Beranda blog

Sinergi TNI-Polri, Anggota Koramil 03/Patuk Amankan Pos Hargodumilah Jelang Idul Fitri 1447 H.

0

RADAR NASIONAL,-(GUNUNGKIDUL)– Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta pengguna jalan selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, anggota Koramil 03/Patuk Kodim 0730/Gunungkidul melaksanakan pengamanan (Pam) di Pos Pantau Hargodumilah, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (18/03/2026).

Pos Hargodumilah merupakan salah satu titik krusial jalur masuk menuju wilayah Kabupaten Gunungkidul yang sering mengalami peningkatan volume kendaraan saat libur lebaran. Kehadiran personel TNI di pos ini bertujuan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas serta memantau situasi keamanan di titik rawan tersebut.

Komandan Koramil (Danramil) 03/Patuk Kapten Inf Joko Santoso, menyampaikan bahwa keterlibatan personelnya dalam pengamanan ini adalah bentuk nyata komitmen TNI dalam mendukung Operasi Ketupat Progo 2026.

“Kami bersinergi dengan instansi terkait untuk memastikan pemudik dan wisatawan yang masuk ke wilayah Gunungkidul merasa aman. Selain pengaturan lalu lintas, anggota juga siaga untuk memberikan bantuan darurat jika diperlukan oleh masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan di Pos Pam Hargodumilah ini meliputi pemantauan arus mudik, patroli di sekitar area rawan kecelakaan, serta pemberian imbauan kepada pengendara agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Hingga saat ini, situasi di wilayah Kapanewon Patuk terpantau aman dan kondusif. Anggota Koramil 03/Patuk bersama petugas gabungan terus berjaga secara bergantian selama 24 jam penuh guna mengantisipasi lonjakan arus kendaraan yang diprediksi akan terus meningkat mendekati hari H Lebaran.(Hen).

 

Sinergi TNI-Polri, Anggota Koramil 03/Patuk Amankan Pos Hargodumilah Jelang Idul Fitri 1447 H.

0

RADAR NASIONAL,-(GUNUNGKIDUL) – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta pengguna jalan selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, anggota Koramil 03/Patuk Kodim 0730/Gunungkidul melaksanakan pengamanan (Pam) di Pos Pantau Hargodumilah, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (18/03/2026).

Pos Hargodumilah merupakan salah satu titik krusial jalur masuk menuju wilayah Kabupaten Gunungkidul yang sering mengalami peningkatan volume kendaraan saat libur lebaran. Kehadiran personel TNI di pos ini bertujuan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas serta memantau situasi keamanan di titik rawan tersebut.

Komandan Koramil (Danramil) 03/Patuk Kapten Inf Joko Santoso, menyampaikan bahwa keterlibatan personelnya dalam pengamanan ini adalah bentuk nyata komitmen TNI dalam mendukung Operasi Ketupat Progo 2026.

“Kami bersinergi dengan instansi terkait untuk memastikan pemudik dan wisatawan yang masuk ke wilayah Gunungkidul merasa aman. Selain pengaturan lalu lintas, anggota juga siaga untuk memberikan bantuan darurat jika diperlukan oleh masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan di Pos Pam Hargodumilah ini meliputi pemantauan arus mudik, patroli di sekitar area rawan kecelakaan, serta pemberian imbauan kepada pengendara agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Hingga saat ini, situasi di wilayah Kapanewon Patuk terpantau aman dan kondusif. Anggota Koramil 03/Patuk bersama petugas gabungan terus berjaga secara bergantian selama 24 jam penuh guna mengantisipasi lonjakan arus kendaraan yang diprediksi akan terus meningkat mendekati hari H Lebaran.(Hen).

LBIQ Gelar Khotmil Al Qur’an 30 juz dan Buka Bersama

0

RADAR NASIONAL,-(DKI Jakarta)  Lembaga Bahasa dan Ilmu Al-Qur’an (LBIQ) DKI Jakarta menggelar Khotmil Al-Qur’an 30 juz yang dirangkai dengan doa bersama untuk para pemimpin DKI Jakarta, Senin (16/3/2026).

Kegiatan religius ini berlangsung khidmat di Gedung Graha Mental, Jakarta, sebagai wujud ikhtiar spiritual dalam memohon keberkahan bagi ibu kota.

