Beranda blog

Deteksi dan Potensi Gangguan Keamanan ,Lapas Lakukan Razia Rutin

0

RADAR NASIONAL,-(Sleman )— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sleman terus berinovasi dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni penguatan pengawasan melalui razia kamar hunian secara rutin setiap hari sebagai bagian dari deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Pada Selasa, 28 April 2026, razia kamar hunian kembali dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan rutin yang digelar tiga kali dalam sehari, yakni setiap selesai pergantian shift regu jaga.

Kegiatan ini dilakukan secara acak terhadap kamar hunian warga binaan guna meningkatkan efektivitas pengawasan serta menghindari pola yang mudah diprediksi.

Sasaran razia meliputi barang terlarang, barang berlebihan, serta barang berbahaya yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di dalam lapas.

Selain itu, Lapas Sleman juga menerapkan sistem identifikasi kamar hunian berbasis QR code. Melalui sistem ini, data penghuni kamar hanya dapat diakses oleh petugas berwenang sehingga kerahasiaan informasi warga binaan tetap terjaga.

Lurah Condongcatur dan Direktur BUMKal Nyawiji Condongcatur Hadiri Talk Show Bumkal di DPRD

0

RADAR NASIONAL,-(Sleman),-Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji, S.IP, M.IP, bersama Direktur BUMKal Nyawiji Condongcatur, Kuwat, S.Pd, ST, menghadiri kegiatan Talk Show bertajuk “Ngobrol Bareng Bersama KPH. H. Yudanegara, Ph.D.” yang diselenggarakan di Pendopo DPRD Kabupaten Sleman, Rabu (29/4/2026)

Kegiatan ini mengusung tema “Kupas Tuntas Bumkal di Era KDMP: Siapkah Kalurahan?”, yang bertujuan memperkuat pemahaman dan kesiapan kalurahan dalam mengelola Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) secara profesional dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini diharapkan kalurahan, khususnya Condongcatur, semakin siap dalam mengoptimalkan peran Bumkal sebagai penggerak ekonomi masyarakat menuju kalurahan yang mandiri dan berdaya saing.(xan)

Wujud Komitmen Padukuhan Ramah Lansia,Kembali Sekolah Lansia Dibuka Secara Mandiri

0

RADAR NASIONAL,-(Sleman),-Sekolah Lansia Sekar Melati Padukuhan Ngropoh Condongcatur kembali membuka kegiatan pembelajaran secara mandiri bertempat di Balai Padukuhan Ngropoh Condongcatur Depok Sleman, Rabu (29/4/2026)

Pembukaan ini menjadi wujud komitmen masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program pemberdayaan lansia, meskipun program formal dari pemerintah tidak lagi dilaksanakan.

Sebelumnya, berdasarkan surat pemberitahuan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), program Sekolah Lansia jenjang S1/S2 tidak dilanjutkan. Namun demikian, semangat para pengurus dan masyarakat tidak surut untuk tetap menjalankan kegiatan pembelajaran bagi lansia.

Keputusan melanjutkan program ini diambil melalui rapat pengurus yang digelar pada 13 April 2026, melibatkan kepala sekolah lansia, kader, perwakilan lansia dari tiap RT, pendamping, serta pemerhati lansia di Padukuhan Ngropoh.

Dukuh Ngropoh, Nurdin Widodo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kembali digelarnya kegiatan tersebut. Ia menilai sekolah lansia memiliki manfaat besar dalam meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia.

Program ini sangat bermanfaat bagi para lansia, tidak hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan bertukar pikiran antar sesama lansia,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa tingginya antusiasme dan kehadiran peserta menjadi indikator kuat bahwa program ini masih sangat dibutuhkan. Hal tersebut sekaligus memperkuat identitas Padukuhan Ngropoh sebagai wilayah yang ramah terhadap lansia.

