Beranda blog

Percepat Pertumbuhan Ekonomi,TNI -Warga Bangun Jembatan

0

RADAR NASIONAL,-(Gunungkidul)– Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap IV di Dusun Gatak, Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari sejak 11 April 2026 hingga  Selasa(5/5/2026) terus berjalan.

Proyek strategis ini menjadi salah satu upaya  untuk membuka akses wilayah  yang sebelumnya terisolir agar. kesejahteraan masyarakat meningkat.

Jembatan yang di bangun memiliki spesifikasi panjang 42 meter dengan lebar 1,2 meter, serta tinggi jembatan mencapai 8 meter. Sementara itu, tinggi bantalan tepi jauh mencapai 3 meter. Infrastruktur ini di rancang untuk menunjang mobilitas warga setempat  aman dan efisien.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda TNI ini merupakan bagian dari program nasional yang di laksanakan serentak di berbagai daerah.

Program strategis nasional ini bertujuan untuk menghubungkan wilayah terisolasi, dan  mempercepat distribusi barang dan jasa, serra mendorong pertumbuhan ekonomi warga.

Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini adalah bentuk komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah. Kami berharap jembatan ini nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam membuka akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan,” ujar Dandim.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan menjadi kunci utama keberhasilan proyek ini.

“Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga Kalurahan Gari yang turut berpartisipasi. Ini membuktikan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat masih sangat kuat,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu warga Dusun Gatak, Jumio,(59)  menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan ini sangat dinantikan oleh masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang sudah membantu membangun jembatan ini. Selama ini akses kami cukup sulit, terutama saat musim hujan. Dengan adanya jembatan ini, kami berharap kegiatan sehari hari kedua wilayah dapat berjalan lancar dan jauh lebih mudah” ungkapnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap IV ini diharapkan dapat segera rampung dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta membuka peluang ekonomi baru di Kabupaten Gunungkidul.

Dengan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, pembangunan ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.(Henry).

Perkuat Tata Kelola Pelayanan,Bupati Lantik Dewan Pengawas

0

RADAR NASIONAL,- (Sleman) – Bupati Sleman, Harda Kiswaya, secara resmi melantik Sukarmin sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Sembada Senin di Kantor PDAM Sleman Senin(4/5/2026)

Pelantikan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memperkuat tata kelola perusahaan daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan air minum kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Direktur Utama PDAM Tirta Sembada Bernadus Edy Nugroho, beserta jajaran.

Dalam sambutannya, Bupati Harda Kiswaya menegaskan bahwa Dewan Pengawas memiliki peran yang sangat penting dan strategis, tidak hanya dalam fungsi pengawasan, tetapi juga sebagai mitra strategs bagi Direksi dalam memastikan perusahaan berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik.

“Dengan adanya dewan pengawas ini harus betul-betul memberikan manfaat. Lakukan pengawasan secara konstruktif, berikan masukan yang solutif, serta dorong inovasi agar Perumda Air Minum Tirta Sembada mampu menjawab tantangan ke depan,” jelas Bupati

Terkait dilantiknya Sukarmin yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) dinilai tepat, mengingat kuatnya keterkaitan antara sektor infrastruktur dan pengelolaan air minum. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan dan pengembangan sistem penyediaan air minum yang lebih optimal.

“Kenapa Dinas PU, karena infrastruktur PDAM itu bergandengan dengan kegiatan PU. Sehingga kami harap hasilnya bisa semakin berkualitas,” jawab Harda.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi yang solid antara Dewan Pengawas, Direksi, dan seluruh jajaran perusahaan dalam menjaga kinerja perusahaan agar tetap profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Evaluasi harus terus dilakukan, tingkatkan juga kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sleman,” pungkasnya. Pelantikan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memperkuat tata kelola perusahaan daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan air minum kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Direktur Utama PDAM Tirta Sembada Bernadus Edy Nugroho, beserta jajaran.

Dalam sambutannya, Bupati Harda Kiswaya menegaskan bahwa Dewan Pengawas memiliki peran yang sangat penting dan strategis, tidak hanya dalam fungsi pengawasan, tetapi juga sebagai mitra strategs bagi Direksi dalam memastikan perusahaan berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik.

“Dengan adanya dewan pengawas ini harus betul-betul memberikan manfaat. Lakukan pengawasan secara konstruktif, berikan masukan yang solutif, serta dorong inovasi agar Perumda Air Minum Tirta Sembada mampu menjawab tantangan ke depan,” jelas Bupati

Terkait dilantiknya Sukarmin yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) dinilai tepat, mengingat kuatnya keterkaitan antara sektor infrastruktur dan pengelolaan air minum. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan dan pengembangan sistem penyediaan air minum yang lebih optimal.

“Kenapa Dinas PU, karena infrastruktur PDAM itu bergandengan dengan kegiatan PU. Sehingga kami harap hasilnya bisa semakin berkualitas,” jawab Harda.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi yang solid antara Dewan Pengawas, Direksi, dan seluruh jajaran perusahaan dalam menjaga kinerja perusahaan agar tetap profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Evaluasi harus terus dilakukan, tingkatkan juga kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sleman,” pungkasnya.(BS)

Hamas Desak Dunia,Tindak Kekerasan Israel Terhadap Aktivis Kemanusiaan

0

GAZA – Gerakan Hamas mengecam keras tindakan pasukan Israel terhadap para aktivis Armada Kebebasan Global yang mengalami penyiksaan dan kekerasan fisik sebelum dibebaskan. Hamas menilai tindakan tersebut sebagai bukti nyata meningkatnya pelanggaran dan kemerosotan moral yang dilakukan oleh otoritas pendudukan.

Dalam pernyataan resmi pada Sabtu, Hamas menyerukan kepada organisasi hak asasi manusia internasional untuk mendokumentasikan pelanggaran terhadap para aktivis tersebut sebagai langkah awal membawa kasus ini ke pengadilan internasional. Tujuannya adalah untuk menuntut pertanggungjawaban para pemimpin Israel atas tindakan yang dinilai melanggar hukum internasional.

Hamas juga menyampaikan apresiasi terhadap para aktivis internasional yang tetap berkomitmen menjalankan misi kemanusiaan meski menghadapi ancaman dan kekerasan.

Mereka menyerukan solidaritas global untuk terus mendukung rakyat Palestina dan mematahkan blokade Gaza.(*)

 

 

Bupati Sleman : Pembangunan Mapolda DIY Pelayanan Publik

0

RADAR NASIONAL,-(Sleman) – Pembangunan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) DI Yogyakarta di Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman resmi dimulai,  ditandai dengan groundbreaking dan peletakan batu pertama oleh Kapolri, Listyo Sigit Prabowo didampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono dan Penghageng Kawedanan Panitrapura, GKR Condrokirono  Minggu, (3/5/2026).

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, hadir dalam kesempatan tersebut dan menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sleman atas dimulainya pembangunan Mapolda DIY.

Menurutnya, kehadiran Mapolda DIY di wilayah Sleman merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kepolisian.

“Pembangunan Mapolda DIY ini mencerminkan komitmen negara dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, modern, dan terpercaya, sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Harda

Lebih lanjut, Harda menyampaikan bahwa pembangunan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kawasan Sleman bagian barat, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung dan menjaga kelancaran proses pembangunan.

“Mapolda DIY tidak hanya menjadi simbol institusi negara, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang memberikan rasa aman dan nyaman,” pungkas Harda

Sementara itu, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono menyampaikan bahwa pembangunan Mapolda DIY dilakukan sebagai upaya memenuhi standar kelayakan Mapolda tipe A, menggantikan fasilitas sebelumnya yang dinilai sudah tidak memadai.

Mapolda DIY yang baru akan dibangun di atas tanah Sultan Ground (SG) seluas 7,5 hektar, dengan dukungan anggaran sebesar Rp120 miliar dari APBN serta hibah pendopo dari Pemerintah Daerah DIY. Pembangunan ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026.

“Pembangunan direncanakan akan selesai pada akhir tahun 2026 dan saya berharap dengan fasilitas yang lebih baik dan modern dapat memudahkan akses masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian. Kegiatan ini juga menandai simbol komitmen Polri dan wujud sinergitas Polri dengan pemerintah,” kata Anggoro(*/R)

SMSI : Mendirikan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28

0

RADAR NASIONAL,- (Jakarta),-Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang beranggotakan sekitar 3000 perusahaan pers siber mengapresiasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang selama ini memberi kemudahan perusahaan pers untuk mengurus badan hukum.

Demikian ditegaskan oleh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus dalam keterangan pers menyambut Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day), Minggu, 3 Mei 2026 di Jakarta.

Hari Kebebasan Pers Sedunia, dirayakan setiap 3 Mei sejak dideklarasikan oleh Majelis Umum PBB tahun 1993.

PBB telah menetapkan Hari Kebebasan Pers Sedunia 3 Mei, menyusul inisiatif para wartawan Afrika yang berkumpul di Windhoek, Namibia 1991.

Pertemuan yang memperjuangkan kebebasan pers itu diselenggarakan oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) dan menetapkan 3 Mei sebagai Hari Kebebasan Pers Sedunia.

Hari ini, 3 Mei 2026, peringatakan Hari Kebebasan Pers Sedunia dipusatkan di Zambia. “Tidak berlebihan kalau hari ini kami meminta semua lapisan masyarakat, dan apatur negara turut mendukung kebebasan pers, mendukung hak asasi manusia dan sekaligus menghargai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang telah memberi legitimasi hukum pada perusahaan media,” kata Firdaus yang kini menjalani dua periode kepemimpinannya sebagai ketua umum SMSI.

“Untuk mempercepat kebebasan pers kami pikir tidak perlu legitimasi lain yang menyulitkan usaha pers, seperti verifikasi perusahaan pers oleh Dewan Pers. Cukup berbadan hukum seperti dijelaskan dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999,” tambah Firdaus.

Menurut Firdaus, untuk mengukuhkan kebebasan pers telah ditegaskan dalam pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan, “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.”

Kebebasan atau kemerdekaan pers selanjutnya ditetapkan melalui Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Dalam konsiderans UU tentang pers itu disebutkan, kemerdekaan pers diperlukan untuk menegakkan keadilan dan kebenaran, memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Kemerdekaan pers dalam UU Pers pada Bab II Pasal 2 disebutkan, “Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berdasarkan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum”.

Kemudian di bab yang sama pada pasal 4 ayat 1 dilanjutkan, “Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara”.

Dilanjutkan ayat 2 sebagai penegasan: “Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran.

Pada ayat 3 pasal yang sama ditegaskan lagi, “Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi”.

“Itulah kebebasan pers yang dikuatkan oleh undang-undang,” kata Firdaus. (*/R)

Kasrem 072/Pmk Hadiri Fune Bike HUT ke 80 POMAL

0

RADAR NASIONAL,-(Yogyakarta),- Memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Polisi Militer TNI Angkatan Laut (POMAL). mengadakan sepeda santai (Fun Bike) berlangsung di halaman parkir Stadion Mandala Krida, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Minggu (3/5/2026)

Kepala Staf Korem (Kasrem) 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama, S.Sos., M.Han., mewakili Danrem 072/Pamungkas menghadiri kegiatan Sepeda Santai .

Kegiatan Fun Bike mengusung tema “Dengan Jiwa Pengabdian dan Semangat Penegak Hukum yang Humanis, Polisi Militer Angkatan Laut Siap Mendukung TNI Angkatan Laut yang Adaptif, Profesional, dan Berdaya Saing Global.”diikuti 400 lebih peserta terdiri unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Danlanal Yogyakarta Kolonel Laut (P) Hendra Siregar, A.Md., M.Tr. Opsla., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga momentum untuk mengenang dan menghargai perjalanan panjang pengabdian POMAL selama 80 tahun dalam menjaga disiplin serta menegakkan hukum di lingkungan TNI Angkatan Laut.

Lebih lanjut Danlanal menyampaikan, melalui kegiatan Fun Bike ini diharapkan terjalin sinergitas dan silaturahmi yang semakin erat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Di samping itu, kegiatan ini juga menjadi sarana rekreasi sehat yang menghadirkan suasana kebersamaan, keakraban, dan semangat positif di tengah hangatnya pagi KotaYogyakarta.

Rute Fun Bike dimulai dari halaman parkir Stadion Mandala Krida, melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Yogyakarta, dan kembali finish di lokasi semula.

Selama dalam perjalanan berjalan lancar, tertib,masyarakat peserta nampak  antusias mengikuti kegiatan hingga  berakhir  finish di lokasi dengan tetap mengutamakan keselamatan serta tertib berlalu lintas. (*/xan)

Danrem Hadiri Peletakan Batu Pertama Mapolda DIY

0

RADAR NASIONAL,-(Sleman),-Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S. Sos.,M.Sc.,M.Han menghadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mapolda DIY di Jl. Bibis, Kal. Sidomulyo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Minggu (3/5/2036).