Kepala LBIQ DKI, Prof. Dr. (HC) Drs. KH. Zainal Arifin Gufron, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarpegawai, tetapi juga menjadi langkah awal dalam mengawali tugas dengan penuh keberkahan.

“Melalui khotmil Al-Qur’an ini, kita mengirimkan doa untuk arwah keluarga para pemimpin DKI yang telah wafat, sekaligus mendoakan para pemimpin yang saat ini mengemban amanah agar senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam melayani masyarakat,” ujar Kepala LBIQ Periode 2026 – 2028.

Doa yang dipanjatkan mencakup para pemimpin di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mulai dari Gubernur, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, hingga para wali kota di lima wilayah administrasi serta Bupati Kepulauan Seribu.

Harapannya, para pemimpin dapat menjalankan tugas dengan penuh amanah dan senantiasa mendapat petunjuk dari Allah SWT.

Dalam kesempatan tersebut, KH. Zainal Arifin Gufron yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FK Ulum) DKI menambahkan, kekuatan doa dan Al-Qur’an menjadi fondasi penting dalam menjaga keberkahan kepemimpinan.

“Dengan doa yang tulus dan lantunan ayat-ayat suci, kita berharap Jakarta menjadi kota yang dirahmati, para pemimpinnya adil, dan masyarakatnya hidup dalam kedamaian,” tuturnya.

Kegiatan ini ditutup dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah, menambah kekhidmatan suasana Ramadan. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Ketua Jakarta Islamic Center KH. Muhyidin Ishaq, Ketua KODI DKI KH. Jamaludin F. Hasyim, perwakilan Kementerian Agama KH. Nasrulloh, serta para karyawan LBIQ DKI Jakarta.

Melalui kegiatan ini, LBIQ berharap nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadi cahaya yang menerangi langkah para pemimpin dalam membangun Jakarta yang lebih baik dan penuh keberkahan.(Rls)

Pastikan Lebaran Aman dan Nyaman , PMI DIY Siagakan Personil di Berbagai Titik

0

RADAR NASIONAL,(Yogyakarta),-Guna memberi pelayanan dan kenyamanan pemudik merayakan lebaran Palang Merah Indonesia DIY menyiapkan 31 titik Pos Pelayanan Pertolongan Pertama dan Ambulans di seluruh DIY. Dengan didukung 1.022 personel, 20 ambulans, 3 mobil jenazah, 6 ambulans motor (_first responder_) disiagakan untuk membantu masyarakat merayakan lebaran.

Sejumlah mitra PMI al, Dinas Kesehatan DIY, Dinas Sosial DIY, Basarnas, BPBD DIY, Forum PRB DIY, Kwarda DIY, RAPI DIY, Poltekes Kemenkes Yogyakarta, dan Universitas Jenderal Achmad Yani akan melakukan monitoring pos pelayanan ambulan, pertolongan pertama pada 17-18 Maret 2026.

Diberangkatkan dari Markas PMI DIY, Gamping, Sleman menuju Pos Bersama Terminal Giwangan, Kota Yogyakarta.Dilanjutkan ke Pos Bersama PMI di Pos Gading, Playen, Gunungkidul.

Selanjutnya Rabu, 18 Maret 2026 dilanjutkan ke Pos Bersama Tempel Sleman, Pos Bersama PMI Kabupaten Bantul di Klangon, Sedayu, Bantul, dan Pos PMI Kabupaten Kulon Progo di Jembatan Timbang Kulwaru.

“Kami menyiagakan personel berlatar belakang medis seperti dokter, perawat, bidan, juga relawan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama,siap l membantu masyarakat merayakan lebaran.Selama menjalankan tugas 24 jam dalam 3 sif perhari selama 10 hari pada 16 – 28 Maret 2026, berada di pusat keramaian keluar masuk DIY dan masing-masing Markas PMI Kabupaten dan Kota,” tutur GBPH. H. Prabukusumo, S.Psi.,

Ambulans yang disiagakan adalah ambulans transport, kegawatdaruratan, dan ambulans motor. “PMI DIY memiliki 6 ambulans motor _first responder_ di masing-masing Pos Markas PMI DIY dan Kabupaten/Kota.

Selain itu, PMI juga menyiagakan personel dan armada untuk kedaruratan, seperti kebakaran maupun bencana alam lainnya,” papar Gusti.

Markas PMI DIY, Gamping, Sleman di siagakann 24 jam dengan dukungan Klinik Kesehatan PMI DIY, Universitas Achmad Yani (Unjaya), Poltekes Kemenkes Yogyakarta dan bersiaga di Garebeg Syawal Kraton Yogyakarta pada 20 Maret 2026 bersama PMI Kota Yogyakarta. Posko PMI DIY memberikan pelayanan tempat istirahat, layanan kesehatan dasar, pusat data dan informasi, menu untuk membatalkan puasa, penanganan keluhan ringan.

Selain itu, pos pertolongan pertama diberikan kepada masyarakat yang mengalami kedaruratan seperti kecelakaan lalu lintas, kelelahan saat perjalanan, dehidrasi, pingsan, luka ringan atau kedaruratan lainnya. Personel yang dikerahkan terdiri dari medis dokter, perawat, dan bidan, serta personel yang memiliki latar belakang pertolongan pertama. Pos akan beroperasi selama 10 hari pada 16-26 Maret 2026.

PMI Kota Yogyakarta membuka 3 Pos yakni di Pos Markas PMI Kota Yogyakarta, Terminal Giwangan, dan Kebun Binatang Gembira Loka. Pos Markas dan Terminal Giwangan dimulai pada 17-25 Maret 2026. Sementara Pos Gembira Loka pada 22, 24, 28, dan 29 Maret 2026. Sedang Garebeg Syawal PMI Kota juga mengerahkan 30 personel dan 2 ambulans. Beberapa PMI Kecamatan juga bergabung pada pos bersama di masing-masing wilayah.

PMI Kabupaten Bantul melayani 2 Pos yakni Pos Markas PMI Kabupaten Bantul, dan Pos Klangon, Sedayu, Bantul pada 17-24 Maret 2026. Beberapa pelayanan yang disediakan di antaranya layanan kesehatan dasar, layanan ambulans, pertolongan pertama, serta menyediakan menu membatalkan puasa. PMI Kabupaten Bantul juga akan melaksanakan apel gelar pasukan pada 17 Maret 2026.

Selanjutnya, PMI Kabupaten Sleman menyediakan Pos Pelayanan Terpadu Pertolongan Pertama dan Ambulans di Markas PMI Kabupaten Sleman dengan dukungan 19 Pos di masing-masing wilayah PMI Kecamatan yang bekerja sama dengan instansi dan lembaga lainnya pada 17-25 Maret 2026. Beberapa Pos PMI Kecamatan maupun Pos Bersama di antaranya adalah PMI Kecamatan Pakem, PMI Kecamatan Turi (Pos Bersama Perempatan Turi), PMI Kecamatan Ngemplak (Pos Bersama di Perempatan Koroulan, Perempatan Degolan, dan Tugu Elang), PMI Kecamatan Depok di Pos bersama Ambarukmo Plaza, PMI Kecamatan Godean dan depan Masjid Al Hikmah Godean, PMI Kecamatan Sleman di Kantor Kecamatan Sleman, PMI Kecamatan Seyegan di Kantor Kecamatan Seyegan, PMI Kecamatan Minggir di Pos Bersama di Perempatan Gedongan, Pos Bersama PMI Kecamatan Prambanan, Pos Bersama PMI Kecamatan Kalasan di RSIY PDHI, Pos Bersama PMI Kecamatan Tempel di Terminal Truk Tempel, dan PMI Kecamatan Mlati di Pos Bersama Perempatan Cebongan dan Kalurahan Sendangadi.

PMI Kabupaten Kulon Progo siaga di dua Pos yakni Markas PMI Kabupaten Kulon Progo dan Pos Bersama Jembatan Timbang Kulwaru pada 16-26 Maret 2026. Selain menyediakan tempat istirahat yang dilengkapi dengan ruang laktasi dan layanan kesehatan dasar, Pos Bersama Jembatan Timbang Kulwaru yang merupakan rest area wilayah Kulon Progo ini juga menyediakan berbagai layanan menarik lainnya yakni tambal ban panggilan.

PMI Kabupaten Gunungkidul akan melayani masyarakat melalui 3 pos yakni Markas PMI Kabupaten Gunungkidul pada 16-25 Maret 2026, Pos Bersama di Kalurahan Gading, Playen pada 16-20 Maret 2026, dan Pos Terpadu Pantai Baron pada 20-25 Maret 2026 pukul 08.00-14.00 WIB. Beberapa layanan yang dapat diakses oleg masyarakat di antaranya layanan kesehatan dasar, tempat istirahat, layanan ambulans, dan pertolongan pertama. Selain itu, PMI Kabupaten Gunungkidul juga berkeliling ke Pantai Krakal dan Drini.

