf Aman, menyampaikan pesan inspiratif tentang peran perempuan dalam sejarah Islam. Ia mencontohkan kisah pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab yang dikenal sebagai pemimpin cerdas dan tegas.

Dalam sebuah peristiwa, Khalifah Umar pernah menyampaikan batasan mahar pernikahan tidak lebih dari 400 dirham. Namun, seorang perempuan di sudut masjid mengoreksi kebijakan tersebut dengan mengutip ayat Al-Qur’an yang menunjukkan bahwa mahar tidak boleh dibatasi. Mendengar hal itu, Umar menerima kritik tersebut dengan lapang dada.

“Umar tidak marah, bahkan beliau menangis dan mengatakan bahwa ada orang yang lebih memahami darinya. Kisah ini menunjukkan bahwa keberanian menyampaikan kebenaran tidak hanya dimiliki oleh laki-laki, tetapi juga oleh perempuan,” ujar KH Yusuf Aman.

Keberadaan PRK MUI DKI Jakarta menjadi bagian penting dalam menghidupkan peran MUI di tengah masyarakat, khususnya dalam isu perempuan dan keluarga.

“Selama ini MUI identik dengan fatwa. Kini dengan adanya PRK, MUI DKI Jakarta semakin hadir di tengah masyarakat. Ini adalah bagian dari jihad sosial untuk memberikan semangat dan solusi bagi umat,” katanya.

Erwin Aksa selaku Anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan agama, haji, dan sosial menyampaikan dukungannya terhadap berbagai program kemaslahatan umat yang dijalankan oleh BPKH dan MUI.

Ia berharap program-program yang berasal dari pengelolaan dana haji dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya bagi kaum dhuafa, yatim, serta keluarga yang membutuhkan.

“Melalui program BPKH ini, kami berharap manfaat dana haji bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. InsyaAllah program-program seperti ini akan terus kita dorong agar semakin banyak umat yang terbantu,” ujarnya.

Melalui Safari Ramadhan ini, PRK MUI DKI Jakarta berharap terus memperluas jangkauan program sosial dan dakwah, sekaligus sinergi dengan lembaga keagamaan, pemerintah,  masyarakat. Dengan semangat kolaborasi  ddengan berbagai pihak  terus menebar kebaikan serta membangun masyarakat Jakarta yang religius, harmonis, dan sejahtera.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini