Beranda blog

Pengurus RT/RW Masa Bhakti 2026-2031Dikukuhkan,Visi Misi Memajukan Condongcatur Nyaman Ditinggali

0

RADAR NASIONAL – (Sleman),-Dengan seragam lurik,Pemkal Condongcatur mengajak masyarakat untuk bersama sama sàtu misi dan satu visi bersama memajukan Pemkal Condongcatur yang lebih baik dan menjadi contoh sebagai desa atau Kalurahan nyaman untuk ditinggali.

Hal demikian sambutan Dr.Reno Candra Sangaji,S.IP.,M.IP dalam pelantikan dan pengukuhan kepengurusan RT dan RW masa bhakti 2026-2031 diikuti 828 terdiri dari Ketua,Sekretaris,Bendahara di Auditorium. UPN “Veteran ” Yogyakarta Kamis( 23/4/2026)

Menurutnya, pembangunan RT RW menjadi fokus pembangunan Pemkal Condongcatur usulan pembangunan dari bawah bottom up ini menjadikan salah satu sumber kekuatan bagi kita untuk menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat.

Masih menurut Reno dan desa Condongcatur 2025 atau tahun lalu sejumlah 2 ,7 Milyard, tahun 2026 menjadi 370 juta ini ada pengurangan yang cukup signifikan lebih 80 persen dana desa berkurang,namun demikian kami berharap RT RW tidak berkecil hati ,karena untuk tahun ini dana pembangunan 42 juta per RW masih tetap dijalankan untuk mendukung kegiatan Rt Rw tetap kita perhatikan seperti tahun sebelumnya.

Di  Condongcatur terdapat 64 RW dan 212 RT yang tersebar di 18 Padukuhan, pengurus yang dikukuhkan terdiri dari 636 Pengurus RT dan192 Pengurus RW masing masing sebagai Ketua, Sekretaris dan Bendahara untuk Masa Bakti Tahun 2026 sd 2031 berdasarkan Surat Keputusan Lurah Condongcatur Nomor 33 / Kep.Lurah / 2026 Tanggal 23 April 2026 dan total pengurus yang dikukuhkan sebanyak 828 pengurus dan 58 diantaranya adalah perempuan.

Pengukuhan dihadiri Sekda Kabupaten Sleman, Drs. Susmiarto, M.M mewakli Bupati Sleman, Asisten Sekda Bid. Pemerintahan dan Kesr, Drs. Agung Armawanta, MT, Panewu Depok beserta Forkopim Kapanewon Depok, Ketua BPKal Condongcatur beserta jajaranya, Ketua Lembaga/Pamong Kalurahan Condongcatur .

Mengakhiri sambutan , Lurah Condongcatur, Dr Reno Candra Sangaji, S.IP., M.IP., menekankan bahwa RT dan RW adalah ujung tombak pelayanan public, ada 4 (empat) prinsip utama dalam bekerja melayani masyrakat yaitu Guyub, Cepat Tanggap, Komunikasi Baik, dan Tulus

“Ini bukan sekadar jabatan seremonial, tapi awal tanggung jawab. RT dan RW harus hadir di tengah warga, bukan hanya sekadar urusan tanda tangan surat, tapi menjadi solusi atas masalah di lingkungan,”tegasnya

Lurah Condongcatur juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan atas kesediaannya para pengurus RT dan RW membantu pemerintah kalurahan dalam mengoordinasikan pelayanan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan serta menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah kalurahan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman Drs. Susmiarto mengapresiasi kesiapan Condongcatur dalam menata birokrasi tingkat akar rumput dan berharap para pengurus baru dapat bersinergi dengan program-program Pemerintah Kabupaten Sleman. Condongcatur dinilai tertib dalam proses pemilihan hingga pengukuhan pengurus RT/RW yang mencerminkan kematangan demokrasi di tingkat padukuhan. RT dan RW adalah ujung tombak pemerintahan yang langsung bersentuhan dengan warga. Data warga, layanan surat-menyurat, keamanan lingkungan, hingga penyaluran bantuan semua berawal dari RT/RW.

“Jabatan RT/RW itu pengabdian, bukan kekuasaan layani warga dengan tulus, jadilah jembatan antara warga dan pemerintah. Jangan sampai ada warga yang tidak terdata atau tertinggal program bantuan. Jadikan pengukuhan ini sebagai momentum konsolidasi Condongcatur untuk memperkuat birokrasi dari tingkat paling bawah, sejalan dengan arahan Bupati Sleman tentang “Sleman yang Smart Governance dimulai dari RT”* Ungkapnya

Sementara itu Asisten Sekda Bid. Pemerintahan dan Kesra, Drs. Agung Armawanta, M.T memaparkan 7 tugas utama RT/RW yang meliputi pendataan warga, pelayanan, kamtibmas, gotong royong pembangunan, kesejahteraan sosial, kerukunan, dan jembatan informasi

“Jumlah ini jadi yang terbanyak di Sleman karena biasanya pengukuhan hanya untuk Ketua RT/RW, namun Condongcatur memilih terobosan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara dikukuhkan satu paket sehingga struktur organisasi, pembagian tugas, dan akuntabilitas keuangan di tingkat RT/RW jelas sejak awal dan sebanyak 828 pengurus sangat kompak, rapi dan kebersamaan semua mengenakan segam Lurik, kami dari Pemkab Sleman mengapresiasi atas terobosan kalurahan condongcatur ini” ungkapnya. (xan) ©️ 2026

Wabup Sleman Lepas Keberangkatan 354 Jamaah Haji Kloter 3 YIA

0
Sebanyak 354 calon jamaah haji diberangkatkan dari Bandara YIA.

RADAR NASIONAL,-(Sleman) – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, secara langsung melepas keberangkatan 354 calon jamaah haji asal Kabupaten Sleman yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 3-YIA. Pelepasan dilaksanakan di Masjid dr. Wahidin Soedirohoesodo pada Jumat (24/4) subuh.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa berpesan kepada jamaah haji bahwa haji bukan hanya sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang sangat agung, dan tidak semua umat Islam mendapatkannya. Oleh karena itu, patut kita syukuri dengan sepenuh hati, dengan niat yang lurus dan tekad untuk menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan sebaik-baiknya.

“Saya mendoakan semoga perjalanan Bapak Ibu semua senantiasa memperoleh perlindungan Allah SWT dan pulang sebagai haji mabrur,” ujar Danang

Lebih lanjut, Danang menyampaikan bahwa Pemkab Sleman terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah haji, mulai dari proses pendaftaran, pembinaan manasik, pelayanan kesehatan, hingga pengaturan transportasi dan akomodasi. Salah satu hal penting dalam penyelenggaraan haji di Indonesia adalah sistem embarkasi.

Danang juga menambahkan, bahwa para jamaah haji tidak hanya membawa identitas pribadi, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Sleman dan Indonesia. Untuk itu, ia berpesan agar jamaah senantiasa menjaga sikap santun, tertib, serta saling tolong-menolong antar sesama.

“Tunjukkan sikap santun, tertib, serta saling tolong- menolong antar sesama jamaah. Jadilah duta yang mencerminkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, serta membawa kedamaian dan kebaikan bagi sesama,” kata Danang

Mengakhiri sambutannya, Danang berharap seluruh jamaah dapat kembali ke tanah air sebagai pribadi yang lebih baik. Ia menegaskan bahwa haji mabrur tidak hanya tercermin dari kesempurnaan ritual ibadah, tetapi juga dari perubahan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjadi lebih jujur, peduli, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Adapun jamaah haji Kabupaten Sleman kloter 3-YIA dijadwalkan tiba di Embarkasi YIA pada Jumat pukul 06.00 WIB, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tanah Suci melalui Bandara YIA pada siang hari.(Ang)

Pangdam IV/Dip.Dampingi Menhan dan Panglima TNI Tinjau Latihan Operasi Laut Gabungan

0

RADAR NASIONAL,-(Semarang)– Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., menyambut kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., di Lanumad Ahmad Yani, Kamis (23/4/2026).

Kedatangan rombongan tingkat pusat didampingi Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., ini merupakan bagian dari agenda penguatan pertahanan negara di wilayah Jawa Tengah.

Kunjungan kerja difokuskan pada peninjauan Latihan Operasi Laut Gabungan Tahun Anggaran 2026  di  Pulau Gundul, Kepulauan Karimunjawa.

Dalam kegiatan tersebut, para pimpinan menyaksikan langsung jalannya uji dinamika operasional dan keterpaduan taktis sebagai bagian dari evaluasi kesiapan tempur prajurit.

Latihan ini bertujuan untuk memastikan profesionalisme serta kesiapsiagaan personel militer dalam mengawal kedaulatan wilayah perairan nasional.

Peran komando kewilayahan sangat krusial dalam mendukung kelancaran agenda latihan berskala besar yang melibatkan berbagai matra. Kodam IV/Diponegoro berkomitmen penuh untuk menjamin stabilitas keamanan di wilayah pendukung latihan, guna memastikan setiap tahapan operasional berjalan sesuai rencana.

Sinergi antara TNI AD, TNI AL, dan TNI AU dalam latihan ini menjadi bukti nyata kekuatan pertahanan yang terintegrasi dan solid.

Turut hadir dalam peninjauan, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, S.E., M.M. serta para Pejabat Utama dari jajaran Kementerian Pertahanan dan Mabes TNI. Kehadiran seluruh unsur pimpinan tertinggi TNI secara bersama-sama mencerminkan komitmen kuat dalam membangun koordinasi pertahanan yang komprehensif guna menghadapi tantangan strategis di masa depan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kerja sama lintas matra semakin harmonis dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kodam IV/Diponegoro akan terus berperan aktif dalam memfasilitasi dan mendukung setiap upaya peningkatan kapasitas pertahanan yang berlangsung di wilayah tanggung jawabnya. (*/Hen)

Sambut Hari Jadi Pemkab Sleman,Organisasi Perempuan Semarakan GEMPAR

0

RADAR NASIONAL -( Sleman),-Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147, menyambut Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman, serta Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54.

Pemerintah Kabupaten Sleman menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) serta mendukung kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk para pedagang di pasar rakyat/tradisional Kabupaten Sleman.

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman menyelenggarakan Gerakan Meramaikan Pasar Rakyat (GEMPAR) yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN di lingkungan Pemkab Sleman, dan juga berkolaborasi dengan organisasi-organisasi perempuan yang ada di Kabupaten Sleman.

Kolaborasi ditegaskan melalui Surat Edaran Sekretaris Daerah Nomor: 0262 Tahun 2026 tanggal 20 April 2026 Tentang Gerakan Meramaikan Pasar Rakyat (GEMPAR), yang dilaksanakan tanggal 22 s.d 30 April 2026.

Herbandang selaku Sekretatis Dinas Perindag Sleman menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan aktivitas ekonomi di pasar rakyat/tradisional sekaligus mendorong peningkatan pendapatan para pedagang pasar rakyat/tradisional Kabupaten Sleman.

Melalui surat edaran selain menggerakkan perangkat daerah untuk berbelanja, juga meminta untuk mendokumentasikan kegiatannya dan mengunggah di media sosial baik instansi maupun pribadi sebagai bentuk publikasi belanja di pasar tradisional.

Melalui Gerakan Meramaikan Pasar Rakyat (GEMPAR), seluruh elemen masyarakat diajak untuk berperan aktif dalam menghidupkan kembali pasar rakyat sebagai pusat ekonomi kerakyatan yang berdaya saing.

Bertepatan dengan Hari Kartini dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54, Tim Pengerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sleman berserta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman menggandeng sejumlah organisasi perempuan di Kabupaten Sleman untuk ikut berpartisipasi dalam Gerakan Meramaikan Pasar Rakyat.

Ajakan ini direspon positif oleh sejumlah organisasi perempuan yaitu Persit Kodim Sleman, Bhayangkara Polresta Sleman, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Sleman, Dharmayukti Karini Sleman, Dharna Wanita Persatuan Kemenag dan Kementrian Haji Sleman, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sleman, dan Dharna Wanita Persatuan Sleman yang diikuti oleh DWP 17 Kapanewon sampai dengan DWP Kalurahan, sepakat untuk berpartisipasi dalam Gempar dengan berbelanja bersama “nglarisi” di sejumlah pedagang pasar tradisional Sleman.

Ketua TP PKK Kabupaten Sleman Mila Harda Kiswaya meyampaikan kegiatan Gempar ini bertepatan dengan hari Kartini, Hari Kesatuan Gerak PKK ke 54, dan sekaligus menyambut Hari Jadi ke 110 Kabupaten Sleman, menjadi yang momentum yang baik bagi perempuan secara bersama ikut menggerakkan perekonomian daerah dengan berbelanja di pasar tradisional. Selain menggerakkan ekonomi juga menjadi media organisasi untuk menyapa pedagang pasar yang kebanyakan kaum perempuan. Kami mengapresiasi respon positif dan partisipasi aktif dari organisasi-organisasi perempuan yang telah menyambut baik ajakan kami untuk mengikuti kegiatan Gempar Sleman. Meramaikan pasar rakyat berarti telah berkontribusi secara kolektif memperkuat kondisi ekonomi keluarga, utamanya perempuan-perempuan yang mengais rezeki dari aktivitas perdagangan di pasar tradisional.

Pemerintah Kabupaten Sleman berharap melalui Gerakan Meramaikan Pasar Rakyat (GEMPAR) ini, pasar rakyat dapat semakin berkembang, UMKM semakin berdaya saing, serta penggunaan produk dalam negeri semakin meningkat. Partisipasi aktif seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan gerakan ini dalam memperkuat ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat.(Ang)

 

 

Dakwah Wayang Ustadz A.T Maulana,Merawat Budaya Tradisi Penyampai Informasi

0
Dakwah Wayang Ustadz A.T Maulana memukau jamaah tampil di Joglo Cepit Condongcatur.

RADAR NASIONAL,- (Sleman),- Lebih dari 350 jamaah memadati lokasi kediaman Lurah Condongcatur yang rutin diadakan Pengajian Malam Kamis Kliwonan yang digelar oleh Reno Candra Centre (RCC) di Pendopo Cepit, Condongcatur Depok,Sleman Rabu malam, (22/4/2026)

Suasana malam itu khidmat,masyarakat antusias mengikuti rangkaian acara yang memadukan spiritualitas, kritik sosial, dan pelestarian budaya.

Pengajian malam kamis Kliwonan telah rutin digelar sejak tahun 2015 saat setelah Bapak Reno Candra Sangaji terpilih dan menjabat sebagai Lurah Condongcatur dan pengajian hingga kini tetap berjalan,sekalipun hujan tak mengurangi semangat untuk hadir dan berlangsung rutin sampai sekarang.

Pengajian Malam kamis Kliwon sejak dahulu sampai sekarang mempunyai format yaitu diawali dengan sambutan lurah Condongcatur yang menyampaikan informasi informasi dan program kegiatan yang tengah dan akan dilakukan pemerintah Kalurahan maupun pesan sosial sehingga ada komunikasi langsung kepada masyarakat kepada masyarakat / jamaah pengajian, selanjutnya diisi dengan Mujahadah yang dipimpin langsung oleh Mbah Kyai Muhammad Naim dari Selomartani Kalasan Sleman dan secara bergilir Grub – Grub Hadroh yang ada di Condongcatur tampil pada pengajian rutin.

Lantunan doa dan dzikir yang menggema menciptakan atmosfer yang tenang, mempersiapkan batin para jamaah sebelum memasuki sesi inti.

Selanjutnya pengajian dengan menghadirkan para penceramah yang berganti ganti sesuai tema, kali ini Ustad A.T Maulana atau dikenal Dai Patroli tampil menggunakan perfoma wayang sebagai penyampaian pesan moral, kritik sosial, sosial,spiritual religi keagamaan maupun budaya.

Strategi ini terbukti ampuh dan mampu menarik simpati jamaah dari berbagai kalangan usia.Dalam penampilan media dakwah melalui wayang Ustadz A.T Maulana menyelipkan kritik sosial yang tajam namun jenaka mengenai isu-isu hangat di masyarakat, seperti mulai dari Bahaya peredaran miras dan judi yang merusak moral generasi muda sampai Pentingnya pertobatan yang digambarkan melalui tokoh-tokoh yang berlumur dosa,, namun akhirnya menemukan jalan pulang melalui contoh-contoh nyata di kehidupan sehari-hari.

“Dakwah melalui media wayang ini adalah upaya kita mendekatkan agama dengan budaya. Melalui lakon-lakon ini, kita belajar bahwa masalah sosial seperti judi dan miras bukan hanya tanggung jawab aparat, tapi tanggung jawab iman kita masing-masing,” ujar Ustadz Ahmad Tugiran Maulana di sela-sela pertunjukannya.

Pengajian malam kamis Kliwon juga merupakan bentuk sinergi budaya dan agama, kehadiran grup Hadroh Nuruttajdid dari Tegalturi Karangasem Gempol menambah kemeriahan pengajian malam kamis Kliwon. Dengan lantunan sholawat yang rancak dan di dukung penuh dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari BANSER Condongcatur yang menjaga kenyamanan jamaah juga Remais Masjid Antik Soko 7 hingga GARFA Kap. Depok

” Di Condongcatur ada 40 lebih grub Hadroh yang kita gilir tampil pada setiap pengajian malam kamis Kliwonan juga Remais / Muda Mudi untuk bertugas menghidangkan snack dan minumnya, untuk pemilihan hari malam kamis Kliwon sesuai dengan tanggal neton lahir kami” jelas Reno Candra Sangaji

Tausiyah malam ini dengan Penggunaan wayang sebagai media dakwah ini diharapkan menjadi role model baru dalam menyelesaikan masalah sosial di masyarakat.

Dengan bahasa yang ringan dan visual yang akrab di telinga masyarakat Jawa, pesan-pesan agama menjadi lebih mudah meresap tanpa terkesan menggurui, walaupun baru berakhir menjelang tengah malam jam 23.30 WIB jamaah tetap menyimak dengan baik dan tausiyah kali ini meninggalkan kesan mendalam bagi para jamaah tentang pentingnya menjaga nilai agama di tengah gempuran penyakit sosial modern.(san)

 

11 Lurah Di Sleman Ikut Penguatan Kamtibmas  Deteksi Dini Kerawanan Wilayah 

0

RADAR NASIONAL,-(Sleman),-Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kelurahan, dan Kependudukan Sipil (DPMKKPS) DIY memfasilitasi Pertemuan strategis penguatan Kamtibmas bagi 11 Lurah di wilayah Sleman Bertempat di kantor DPMKKPS) DIY, Rabu, (22/4/2026)

Hadir dalam pertemuan tersebut para Lurah dari 11 wilayah kunci di Sleman yaitu Lurah Sinduadi (Mlati), Sendangadi (Mlati), Caturtunggal (Depok), Condongcatur (Depok), Triharjo (Sleman),Tamanmartani (Kalasan), Harjobinangun (Pakem), Wukirsari (Cangkringan), Tirtomartani (Kalasan), Sidoluhur (Godean) dan Lurah Purwobinangun (Pakem), acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas DPMKKPS DIY, KPH. Yudanegara, Ph.D.

Dalam sambutannya, KPH. Yudanegara menekankan pentingnya sinergi antara kalurahan dan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan, sesuai arahan langsung untuk memperkuat deteksi dini kerawanan wilayah.