Layanan panggilan darurat di masing-masing Pos yakni Pos PMI DIY melalui nomor telepon 0274 6499652 dan +62 851 2438 1603 (_WhatsApp_). PMI Kota Yogyakarta melalui nomor +62 811 2979 398 atau 0274 372 176. PMI Kabupaten Bantul melalui nomor 0274 367 987 atau +62 811 294 8118. PMI Kabupaten Sleman melalui nomor 0274 868 900 atau +62 851 6113 1368. Sementara PMI Kabupaten Kulon Progo melalui nomor 0274 772 4533 atau +62 8132886 1118 dan PMI Kabupaten Gunungkidul melalui nomor 0274 391 118 atau +62 811 265 3118.

“Kami berharap masyarakat dalam merayakan lebaran tetap sehat dan mudik selamat, sambut lebaran dengan penuh kehangatan dan kebahagiaan. Masyarakat yang mudik menyiapkan diri dengan membekali berbagai informasi perjalanan, lokasi istirahat, dan tetap berhati-hati termasuk kesiapan dan keterampilan diri pada saat terjadi kedaruratan. PMI pun siap memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat dengan bekerja sama dengan berbagai lembaga, instansi, swasta, dan perguruan tinggi. Kolaborasi lintas sektoral sangat penting untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Gusti Prabu.(

Gusti Prabu juga mengapresiasi Relawan PMI yang bertugas saat siaga lebaran melayani masyarakat. “Mereka garda terdepan dan jantungnya PMI. Penghargaan dan apresiasi yang tinggi kami haturkan untuk para relawan yang telah bekerja dengan sukarela mengabdikan diri untuk kemanusiaan.Tetap mengedepankan keselamatan dan menjaga prinsip-prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah dalam melayani masyarakat,” ungkap Gusti Prabu.(san)

 

 

Menjelang Pindah Tugas, Danrem 072/Pamungkas Berikan Jamdan Sekaligus Pamitan

0

RADAR NASIONAL,-(Yogyakarta) – Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., memberikan jam komandan (Jamdan) kepada prajurit dan PNS jajaran Korem 072/Pamungkas di Lapangan Apel Makorem 072/Pamungkas, Jl. Reksobayan No. 4, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan jam komandan tersebut sekaligus menjadi momen pamitan Danrem 072/Pamungkas kepada seluruh anggota karena dalam waktu dekat akan melaksanakan pindah tugas di wilayah Kalimantan.

Dalam arahannya, Danrem menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh prajurit serta PNS atas dukungan, kerja sama, dan loyalitas yang telah diberikan selama dirinya memimpin Korem 072/Pamungkas. Keberhasilan pelaksanaan tugas satuan tidak terlepas dari kebersamaan dan dedikasi seluruh anggota.

Pada kesempatan tersebut, Danrem juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa kepemimpinannya terdapat tutur kata maupun kebijakan yang kurang berkenan.

“Secara pribadi maupun atas nama keluarga, saya mohon maaf apabila selama berdinas bersama di Korem 072/Pamungkas terdapat kekhilafan maupun kesalahan,” ungkapnya.

Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan, Danrem turut menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh prajurit, PNS, serta keluarga besar Korem 072/Pamungkas. Danrem mengingatkan kepada anggota yang akan melaksanakan perjalanan mudik agar selalu berhati-hati di jalan serta mengutamakan faktor keselamatan.

Selain itu, Danrem menegaskan pentingnya menjaga disiplin dan nama baik satuan dengan menghindari berbagai bentuk pelanggaran. Danrem secara khusus mengingatkan seluruh prajurit agar menjauhi penyalahgunaan narkoba serta praktik judi online> yang dapat merusak diri sendiri, keluarga, maupun institusi.

“Saya berharap seluruh prajurit tetap menjaga kehormatan diri, keluarga, dan satuan dengan tidak melakukan pelanggaran, khususnya terkait narkoba dan judi online,” tegasnya.

Mengakhiri arahannya, Danrem berharap tali silaturahmi dan kebersamaan yang telah terjalin selama ini tetap terjaga, meskipun dirinya akan melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru. (×an)

Pimpin Upacara Bendera, Danrem 072/Pamungkas Sampaikan Amanat Pangdam IV/Diponegoro

0

RADAR NASIONAL,-(Yogyakarta)  Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., memimpin Upacara Bendera tanggal 17 Maret 2026 yang diikuti oleh seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Korem 072/Pamungkas bertempat di Lapangan Apel Makorem 072/Pamungkas, Jl. Reksobayan No. 4, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta, Selasa (17/3/2026).

Pada upacara tersebut, Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 072/Pamungkas Mayor Inf Suwito bertindak sebagai Komandan Upacara sedangkan Perwira upacara dijabat oleh Paur Bintalrem 072/Pamungkas Lettu Cba Ngadimin.

Danrem 072/Pamungkas dalam membacakan amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H kepada seluruh prajurit dan PNS yang beragama Islam, serta berharap ibadah yang dijalankan membawa keberkahan dan meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pangdam juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika dan perkembangan situasi global, khususnya meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan keamanan dunia. Oleh karena itu, seluruh prajurit diharapkan memiliki kepekaan terhadap perkembangan informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks maupun propaganda yang dapat memecah belah persatuan.

Selain itu, berdasarkan informasi dari BMKG, wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta saat ini berada pada puncak musim hujan dengan potensi terjadinya cuaca ekstrem. Kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan personel dan materiil dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam, terutama dalam pelaksanaan tugas perbantuan penanggulangan bencana, kegiatan pencarian dan pertolongan (SAR), serta penanganan pengungsi.

Dalam bidang pembinaan satuan, Pangdam menekankan pentingnya disiplin prajurit, pengawasan oleh para komandan satuan, serta optimalisasi pelaksanaan program kerja dan penyerapan anggaran secara akuntabel.

Kodam IV/Diponegoro juga terus berperan aktif mendukung program pemerintah, antara lain melalui program ketahanan pangan, serapan gabah (Sergab), program makan bergizi, serta berbagai kegiatan teritorial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menjelang pelaksanaan cuti Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pangdam juga mengingatkan seluruh prajurit agar mengutamakan faktor keamanan, termasuk memastikan rumah atau asrama dalam kondisi aman serta menjaga sikap dan perilaku selama perjalanan guna menjaga nama baik institusi TNI AD.

Upacara bendera tersebut turut diikuti oleh para Kasi Korem dan para Dan/Ka Satdisjan jajaran Korem 072/Pamungkas.(*)

Dorong penguatan karakter dan Wawasan Kebangsaan ,Bupati Sleman Lantik DPPI

0

RADAR NASIONAL,-(Sleman) – Bupati Sleman, Harda Kiswaya melantik Pelaksana Duta Pancasila Pasikbraka Indonesia (DPPI) tingkat Kabupaten Sleman periode 2026 – 2030 bertempat di Pendopo Parasamya Kantor ]Setda Kabupaten Sleman, Senin (16/3/2026).

Pelantikan ini pertama kalinya dilaksanakan Pemkab Sleman sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan tugas menanamkan nilai-nilai Pancasila, kebangsaan, dan menjaga NKRI.

Adapun pelaksana DPPI Kabupaten Sleman sejumlah 7 orang, merupakan Purna Paskibraka (mantan anggota Paskibraka).

Bupati Sleman Harda Kiswaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengangkatan Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka ]Indonesia ini merupakan upaya untuk membentuk generasi muda yang disiplin dan berkarakter serta, menyiapkan kader kader bangsa yang memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai Pancasila, semangat nasionalisme, serta integritas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Melalui program Duta Pancasila Paskibraka Indonesia, saya berharap para alumni Paskibraka terus melanjutkan peran strategisnya sebagai teladan di tengah masyarakat,” ucap Harda.

Peran DPPI dinilai menjadi sangat penting terlebih, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini tidaklah ringan. Perkembangan teknologi informasi, arus globalisasi, serta berbagai perubahan sosial menuntut generasi muda untuk memiliki karakter yang kuat, pemahaman ideologi yang kokoh, serta kemampuan untuk menyaring berbagai pengaruh yang masuk.


Dalam konteks inilah Harda menilai keberadaan DPPI menjadi penting sebagai garda depan dalam menghidupkan kembali nilai – nilai Pancasila dalam kehidupan sehari – hari.

Dalam kesempatan tersebut Harda juga menyampaikan Pemkab Sleman memberikan perhatian besar) kepada generasi muda melalui berbagai program) yang mendorong l karakter, wawasan kebangsaan, serta kepemimpinan generasi muda sebagai bentuk optimisme bahwa masa depan daerah dan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya.(Ang,)

PRK MUI DKI Jakarta Gelar Safari Ramadhan Santuni 500 Yatim Dhuafa

0

RADAR NASIONAL,(Jakarta),-Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) Majelis Ulama Indonesia DKI Jakarta menggelar Safari Ramadhan dengan tema: “Menebar Kebaikan di Bulan Penuh Berkah”berlangsung di Rumah Batavi The Tavia Jalan Plumpang Semper No. 5, Jakarta Utara, Ahad (15/3/2026).

Kegiatan  Safari Ramadhan PRK MUI DKI Jakarta  juga dilaksanakan di lima wilayah kota administrasi di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Program tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus dakwah kemasyarakatan yang digagas PRK MUI DKI Jakarta bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Kegiatan PRK MUI DKI Jakarta menyalurkan 500 paket santunan dan sembako kepada anak yatim dan kaum dhuafa yang berasal dari berbagai wilayah di DKI Jakarta. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Erwin Aksa  Anggota Komisi VIII DPR RI, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia DKI Jakarta KH Yusuf Aman, Ketua TP PKK Jakarta Utara Fida Hendra,  perwakilan BPKH Jahidin. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan kuat terhadap kegiatan sosial-keagamaan yang diinisiasi oleh PRK MUI DKI Jakarta.

Ketua Bidang PRK MUI DKI Jakarta, Hj. Nuraini Syaifullah, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Safari Ramadhan yang dirancang untuk menjangkau masyarakat di lima wilayah kota di DKI Jakarta. Program ini juga menjadi langkah awal PRK dalam memperluas peran sosial keumatan.

Ia menjelaskan bahwa PRK merupakan bidang di bawah naungan MUI DKI Jakarta yang secara khusus menangani persoalan perempuan, remaja, dan keluarga dalam perspektif keislaman dan sosial kemasyarakatan. Meski keberadaannya belum sepenuhnya tersosialisasi secara luas di masyarakat, PRK berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan umat.

“Kami menyalurkan 500 paket sembako dan santunan bagi yatim serta dhuafa di DKI Jakarta. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Nuraini.

Kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan hasil kolaborasi dan swadaya para pengurus PRK MUI DKI Jakarta.

“Ini merupakan langkah awal kami untuk hadir di tengah masyarakat. Walaupun dilakukan secara swadaya, insyaAllah program-program PRK akan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi perempuan, remaja, dan keluarga di DKI Jakarta,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Jakarta Utara, Fida Hendra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosial keagamaan tersebut. Ia juga menyampaikan salam hormat dari Wali Kota Jakarta Utara kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan santunan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Jakarta Utara. “Kami menyampaikan salam hormat dari Bapak Wali Kota Jakarta Utara. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap warga kami, khususnya mereka yang membutuhkan. Sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintah daerah sangat penting untuk memperkuat ketahanan keluarga,” ujarujarnya.

Ditambahkan melalui 10 Program Pokok PKK, pemerintah daerah terus mendorong pembangunan keluarga yang sehat, berakhlak mulia, serta berdaya secara ekonomi.

“Melalui kolaborasi ini, kita berharap kesejahteraan masyarakat Jakarta Utara semakin meningkat, sekaligus membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak,” tambahnya.

Perwakilan BPKH, Jahidin, menjelaskan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bagian dari program kemaslahatan umat yang dikelola oleh BPKH. Program tersebut bersumber dari dana kemaslahatan yang berasal dari pengelolaan dana haji dan dimanfaatkan untuk kepentingan umat.

“Kami mendukung kegiatan santunan ini sebagai bagian dari program kemaslahatan umat. Dana tersebut bersumber dari pengelolaan dana haji yang dimanfaatkan untuk kepentingan umat. InsyaAllah kolaborasi ini akan terus dilanjutkan melalui berbagai program kemaslahatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum MUI DKI Jakarta, KH Yusuf Aman, menyampaikan pesan inspiratif tentang peran perempuan dalam sejarah Islam. Ia mencontohkan kisah pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab yang dikenal sebagai pemimpin cerdas dan tegas.

