RADAR NASIONAL -(Wates), Kulon Progo – GUNA menjaga Kamtibmas jaga warga melaksanakan Kamtibmas di wilayah RW 14 Dipan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, pada malam hari mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif serta meningkatkan kewaspadaan warga terhadap potensi gangguan lingkungan.
Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik wilayah pemukiman serta melakukan dialog langsung dengan warga guna menyerap informasi dan aspirasi masyarakat terkait kondisi keamanan lingkungan.
Ketua Jaga Warga, Juni Pristiwanto, dalam keterangannya mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga agar selalu waspada, meningkatkan ronda malam, serta segera melaporkan apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RW 14, Suwoto, juga menekankan pentingnya sinergi antarwarga dalam menjaga keamanan. “Kegiatan jaga warga ini merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian kita semua. Dengan komunikasi yang baik dan kekompakan warga, situasi kamtibmas dapat tetap terjaga dengan aman dan kondusif,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaan patroli tersebut, petugas juga menerima laporan dari warga terkait adanya kejadian longsor di saluran irigasi yang berada di wilayah RT 03, tepatnya di perbatasan dengan Wonosidi Lor. Longsor tersebut menyebabkan amblasnya penutup selokan dengan lebar sekitar 3,5 meter dan kedalaman kurang lebih 2,5 meter. Saluran tersebut juga berfungsi sebagai akses jalan alternatif menuju tiga rumah warga.
Akibat kejadian tersebut, akses kendaraan roda empat tidak dapat melintas, sehingga warga yang memiliki kendaraan roda empat terpaksa menyewa lahan milik warga lain untuk parkir sementara.
Ketua RT 03 Aris Prilatna menyampaikan bahwa dampak longsor cukup serius, bahkan mengancam salah satu rumah warga. “Akibat longsornya pondasi irigasi, terdapat satu rumah warga yang saat ini kondisi pondasinya menggantung dan cukup membahayakan. Kami sangat berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten untuk segera melakukan penanganan,” jelasnya.
Kegiatan patroli Kamtibmas ini diharapkan tidak hanya menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana deteksi dini terhadap berbagai potensi permasalahan di masyarakat, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.(*/R)




