Puncak acara ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolri, didampingi Gubernur DIY, GKR Condrokirono, dan Kapolda DIY,Kapolri Jenderal Sigit juga menandatangani prasasti sebagai simbol dimulainya proyek pembangunan.

Dalam sambutannya, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K menyampaikan bahwa lahan pembangunan Mapolda DIY ini menempati area seluas 7,5 hektare yang berstatus Sultan Ground. Lahan ini merupakan hibah hak pakai dari Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat yang berlokasi di Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman.

“Mapolda DIY mengusung konsep pembangunan modern yang humanis, mengacu pada Pedoman Pembangunan Polri Tahun 2025. Gedung ini didesain tidak hanya untuk mendukung tugas kepolisian, tetapi juga menyediakan ruang pelayanan yang terbuka, nyaman, dan representatif bagi masyarakat”ujar Irjen Pol Anggoro

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menuturkan bahwa momentum ini adalah langkah strategis bagi misi Polri ke depan. Kita menyadari bahwa tantangan keamanan tidak lagi hanya bersifat konvensional yang mengandalkan kekokohan fisik sebagai penyangga ketertiban. Keamanan modern harus tumbuh secara lentur dan waskito (waspada/bijaksana), agar mampu membaca tanda-tanda zaman sebelum tantangan itu menjelma menjadi gangguan nyata.

Sri Sultan berharap Mapolda DIY menjelma sebagai pusat keamanan yang utuh dan memperkuat keamanan konvensional sekaligus tangguh menghadapi tantangan siber. Gedung ini dirancang bukan sekadar sebagai ruang kerja, melainkan sebagai arsitektur peradaban masa depan.

“Kehadiran kantor polisi sejatinya adalah representasi dari kehadiran negara di tengah ruang publik untuk menjamin rasa aman dan harmoni. Bangunan ini adalah simbol komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat, menjadi rumah bagi keadilan, dan menjadi benteng bagi kemanusiaan”ucapnya

Sementara itu, dalam sambutannya Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si. menegaskan bahwa pembangunan Mapolda DIY ini merupakan wujud kolaborasi nyata antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah DIY, dan Keraton Yogyakarta

“Gedung Mapolda DIY baru dirancang dengan konsep ramah dan terbuka, merujuk pada akar kata Polis (Kota/ruang bersama). Gedung bukan sekadar kemegahan fisik, melainkan simbol perubahan menuju Polri yang lebih modern, transparan, dan akuntabel” ujar Kapolri

Kapolri juga menekankan bahwa fasilitas baru harus dibarengi dengan perubahan mentalitas. Fasilitas modern wajib diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan dan kecepatan merespons keluhan masyarakat.

“Pembangunan dan pengabdian anggota Polri di wilayah ini harus berlandaskan semangat Memayu Hayuning Bawono dan memperindah keindahan dunia serta menjaga harmoni”pungkasnya

Turut hadir dalam acara diantaranya Aslog Kapolri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, Forkopimda DIY, Danlanal Yogyakarta, para Bupati dan Walikota se-Provinsi DIY, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan tamu undangan lainnya. (*/xan)

Ribuan Peserta Antusias Ikuti Event Heritage Walk

0

RADAR NASIONAL,- (Yogyakarta)– Ribuan pes erta dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam ajang Lari Jogja 10 kilometer, Fun Run 5 kilometer dan Heritage Walk 3 kilometer di Jalan Malioboro Kota Yogyakarta, Minggu (3/5/2026)

Dalam event tersebut juga diikuti Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bersama masyarakat.

Acara ini tidak hanya sekadar kompetisi lari, tetapi juga ajang wisata dan kegembiraan bersama bagi para pelari nasional.

Kegiatan dimulai Start pukul 05.30 WIB dipimpin langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan dihadiri  Ketua DPRD DIY Nuryadi, S.Pd., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil DIY KPH Yudanegara, Walikota Yogyakarta dr. H. Hasto Wardoyo, Dandim 0734 / Kota Yogyakarta Kolonel Inf Arif Setiyono, dan Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya berpesan agar seluruh peserta tetap hati-hati di jalan meskipun jalanan sudah disterilisasi, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama.

“Para peserta jangan terlena dengan suasana keramaian atau keindahan rute heritage sehingga mengabaikan kondisi fisik sendiri atau keamanan sekitar. Jaga faktor keamanan dan kesehatan dan fisik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama menempuh rute 10K, 5K, maupun 3K”ujar Sri Sultan.