Dalam sebuah peristiwa, Khalifah Umar pernah menyampaikan batasan mahar pernikahan tidak lebih dari 400 dirham. Namun, seorang perempuan di sudut masjid mengoreksi kebijakan tersebut dengan mengutip ayat Al-Qur’an yang menunjukkan bahwa mahar tidak boleh dibatasi. Mendengar hal itu, Umar menerima kritik tersebut dengan lapang dada.

“Umar tidak marah, bahkan beliau menangis dan mengatakan bahwa ada orang yang lebih memahami darinya. Kisah ini menunjukkan bahwa keberanian menyampaikan kebenaran tidak hanya dimiliki oleh laki-laki, tetapi juga oleh perempuan,” ujar KH Yusuf Aman.

Keberadaan PRK MUI DKI Jakarta menjadi bagian penting dalam menghidupkan peran MUI di tengah masyarakat, khususnya dalam isu perempuan dan keluarga.

“Selama ini MUI identik dengan fatwa. Kini dengan adanya PRK, MUI DKI Jakarta semakin hadir di tengah masyarakat. Ini adalah bagian dari jihad sosial untuk memberikan semangat dan solusi bagi umat,” katanya.

Erwin Aksa selaku Anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan agama, haji, dan sosial menyampaikan dukungannya terhadap berbagai program kemaslahatan umat yang dijalankan oleh BPKH dan MUI.

Ia berharap program-program yang berasal dari pengelolaan dana haji dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya bagi kaum dhuafa, yatim, serta keluarga yang membutuhkan.

“Melalui program BPKH ini, kami berharap manfaat dana haji bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. InsyaAllah program-program seperti ini akan terus kita dorong agar semakin banyak umat yang terbantu,” ujarnya.

Melalui Safari Ramadhan ini, PRK MUI DKI Jakarta berharap terus memperluas jangkauan program sosial dan dakwah, sekaligus sinergi dengan lembaga keagamaan, pemerintah,  masyarakat. Dengan semangat kolaborasi  ddengan berbagai pihak  terus menebar kebaikan serta membangun masyarakat Jakarta yang religius, harmonis, dan sejahtera.(*)

Pendapatan Rp 5 Juta per bulan, Peluang Anak muda Kelola Tanaman buah Melon masih Terbuka

0

RADAR NASIONAL,- (GUNUNGKIDUL)- Budi daya melon menjanjikan pendapatan bulanan Rp5 juta atau dua kali gaji UMK Gunungkidul, Rp2.468.378. Bagaimana caranya?

Ketua Mastani Farm, Fahid Nurarrosyid, menegaskan peluang pendapatan tersebut sangat terbuka bagi anak muda Gunungkidul. Ia memaparkan simulasi pertanian metode greenhouse 12 meter x 31 meter di tempatnya.

“Kapasitasnya 1.024 tanaman ditambah ruang transit dan berbahan utama bambu dan penanaman pertama total modalnya Rp120 juta,” jelasnya, Sabtu (14/3/2026).

Ia mengungkap peluang break even point (BEP) atau balik modal tahun kedua. “Bahkan bisa sebelum tahun00 kedua. “Pendapatan dengan jumlah tanaman tersebut rata-rata Rp33 juta per panen,” jelasnya.

Angka tersebut, jelas Fahid, baru omzet. “Keuntungannya, begini modal produksi sekitar Rp16 juta. Jadi untung separuhnya dengan masa tiga bulan. Jadi kalau mau keuntungan Rp5 juta, Rp10 juta per bulan tinggal dikalikan kapasitas tanamnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan sama, Komandan Kodim (Dandim) 0730/Gunungkidul Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan menekankan pentingnya peran petani melon untuk menopang kebutuhan konsumsi buah baik di Gunungkidul, DIY dan daerah tetangga. Dandim menyatakan produktivitas melon Gunungkidul bisa mencukupi kebutuhan sekitar 2,5 juta warga.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, produktivitas melon di Gunungkidul mencapai 3.793,98 kuintal. “Produktivitas melon sebagaimana disebut dalam data BPS ini setara 379.398 kg melon atau sekitar 379 ton melon. Jika dikonversi lagi bisa disebut setara 2.529.320 porsi buah,” katanya.

Dinas Dukcapil Gunungkidul, sambung Dandim, menyebut jumlah penduduk di Gunungkidul sebanyak 779.050 jiwa. “Nah ini dia tinggal dihitung, jatuhnya kan produktivitas melon tersebut baru bisa memenuhi sekitar tiga hari kebutuhan buah. Perhitungannya jika semua warga mengonsumsi buah secara ideal lho ya ini,” imbuhnya.(Hen).