Sinergi Kalurahan dan Kepolisian menjadi jadi kunci, Lurah sebagai ujung tombak pemerintahan harus aktif membangun komunikasi dengan Bhabinkamtibmas & Polsek. Tujuannya memperkuat deteksi dini terhadap potensi kerawanan sosial, kriminalitas, dan konflik warga karena keamanan lingkungan bukan hanya tugas polisi saja tetapi tugas kita semua sehingga apabila kalurahan dan warga ikut aktif melakukan deteksi dini maka potensi gangguan bisa dicegah sebelum jadi kejadian” tuturnya.

Sementara itu, Dirintelkam Polda DIY, Kombes Pol. Daru Tyas Wibawa, S.I.K., S.H., M.H memaparkan analisis situasi keamanan terkini di DIY serta langkah-langkah teknis pengawasan wilayah, termasuk optimalisasi peran kelompok Jaga Warga di tingkat akar rumput.

“ Polri tidak bisa bekerja sendiri. Deteksi dini paling efektif ada di tingkat RT/RW, karena itu peran Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Lurah harus menyatu dengan kelompok Jaga Warga sebagai “sensor” pertama di lapangan. Keamanan itu investasi. Kalau lingkungan aman, ekonomi jalan, warga tenang. Kuncinya cuma satu: cepat tahu, cepat lapor, cepat ditangani bersama.(c26)

Danrem Sambut Kedatangan Ketua Komisi IV DPR RI 

0

RADAR NASIONAL,-(Yogyakarta )– Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., menyambut kedatangan Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto bertempat di Bandara Adisutjipto, Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Rabu (22/4/2026).

Kedatangan Ketua Komisi IV DPR RI beserta rombongan dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja, dengan agenda memberikan pengarahan kepada Taruna Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Kepolisian (Akpol) di Magelang.

DaTurut hadir dalam penyambutan antara lain Wadanjen Akademi TNI Marsda TNI Wayan Superman, Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Toto Ginanto, GM Angkasa Pura Kolonel Pnb Cahyono Wibowo, serta Danramil 11/Depok Mayor Inf Istachory. (*R)

354 Calon Jamaah Haji Asal Sleman Telah Diberangkatkan

0
Sebanyak 354 calon jamaah haji diberangkatkan dari Bandara YIA

RADAR NASIONAL,-(Sleman)– Sebanyak 354 calon jamaah haji asal Kabupaten Sleman telah diberangkatkan dari Masjid dr. Wahidin Soedirohoesodo, Rabu (22/4/2026).

Pemberangkatan calon jamaah dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto dengan didampingi Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sleman, Suryana menyampaikan calon jamaah haji Kabupaten Sleman tahun ini sebanyak 1.516, terdiri dari 1.407 calon jamaah asal Sleman, 98 calon jamaah mutasi, 8 calon jamaah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah, dan 5 calon jamaah dari luar Kabupaten Sleman.

“Seluruh calon jamaah dinyatakan sehat setelah menjalani pemeriksaan medis dan menerima vaksinasi meningitis serta influenza,” tambah Suryana.

Suryana melanjutkan, calon jamaah haji telah mengikuti manasik haji terintegrasi, yang terdiri dari 1 kali tingkat kabupaten dan 4 kali tingkat kapanewon, serta manasik mandiri dan online melalui program “Sapa Haji”.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto mengatakan, Pemkab Sleman telah melakukan persiapan secara matang, termasuk dalam memberikan layanan kepada calon jamaah haji yang beresiko tinggi.

“Untuk jamaah beresiko seperti lansia ada perlakukan khusus selama perjalanan. Seperti saat menuju bis, tadi sudah didahulukan agar lebih nyaman dan tenang. Begitu juga nanti di sana,” jelas Susmiarto.

Meskipun masuk dalam kategori beresiko, namun Susmiarto berharap, calon jamaah haji khususnya lansia dapat tetap terjaga kesehatannya, sehingga tetap bisa fokus untuk beribadah.

Untuk calon jamaah haji Kabupaten Sleman dijadwalkan sampai di Embarkasi YIA pada pukul 13.00 WIB. Kemudian untuk keberangkatan menuju Tanah Suci dijadwalkan pada Kamis (23/4) melalui Bandara Internasional Yogyakarta.(san)

Polwan Dit Res PPA dan PPO Polda Metro Jaya Berikan Edukasi dan Bantuan Sosial Hari Kartini 2026

0

radarnasional.co.id – Jakarta — Dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026, Direktorat Reserse PPA & PPO Polda Metro Jaya melaksanakan rangkaian kegiatan pelayanan, edukasi, serta penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat, Selasa (21 April 2026).

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan perkara yang berkaitan dengan perempuan dan anak.

Pelayanan dilaksanakan di Ruang Pelayanan Khusus (RPK) Ditres PPA & PPO Polda Metro Jaya, sekaligus diiringi dengan kegiatan turun langsung ke tengah masyarakat melalui edukasi dan bakti sosial.

Dalam momentum Hari Kartini, personel Polwan Ditres PPA & PPO Polda Metro Jaya tampil mengenakan busana kebaya sebagai bentuk penghormatan terhadap
perjuangan R.A. Kartini, sekaligus simbol penguatan peran perempuan dalam pelayanan publik.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara humanis, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Adapun pelayanan yang diberikan meliputi penerimaan laporan/pengaduan, konsultasi, pendampingan korban, serta proses administrasi penanganan perkara. Selain itu, jajaran Ditres PPA & PPO juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perlindungan perempuan dan anak, pencegahan kekerasan, serta pentingnya peran keluarga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi anak.

Tidak hanya itu, dalam rangkaian kegiatan tersebut turut dilaksanakan penyaluran bantuan sosial berupa paket kebutuhan pokok kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri dalam membantu meringankan beban warga, sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Direktur PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Pol. Rita Wulandari Wibowo
menyampaikan bahwa momentum Hari Kartini menjadi pengingat akan pentingnya peran polisi wanita (polwan) dalam institusi Polri, tidak hanya dalam pelayanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa polwan tidak hanya hadir sebagai pelengkap, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya perempuan dan anak.

Melalui pendekatan yang humanis dan empatik, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, sekaligus hadir langsung di tengah masyarakat melalui edukasi dan bantuan sosial,” ujar Kombes Pol Rita, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan antusiasme masyarakat. Diharapkan, melalui rangkaian pelayanan, edukasi, dan bantuan sosial ini, kesadaran
masyarakat terhadap pentingnya perlindungan perempuan dan anak semakin meningkat, serta kepercayaan publik terhadap Polri semakin kuat.

Hari Kartini Tahun 2026, Dir PPA dan PPO Polda Metro Jaya: Polwan Garda Terdepan Berikan Pelayanan dan Perlindungan Perempuan dan Ana

0

radarnasional.co.id – Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Direktorat Reserse PPA & PPO Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan pelayanan kepada masyarakat pada Selasa, 21 April 2026.

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan perkara yang berkaitan dengan perempuan dan anak.

Pelaksanaan pelayanan berlangsung di Ruang Pelayanan Khusus (RPK) Ditres PPA & PPO Polda Metro Jaya.

Dalam momentum peringatan Hari Kartini, personel Ditres PPA & PPO PMJ tampil mengenakan busana kebaya sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini serta simbol penguatan peran perempuan dalam pelayanan publik.

Seluruh rangkaian pelayanan dilaksanakan secara humanis, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Adapun pelayanan yang diberikan meliputi penerimaan laporan/pengaduan, konsultasi, pendampingan korban, serta proses administrasi penanganan perkara.

Petugas juga memberikan pelayanan secara responsif dengan mengedepankan prinsip perlindungan terhadap korban, khususnya perempuan dan anak.

Direktur PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Pol. Rita Wulandari Wibowo
menyampaikan bahwa momentum Hari Kartini menjadi pengingat akan pentingnya peran polisi wanita (polwan) dalam institusi Polri.

“Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa polwan tidak hanya hadir sebagai pelengkap, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya perempuan dan anak. Melalui pendekatan yang humanis dan empatik, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ujar Kombes Pol Rita, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat
terhadap Polri, serta memperkuat komitmen Ditres PPA & PPO Polda Metro Jaya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.