Beranda blog

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Puncak Acara Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 DIY 

0
Puncak Peringatan Hari Kartini tahun 2026 berlangsung di Bangsal Keparihan Yogyakarta.

RADAR NASIONAL ‘(Yogyakarta) Puncak Peringatan Hari Kartini Tahun2026,dengan tema : “Kartini Masa Kini, Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045” dihadiri Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., MSc. beserta Ketua Persit KCK Koorcabrem 072 PD IV/Diponegoro Ny. Dietha Yuniar.berlangsung di Bangsal Kepatihan, Danurejan, Kota Yogyakarta, Selasa (21/4/2026)

Peringatan bertujuan memperkuat sinergi antara organisasi wanita seperti TP PKK, Dharma Pertiwi, BKOW, DWP, dan Bhayangkari.

Dalam sambutan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku BBuwono X yang dibacakan oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mengajak untuk mengenang Raden Ajeng Kartini, yang oleh Pramoedya Ananta Toer disebut sebagai “Putri Abad Baru”.

Danrem 072/Pamungkss bersama penerus cita cita dan semangat RA Kartini

“Hari Kartini harus menjadi momentum refleksi dan langkah nyata, memberi ruang bagi perempuan untuk memilih dan berkembang sesuai potensinya. Kelembutan perempuan bukan kelemahan, melainkan kekuatan yang menjaga harmoni kehidupan. Kartini telah menyalakan api itu, dan kini berada di tangan kita semua”tegasnya

Wagub juga memastikan bahwa setiap perempuan memiliki ruang yang aman, kesempatan yang adil, dan dukungan yang nyata karena perempuan berdaya adalah fondasi bangsa yang berdaulat.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Peringatan Hari Kartini DIY Ny. Dhieta Yuniar dalam sambutannya menyampaikan bahwa Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 dilaksanakan secara terintegrasi oleh seluruh komponen organisasi wanita di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ny. Dhieta Yuniar juga mengucapkan terima kasih kepada Gusti Ratu dan Gusti Putri atas bimbingan arahan dan dukungan yang telah diberikan sehingga seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.

“Keberhasilan seluruh rangkaian ini adalah berkat dukungan dan kerjasama dari semua pihak. Semoga semangat Raden Ajeng Kartini senantiasa menyala dalam sanubari kita untuk terus berkarya bagi Bangsa dan Negara Indonesia”tuturnya

Rangkaian kegiatan Peringatan Hari Kartini DIY yang telah dilaksanakan yaitu Bakti Sosial di Panti Asuhan Yaketunis Yogyakarta, Lomba Line Dance, Senam Massal, Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bazar UMKM dan Sarasehan.

Turut hadir dalam acara Gubernur AAU, Kapolda DIY, Danlanud Adisutjipto, Kajati DIY, Sekda DIY, Kasiren 072/Pamungkas, Ketua TP PKK DIY Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati (GKBRAA) Paku Alam dan Para Ketua Organisasi Perempuan se-DIY(*/R)

Minimalisir pelanggaran,Jajaran Kodim 0730/Gunungkidul Ikuti penyuluhan Hukum dari Kumdam IV/Diponegoro

0
Jajaran prajurit dan ASN Kodim 0730/Gunungkidul mengikuti Penyuluhan hukum dari Kumdam IV/Diponegoro berlangsung di Makodim Gunungkidul.

RADAR NASIONAL,-(GUNUNGKIDUL)–Guna meningkatkan kesadaran  hukum jajaran prajurit, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kodim 0730/Gunungkidul menerima pembekalan  Penyuluhan Hukum dari Hukum Kodam (Kumdam) IV/Diponegoro berlangsung di Aula Makodim 0730/Gunungkidul, Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Selasa (21/4/2026)

Penyuluhan hukum ini merupakan bagian dari program kerja rutin Kodam IV/Diponegoro yang bertujuan untuk, Meningkatkan kesadaran hukum bagi seluruh personel militer dan keluarga besar TNI.

Meminimalisir angka pelanggaran baik disiplin maupun pidana, di lingkungan kerja, serta meningkatkan pemahaman terkait regulasi terbaru yang berlaku di lingkungan TNI AD.

Seluruh jajaran prajurit dan ASN Kodim 0730/Gunungkidul mengikuti Penyuluhan Hukum dari Kumdam IV/Diponegroro di Makodim Gunungkidul.

Poin-Poin Utama Pembekalan Tim penyuluh dari Kumdam IV/Diponegoro memberikan penekanan pada beberapa isu krusial yang tengah menjadi perhatian pimpinan TNI, di antaranya Etika Bermedia Sosial, Mengingatkan seluruh anggota agar bijak dalam menggunakan platform digital serta menghindari penyebaran hoaks atau konten yang merusak citra institusi, Penekanan keras terhadap larangan segala bentuk perjudian, termasuk judi online. Penjelasan mengenai sanksi hukum bagi prajurit yang melanggar aturan kedinasan.Edukasi mengenai aturan dalam rumah tangga (KDRT) serta prosedur perceraian/pernikahan di lingkungan TNI.

Dalam sambutannya, Dandim 0730/Gunungkidul yang di wakili Pasipers Kodim 0730/Gunungkidul Kapten Arh Tedi Wiratmoko menyampaikan bahwa hukum adalah panglima bagi prajurit. Pengetahuan hukum sangat penting agar setiap langkah prajurit di lapangan tidak menyimpang dari koridor aturan yang berlaku.

“Kami berharap dengan adanya penyuluhan ini, para prajurit dan keluarga besar Kodim 0730 dapat lebih mawas diri. Pengetahuan ini adalah bekal agar kita semua terhindar dari permasalahan hukum yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun satuan,” ujar Pasipers.

Kodim 0730/Gunungkidul merupakan satuan teritorial di bawah Korem 072/Pamungkas yang bertugas melaksanakan pembinaan teritorial di wilayah Kabupaten Gunungkidul untuk mendukung tugas pokok Kodam IV/Diponegoro.(Hen).

Perkuat  Penurunan Stunting Pemkal Condongcatur ,Sinergi Medis dengan RS Condongcatur

0

RADAR NASIONAL,-(Sleman),-Guna menekan angka stunting,Rumah Sakit Condongcatur bersama Pemkal Condongcatur menggelar podcast edukatif bertajuk “Sinergi Medis dan Strategi Wilayah: Upaya Terpadu Penurunan Stunting di Condongcatur” yang dilaksanakan di RS Condongcatur, Selasa (14/4/2026)

Podcast  menghadirkan narasumber dari sisi kebijakan dan medis, yaitu Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji, S.IP., M.IP., serta dokter spesialis anak RS Condong Catur, dr. Dhyah Listya Palupi, Sp.A., yang dipandu oleh Kusdy Arjuna (Mr. Info) sebagai Host.

Kegiatan ini akan segera ditayangkan melalui kanal YouTube resmi RS Condong Catur sebagai bagian dari edukasi publik.

Dalam pemaparannya, Lurah Condongcatur menyampaikan bahwa angka stunting di wilayahnya masih menjadi perhatian serius. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 59 kasus, dan berhasil ditekan menjadi 51 kasus di tahun 2025. Penurunan ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan pemerintah kalurahan bersama tenaga kesehatan dan masyarakat.

Pemerintah Kalurahan Condongcatur terus menggencarkan berbagai program strategis, di antaranya Program DAHSYAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) yang berfokus pada pemberdayaan keluarga dalam mengolah pangan lokal bergizi, serta program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil berisiko.

Selain itu, penguatan 40 Posyandu juga dilakukan melalui kolaborasi aktif antara kalurahan, Puskesmas Depok II dan RS Condong Catur dengan dukungan kader-kader kesehatan profesional yang telah tersertifikasi oleh Dinas Kesehatan Sleman.

“Sinergi antara otoritas medis dan kebijakan anggaran di kalurahan adalah kunci. Kita tidak hanya memberikan bantuan makanan, tetapi juga memastikan sistem rujukan dari posyandu ke rumah sakit berjalan tanpa kendala,”ungkap Reno Candra Sangaji

Sementara itu dari sisi medis, dr. Dhyah, Sp.A. menegaskan bahwa stunting bukan sekadar masalah tinggi badan, melainkan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Ia menjelaskan bahwa ciri-ciri stunting meliputi tinggi badan di bawah standar, penurunan kemampuan kognitif, serta tampilan wajah yang terlihat lebih muda dari usia sebenarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya ASI eksklusif, MPASI bergizi seimbang, pola asuh yang tepat, serta stimulasi dini melalui interaksi aktif dengan anak. Pemantauan tumbuh kembang secara rutin menjadi langkah krusial dalam memastikan anak tumbuh optimal.

dr. Dhyah juga memaparkan sistem rujukan terintegrasi dalam penanganan stunting, dimulai dari deteksi dini di Posyandu, pemeriksaan lanjutan di Puskesmas, hingga penanganan oleh dokter spesialis di rumah sakit jika diperlukan. Sistem ini memastikan setiap anak mendapatkan penanganan yang tepat dan terkoordinasi.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pencegahan stunting sebenarnya dapat dimulai sejak sebelum kehamilan. Program perencanaan kehamilan (promil) menjadi langkah penting, tidak hanya bagi pasangan yang mengalami kesulitan memiliki anak, tetapi juga sebagai upaya preventif untuk melahirkan generasi sehat. Asupan nutrisi seperti asam folat, zat besi, serta pemeriksaan kesehatan rutin menjadi faktor penting sejak awal.

“Tantangan terbesar yang masih dihadapi adalah rendahnya kepercayaan sebagian masyarakat terhadap program posyandu. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan dan pendekatan persuasif menjadi kunci dalam meningkatkan partisipasi masyarakat*” ungkapnya

Melalui podcast ini, RS Condong Catur menegaskan perannya tidak hanya sebagai fasilitas layanan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan kolaborasi dalam upaya menciptakan generasi bebas stunting. RS Condong Catur menyediakan layanan lengkap mulai dari konsultasi tumbuh kembang anak, layanan kesehatan ibu dan anak, hingga pendampingan program kehamilan (promil) yang didukung oleh tenaga medis profesional dan fasilitas modern.

Masyarakat diharapkan dapat lebih aktif memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia serta rutin mengikuti kegiatan posyandu sebagai langkah nyata dalam pencegahan stunting.

Podcast lengkapnya akan segera di kanal YouTube resmi RS Condong Catur dan jadilah bagian dari gerakan bersama mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan bebas stunting.(xan)

Polda DIY Lepas 33 Personel Calon Jamaah Haji 2026

0
Polda DIY melepas 33 calon jamaah haji berlangsung di Gd.Anton Soejarwo,Mapoldad D Oe Mapolda DI Yogyakarta.

RADAR NASIONAL -(Yogyakarta) – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan pelepasan personel yang akan menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Anton Soedjarwo Polda DIY, Senin (20/4/2026).

Pelepasan dihadiri oleh Wakapolda DIY Brigjenl Pol Eddy Djunaedi, S.I.K., para Pejabat Utama Polda DIY, personel yang akan menunaikan ibadah haji, serta para pendamping calon jamaah haji.

Rangkaian  acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan pamitan calon jamaah haji yang diwakili oleh Kapolresta Sleman Kombes Pol Adhitya Panji Anom, S.I.K., M.HP. Selanjutnya Wakapolda DIY memberikan sambutan sekaligus doa dan harapan bagi para personel yang akan berangkat menunaikan rukun Islam kelima tersebut. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan surat izin serta obat-obatan kepada calon jamaah haji.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K. menyampaikan bahwa pada tahun ini terdapat 33 personel Polda DIY yang mendapatkan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji.“Sebanyak 33 personel Polda DIY tahun ini berangkat sebagai calon jamaah haji. Kegiatan pelepasan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan institusi kepada personel yang akan menunaikan ibadah haji, sekaligus sebagai doa bersama agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar,” ujar Komisaris Besar Polisi Ihsan, S.I.K.

Ia juga berharap para personel yang berangkat dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.Semoga menjadi mabrur.

“Kami berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan selama menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur,” tambahnya.(xan)

Persiapan Pengukuhan Pengurus RT RW Condongcatur : 828 Calon Pengurus Mengambil Seragam Lurik dan ATK

0

RADAR NASIONAL,-( Sleman) Pemerintah Kalurahan Condongcatur dalam rangka persiapan Pengukuhan Pengurus RT RW secara serentak melaksanakan acara pembagian Seragam Lurik dan ATK kepada calon pengurus RT RW Se Condongcatur bertempat di Pendopo Kalurahan Condongcatur, Senin (20/4/2026)

Kepengurusan 212 rukun tetangga (RT) dan 64 rukun warga (RW) di Kalurahan Condongcatur masa bakti 2026 -2031 telah terbentuk sehingga sebagai bentuk tertib administrasi dan memantapkan penyelenggaraan Pemerintahan Kalurahan secara berdayaguna dan berhasil guna berdasarkan semangat gotong-royong dan kekeluargaan akan dilaksanakan pengukuhan pengurus  Kamis 23 April 2026 mendatang

Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji menjelaskan pengukuhan pengurus RT dan RW sebanyak 828 orang yang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara

“Pemkal Condongcatur akan melakukan Pengukuhan Pengurus RT dan RW yang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara sebanyak 828 pengurus dari 64 RW dan 212 RT yang tersebar di 18 Padukuhan, mengingat jumlah yang cukup banyak maka kami menggunakan Auditorium UPN “Veteran” Yogyakarta sebagai tempat acara pengukuhan dan Insya Allah akan dihadiri Bupati Sleman yang akan memberikan sambutan dan pengarahan dan juga akan diisi Paparan Tugas & Fungsi RT/RW oleh Asisten Sekda Bid. Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Sleman” jelasnya.

Sementara itu Jagabaya Condongcatur, Rudi Antariksawan selaku penanggung jawab bidang kegiatan menyampaikan agar kompak, rapi dan rasa kebersamaan maka semua pengurus kita berikan Seragam Lurik corak Ngayogyakarta 

“Disamping Seragam Lurik, masing masing kita bekali dengan ATK, dari 828 Pengurus RT dan RW tersebut berasal dari berbagai latar belakang profesi seperti Dosen, Guru, Ustad, pengusaha, wiraswasta dan lain sebagainya juga terdapat 58 pengurus perempuan yang sebelumnya secara demokratis dipilih dan berikan amanah dan kepercayaan oleh masyarakatnya RT RWnya masing-masing” ungkapnya

Sesuai Peraturan Bupati Sleman Nomor 44.2 Tahun 2020 tentang Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan dan Peraturan Kalurahan Condongcatur Nomor 05 Tahun 2020 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Kalurahan Condongcatur, Pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) mempunyai tugas membantu Pemerintah Kalurahan dalam rangka mengkoordinasikan pelayanan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kalurahan Condongcatur serta sebagai jembatan penghubung antar masyarakat dan antara masyarakat dengan pemerintah Kalurahan.(san)

Dialog Budaya : Implementasi nilai-nilai luhur dalam Manuskrip Kuno,bagi Pemberdayaan Perempuan

0
Penyampaian materi dialog budaya oleh Nyi Mas Tumenggung Sestrorukmi (Dr.Sri Ratna Saktimulya,M.Hum

RADAR NASIONAL,- (Yogyakarta),- Ada yang bisa ditauladani seorang Gusti putri Pakualaman atau permaisuri Paku Alam X,beliau  aktif diberbagai bidang mulai di Posyandu , UMKM Pembatik, berbagai komunitas lainnya.Tentu saja ada kiat tertentu yang dipegang Gusti putri Pakual Alam X.

Demikian disampaikan Dr.Sri Ratna Sajtimulya M.Hum dalam Dialog Budaya dengan topik : “Sumbangan Kadipaten Pakualaman dalam Pemberdayaan Perempuan Indonesia”  di ruang  Danawara Puro Pakualaman Yogyakarta Jumat (17/4/2026

Menurutnya, berdasarkan  manuskrip kuno yang jelas pesan Gusti putri ,tidak bisa bergerak sendsen- sendiri tetapi mari bersama mendukung gerak yang positif, optimis saling bergandeng tangan untuk kemajuan Yogyakarta dan yang lebih luas lagi Indonesia melalui perempuan perempuan.

“Ada nilai nilai yang masih hidup dari sosok perempuan yakni empati, nalar, penting juga berupaya ihtiar yang terungkap dalam manuskrip kuno di Pura Pakualaman seperti Babad Metawis, Candranata,tentang Panembahan Senopati, ada nilai piwulang piwulangnya.”ungkap

Ditambahkan,ada serat Rama Harjunowijoyo, tentang bagaimana sikap yang harus dilakukan sikap optimis, positif negatif seperti dalam Sestrodi yang ada disetiap manuskŕip mamuskrip berbagai periode dari Pakualaman II sampai ke VI. Beberapa Manuskrip kuno diantaranya Babad Matawis saha Candranata,

“Sing sapa atine ala,mesti ala kang pinanggih wong ala nemu ala wong becik nemu becik tan wurung tembe kaki,anemahi dadenipun,wong dhasarken raharja tan wurung nemu raharja ing dhewekne miwah sakturun-turunnya”

Terkait minat generasi muda belajar sejarah Pamualaman, Dr. Ratna Saktimulya, mengaku sangat sedikit.

” Generasi muda belajar sejarah tidak banyak sekalipun ada yang masih peduli, karena manuskrip sebagian besar menggunakan Bahasa Jawa, Belanda sehingga harus kerja keras belajar berbahasa Belanda,Jawa seolah olah menjadi momok meski demikian masih ada generasi muda yang peduli” Nyi Mas Temanggung Sestrorukmi.

Jejak Intelektual Perempuan Pakualaman

Sementara itu,Prof.Dr.Mutiah Amin dari Dept.Sejarah, UGM dalam paparan me ngatakan periode sejarah sangat penting misalnya periode kolonial tahun 20-an 20-an ke-30-an di Jogjakarta  ada   kongres perempuan pertama, event ini penting dalam catatan sejarah.

Bagaimana nasib keluarga dan bagaimana nasib pekerja perempuan dibahas dalam awal periode kolonial kemudian periode Jepang, di awal kemerdekaan menghadapi banyak tantangan yang dihadapi kedua tokoh perempuan yakni,RA Soetartinah dan RA Maria Soelastri,apa yang kemudian dilakukan oleh kedua tokoh tersebut ada beberapa catatan.

Di dalam Kongres perempuan pertama Yayasan Taman Pendidikan Dewanti mengupayakan terbentuknya pendidikan itu mahal jadi jangan khawatir kalau sekarang pendidikan mahal, karena secara historis warisan kolonial bahwa pendidikan itu memang mahal dan butuh dana,

artinya pendidikan butuh dana yang perlu dikumpulkan sebagai bentuk empati bagaimana pendidikan itu tidak hanya membentuk atau mendirikan lembaga pendidikan tetapi juga perlu membangun sesusatu yang bisa menolong masyarakat sekitar untuk menempuh pendidikan.(xan)

Hadiri HUT ke-24 Sleman Manunggal Sembada (SMS), Wabup Sleman Harap Paguyuban SMS jadi agen kebudayaan Sleman

0

RADAR NASIONAL,-(Jakarta)– Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-24 Paguyuban Sleman Manunggal Sembada (SMS) yang diselenggarakan  di Anjungan DIY, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.Sabtu(19/4/2026)

Dalam kesempatan tersebut, Danang Maharsa menyampaikan ucapan selamat dan mendoakan Paguyuban SMS semakin solid dan guyub serta memberikan kontribusi dan karya nyata dalam menjaga persatuan dan membangun Kabupaten Sleman.

Danang dalam sambutannya berharap di usia yang ke-24, SMS terus menjadi paguyuban yang menjadi wadah silaturahmi, penguat identitas, sekaligus perekat kebersamaan masyarakat Sleman, baik yang berada di dalam maupun di luar daerah.

“Nilai-nilai Manunggal Sembada yang kita junjung tinggi yakni persatuan, kebersamaan dan semangat gotong royong merupakan kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” ujar Danang

Lebih lanjut, Danang mengapresiasi Paguyuban SMS yang selain menjadi wadah silaturahmi juga menjadi agen kebudayaan dalam mempromosikan dan melestarikan kebudayaan Sleman dan DIY.

“Setiap anggota SMS adalah duta Sleman yang membawa warna baik Sleman dan berkewajiban memajukan Sleman dengan kemampuannya masing- masing,” kata Danang

Mengakhiri sambutannya, Danang berharap kolaborasi dan koordinasi yang telah dijalin antara Paguyuban SMS dengan Pemkab Sleman dan Pemda DIY dapat terus berjalan kedepannya.

Ketua Paguyuban SMS, Suharno, menyampaikan penyelenggaraan HUT ke-24 SMS ini dimeriahkan dengan penampilan Guyon Maton dan Lelagon serta campursari binaan dari Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman dengan tajuk Kamandaka Wuyung.

“Saya berterimakasih atas support dari Pemkab Sleman dan Pemda DIY melalu Dana Keistimewaan. Dengan demikian Paguyuban SMS mampu membawa potensi kebudayaan lokal Sleman untuk ditampilkan di Jakarta,” ujar Suharno

Pada kesempatan tersebut, Paguyuban SMS juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu melalui Baznas Sleman yang diserahkan secara langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa dan Wakil Ketua DPRD Sleman, Ani Martanti.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Mahkamah Konstitusi RI, Suhartoyo, Kepala Badan Kepegawaian Negara, Zudan Arif Fakrulloh, Kepala Banhubda DIY, Nugrohoningsih, serta Wakil Ketua DPRD Sleman, Ani Martanti.(san)

Pastikan Keamanan dan Kelancaran, Danrem 072/Pamungkas Sambut Kedatangan Presiden RI 

0

RADAR NASIONAL, (Sleman), Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono,S.Sos.,M.Si.,M.Sc. menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto dalam rangka kunjungan kerja di wilayah DIY dan Kota Magelang, Sabtu (18/4/2026).

Danrem 072/Pamungkas menyambut Presiden RI tidak sendiri, pejabat yang turut menyambut Presiden H. Prabowo Subianto yang tiba di Base Ops Lanud Adisutjipto, Sleman, Yogyakarta yakni Kapolda DIY Irjen Pol. Anggoro Sukartono, S.I.K., Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Toto Ginanto, S.T., M.A.P., M.Han, Kabinda DIY Brigjen TNI Firyawan, Danlanal Yogyakarta Kolonel Laut Hendra Siregar A.Md., M.Tr. Opsla dan Kapolresta Sleman Kombes Pol Adhitya Panji Anom, S.I.K., M.HP.

Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia kali ini dalam rangka meninjau serta memberikan pengarahan pada kegiatan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua DPRD seluruh Indonesia tahun 2026 di Akademi Militer (AKMIL) Magelang.

Dalam kunjungan kerjanya Presiden H. Prabowo Subianto beserta rombongan menuju Akademi Militer Magelang dengan mengunakan pesawat Heli Caraka l H-2214.

Penyambutan kedatangan Presiden RI oleh Danrem 072/Pamungkas selaku Komandan Satgas Pengamanan Wilayah (Dansatgas Pamwil) Pengamanan VVIP sebagai bagian dari prosedur tetap pengamanan VVIP dan kunjungan kerja di wilayah teritorialnya.

Penyambutan ini melibatkan sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah untuk memastikan keamanan dan kelancaran agenda Presiden.(xan)

Komandan Kodim 0729/Bantul Hadiri Syukuran HUT Ke- 74 KOPASSUS di Bantul

0
Peringatan HUT ke 74,Korps Baret Merah berlangsung di Bantul

RADAR NASIONAL,-(Bantul),-Komandan Kodim 0729/Bantul Letkol Kav Fikri Nurheldi, S.E., M.Han. menghadiri kegiatan syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Korps Baret Merah (Kopassus) Tahun Anggaran 2026 yang digelar di WOS (Warung Omah Sawah), Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul.Sabtu(18/4/2026)

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran satuan kewilayahan yang turut memeriahkan acara sebagai bentuk sinergitas dan kebersamaan antar satuan. Sabtu, (18/04/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari beberapa satuan di wilayah DIY, di antaranya Kodim Bantul, Kodim Kota Yogyakarta, Kodim Sleman, Kodim Gunungkidul, Kodim Kulon Progo, serta Makorem 072/Pamungkas yang telah mendaftarkan diri untuk berpartisipasi dalam memeriahkan syukuran HUT Kopassus ke-74.

Kehadiran para unsur pimpinan dan anggota tersebut menunjukkan soliditas serta semangat kebersamaan TNI dalam menjaga persatuan dan kekompakan.

Letkol Kav Fikri Nurheldi menyampaikan bahwa momentum peringatan HUT Kopassus ini tidak hanya sebagai ajang syukuran, namun juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan sinergi antar satuan.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, semangat pengabdian dan profesionalisme prajurit TNI semakin meningkat dalam menjalankan tugas untuk bangsa dan negara.(Rls)

Kafilah Sleman Raih  Juara Umum MTQ DIY 2026, Sabet 7 Kategori Unggulan

0

RADAR NASIONAL  -(Sleman) – Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2026 resmi berakhir.Mengantarkan Kabupaten Sleman sebagai tuan rumah mengukuhkan bumi Sembada sebagai Juara Umum setelah mendominasi perolehan juara 1 pada berbagai cabang yang dilombakan.

Predikat juara umum dibacakan Sekretaris LPTQ DIY, Nurhuda melalui Surat Keputusan (SK) Koordinator Dewan Hakim MTQ tingkat DIY dalam acara penutupan MTQ DIY di Pendopo Parasamya Kantor Setda Sleman, Sabtu (18/4/2026).

Dari total 6 cabang dan 16 kategori yang dipertandingkan, kafilah Kabupaten Sleman berhasil mengamankan gelar Juara 1 pada 7 kategori dalam MTQ.

Dominasi ini terlihat dalam kategori – kategori unggul seperti Musabaqh Fahmil Qur’an, Tahfidz, Tilawah, dan Tafsir. Selain itu, Sleman juga mencatat banyak mengisi posisi 2 pada beberapa kategori lainnya.

Dari hasil tersebut, Kabupaten Sleman berhasil meraih dua prestasi sekaligus yaitu, sukses sebagai tuan rumah gelaran MTQ DIY tahun 2026 dan sukses meraih juara umum.

Atas keberhasilan ini, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa yang hadir dalam penutupan MTQ DIY tahun 2026, menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih Kafilah Sleman dalam MTQ DIY tahun 2026.

“Prestasi sebagai Juara Umum ini adalah buah dari kerja keras para pembimbing,  peserta, dan seluruh tim kafilah. Namun yang terpenting, semangat Al-Qur’an ini harus terus hidup dalam keseharian masyarakat kita,” ujar Wabup Danang.

Selain itu, Danang juga memberikan dukungan kepada seluruh peserta yang telah memberikan upaya yang terbaik dalam gelaran MTQ DIY.

“Bagi peserta yang belum juara, jangan patah semangat masih ada kesempatan lomba MTQH tahun depan. Tetap berusaha dengan harapan dan disertai usaha tersebut dengan kesungguhan, kesabaran dan doa, karena usaha tidak akan mengkhianati hasil,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan ini terus menjadi agenda rutin yang tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik tetapi juga generasi yang berakhlak mulia, berilmu dan mampu mengamalkan ajaran Al-Quran dan Hadis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.(san)