JUFI  ke Ciwidey, Buruh Tani Teh Dapat Santunan Ramadan dan Pelatihan Totok Punggung

0

RADARXL NASIONAL,BANDUNG — Jurnalis Filantropi Indonesia (JUFI) menggelar kegiatan sosial bertajuk Ramadhan Bahagia di Kampung Cibadak, Desa Sukaresmi, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan ini meliputi santunan Ramadan, tausiyah, pelatihan totok punggung, serta buka puasa bersama masyarakat setempat.

Ketua JUFI, Wiyanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan organisasi yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia. Pada tahun-tahun sebelumnya, program serupa telah digelar di sejumlah wilayah seperti Kuningan, Semarang, dan Lampung.

“Kami ingin Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu setiap Ramadan kami berkeliling ke berbagai daerah,” ujar Wiyanto di lokasi kegiatan.

Selain kegiatan sosial, kata dia, JUFI juga menjalankan program pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Di antaranya program renovasi sekolah di Rumpin, Bogor, serta pengembangan sekolah alam di Bekasi yang dilakukan bersama lembaga zakat.

JUFI juga mengadakan pelatihan konten kreator dan jurnalistik dakwah di sejumlah masjid, termasuk Masjid At-Taqwa KH Noer Ali, Bekasi.

“Pelatihan ini bertujuan menjadi sarana dakwah sekaligus mengajarkan masyarakat untuk menyaring informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks, sebagaimana perintah Al-Qur’an untuk melakukan tabayyun,” katanya.

Program Ramadhan Bahagia tahun ini mengusung tema “Berkah Berdaya Senyuman Para Buruh Tani Teh” dan menyasar masyarakat sekitar perkebunan, khususnya para buruh tani teh di wilayah Rancabali.

Perwakilan Mandiri Amal Insani (MAI), Maya Kusuma, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi kedua antara MAI dan JUFI. Sebelumnya, kedua lembaga tersebut juga menggelar khitanan massal di Cikalong Wetan, Purwakarta.

“Alhamdulillah kali ini rezekinya Kampung Cibadak. Kami juga memohon doa agar para donatur yang menitipkan amanahnya melalui MAI dan JUFI diberikan kesehatan dan kelapangan rezeki,” ujarnya.

Selain santunan, JUFI bersama MAI juga menjalankan program renovasi fasilitas ibadah berupa bantuan pengeras suara, perbaikan toilet dan tempat wudu serta pembaruan karpet Masjid Al Ikhlas.

Pengurus Serikat Pekerja PT Cibuni, Yosep, menyampaikan apresiasi kepada para donatur atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat di sekitar perkebunan.

“Kami sangat bersyukur atas kunjungan dan bantuan ini, mulai dari sembako hingga perbaikan musala. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut di wilayah perkebunan Cibuni,” katanya.

Sementara itu, Ustaz Abdurahman dari Totok Punggung Indonesia memberikan pelatihan singkat kepada peserta mengenai teknik totok punggung untuk menjaga kesehatan tubuh.

Ia menjelaskan bahwa banyak keluhan kesehatan, seperti sakit kepala, nyeri kaki, hingga kaku pada tangan, sering berkaitan dengan sirkulasi darah yang tidak lancar dari bagian punggung.

“Sering kali orang mengira sumber sakit ada di bagian yang terasa nyeri. Padahal, dalam banyak kasus sumbernya ada di punggung karena aliran darah tidak lancar dari sana ke bagian tubuh lainnya,” ujar Abdurahman.

Ia mencontohkan, keluhan seperti kaki sakit, tangan kaku saat bangun tidur, atau sakit kepala dapat berhubungan dengan penyumbatan pada aliran darah yang berawal dari punggung.

“Karena itu kita belajar totok punggung. Tujuannya agar aliran darah kembali lancar sehingga tubuh terasa lebih ringan dan sehat,” katanya.

Dalam pelatihan tersebut, ia juga mengingatkan para peserta agar mempelajari teknik tersebut dengan niat yang baik.

“Niat pertama untuk berdakwah, kedua untuk menolong orang, dan kalau bisa menjadi jalan untuk membantu sesama. Manfaat ekonomi boleh saja, tapi yang utama tetap untuk kebaikan,” ujarnya.(*)