Jajaran Korem 072/Pamungkas komitmen mendukung program-program yang berdampak positif terhadap sektor olahraga, perekonomian dan pariwisata serta dapat mengenalkan budaya dan ikon-ikon Daerah Istimewa Yogyakarta yang mempunyai nilai-nilai sejarah. (*/xan).

Kodim Gunungkidul Bersama Forkopimda,Peringati Hardiknas

0

RADAR NASIONAL,-(GUNUNGKIDUL) – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat kabupaten  Tahun 2026  berlangsungdi  di Alun-alun Pemda Wonosari, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul Sabtu (02/05/2026).

Kegiatan  mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”. Upacara diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Gunungkidul, Aparatur Sipil Negara (ASN), perwakilan guru, serta pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Gunungkidul.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan menyampaikan bahwa pendidikan merupakan pilar utama dalam mencetak generasi emas bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

“Pendidikan adalah tanggung jawab kolektif. Sesuai dengan tema tahun ini, ‘Partisipasi Semesta’ menegaskan bahwa TNI, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat harus bersinergi untuk menjamin akses pendidikan yang bermutu bagi setiap anak bangsa,” ujar Dandim.

Amanat dari Pembina Upacara yaitu, menekankan pentingnya transformasi pendidikan melalui semangat Merdeka Belajar untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif, Pemkab Gunungkidul berkomitmen terus meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan guna pemerataan kualitas di wilayah pelosok, Kodim 0730/Gunungkidul terus mendukung sektor pendidikan melalui program-program kewilayahan, seperti Babinsa Masuk Sekolah dan penguatan wawasan kebangsaan.

Hadir dalam kegiatan ini, Endah Subekti Kuntariningsih S.E., M.P. (Bupati Gunungkidul), Drs. Sri Suhartanta S.IP.,M.Si (Sekretaris Daerah Kab.Gunungkidul), Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan (Dandim 0730/Gunungkidul), Kapolres Gunungkidul (AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H.), Dr. Budhi Purwanto, S. H.,M.H(Kepala Kejaksaan Negeri Gunungkidul), Endang Sumiarni (Ketua DPRD Gunungkidul), Drs. Wahyu Nugroho,M.Si (Badan Kesbangpol Gunungkidul), Junita Pancawati, S.H.,M.H(Ketua PN Wonosari), PNS Guru dan Satu Atap, Guru/Korwil Seragam KORPRI, KOMPI IlI : PGRI dan Peserta Upacara.kUpacara berlangsung dengan khidmat dan di tutup dengan penyerahan penghargaan bagi siswa serta tenaga pendidik berprestasi di lingkungan Kabupaten Gunungkidul.

Dengan semangat Hardiknas, diharapkan kolaborasi lintas sektor semakin kuat demi mewujudkan masa depan pendidikan yang lebih cerah di Bumi Handayani.(Hen).

Pastikan Tepat Sasaran,TMMD Sengkuyung Kodim Gunungkdul Dikebut

0

RADAR NASIONAL,-Gunungkidul)– Hari libur rupanya bukan menjadi alasan bagi Satgas TNI Manunggal Membangun Desa Ke-128 Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 Kodim 0730/Gunungkidul untuk bersantai. Bertempat di Kalurahan Jatiayu, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Jum’at (01/5/2026).

Personel TNI bersama warga setempat justru terpantau semakin kompak bergotong-royong menyelesaikan target sasaran fisik. Semangat kemanunggalan ini di tunjukkan dengan progres pengerjaan infrastruktur yang terus berjalan meski di hari libur nasional.

Hal ini dilakukan demi memastikan seluruh program, baik pembangunan jalan maupun sarana umum lainnya, dapat selesai tepat waktu dan segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jatiayu.

“Bagi kami, pengabdian tidak mengenal tanggal merah. Semangat warga Jatiayu yang luar biasa menjadi energi tambahan bagi personel di lapangan untuk memberikan hasil terbaik bagi wilayah ini,” ujar salah satu perwakilan Satgas Kodim 0730/Gunungkidul.

Kerja keras kolektif ini membuktikan bahwa dedikasi TNI dalam membangun desa tidak pernah surut, demi terwujudnya akselerasi pembangunan dan kesejahteraan di pelosok Kabupaten Gunungkidul.(Hen).