Meski saat ini berjalan secara mandiri, kegiatan Sekolah Lansia Sekar Melati tetap mendapat pendampingan dari Dinas P3AP2KB, sehingga pelaksanaannya tetap selaras dengan arahan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Pada tahun 2026, sekolah lansia ini direncanakan menggelar delapan kali pertemuan yang dilaksanakan setiap bulan. Materi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan lansia, dengan agenda wisuda di akhir tahun sebagai bentuk apresiasi kepada peserta.

Pembelajaran perdana hari ini diisi dengan materi kesehatan bertema Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) yang disampaikan oleh dr. Raninditya Damayanti, Sp.P, dokter spesialis paru dari RS Hermina.

Di akhir sambutannya, Nurdin Widodo menyampaikan harapan dan doa bagi seluruh lansia di Padukuhan Ngropoh.

Semoga para lansia selalu diberikan kesehatan, umur panjang yang berkah, serta rezeki yang melimpah, sehingga tetap dapat berperan aktif dalam berbagai kegiatan di masyarakat” tutupnya.

Dengan kembali aktifnya Sekolah Lansia Sekar Melati, diharapkan para lansia tetap produktif, sehat, dan bahagia, sekaligus menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam membangun lingkungan yang inklusif dan ramah lansia.(Ana)

Polresta Yogya Ungkap Kasus Kekerasan dan Praktik Kekerasan Dan Penelantaran Sosial

0

RADAR NASIONAL ( Jakarta).,-Kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak di Day Care Little Aresha,Pakel Baru,Umbulharjo Kota Yogyakarta, mengemuka setelah Satuan Reserse Kriminal Polresta Yogyakarta mengungkap dugaan praktik pengasuhan anak balita yang dinilai tidak sesuai standar.

Sebanyak 53 anak usia balita menjadi korban pengasuh oknum yayasan, dan 13 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang disebut berlangsung secara terstruktur.

Diduga anak balita korban kekerasan dan penelantaran terhadap anak di salah satu tempat penitipan anak di Wilayah Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Jumat, (24/4/2026)

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan yang diterima Kepolisian, yang kemudian ditindak lanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)

Satreskrim Polresta Yogyakarta melalui serangkaian penyelidikan dan penyidikan di lokasi kejadian.Petugas menemukan adanya dugaan perlakuan tidak layak terhadap anak-anak yang berada dalam pengasuhan Day Care litle di tempat tersebut. Ke 13 oknum diduga terlibat, baik dari unsur pengelola maupun pengasuh, telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka serta telah dilakukan penahanan. Selain itu, penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus yang sempat viral di medsos

Kasus ini ditangani berdasarkan ketentuan Undang-Undang Perlindungan Anak serta

peraturan perundang-undangan lain yang berlaku. Para tersangka dikenakan ancaman pidana penjara dan/atau denda sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.Polresta Kota  memastikan bahwa anak-anak yang menjadi korban telah mendapatkan penanganan dan pendampingan yang diperlukan, serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan perlindungan dan pemulihan kondisi korban secara optimal.

Pada kesempatan yang sama, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak turut hadir dan menyampaikan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap anak serta memastikan pemenuhan hak-hak korban, termasuk pendampingan psikologis dan langkah-langkah pemulihan lainnya.

Kepolisian bersama instansi terkait juga akan melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan dan pengelolaan tempat penitipan anak, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.

Polresta Yogyakarta mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih teliti dan berhati-hati dalam memilih tempat penitipan anak, serta memastikan legalitas dan standar pengasuhan yang diterapkan. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya indikasi kekerasan atau penelantaran terhadap anak.

Polresta Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk kekerasan terhadap anak serta memberikan perlindungan maksimal kepada korban sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (xan)

 

 

 

Gubernur DIY : Kalurahan Garda Terdepan ,Jaga Amanah Rakyat

0

RADAR NASIONAL,-(Yogyakarta) – Laku Sasmita Amrih Nirmala dalam rangka penguatan pengelolaan dana kalurahan/kelurahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi bertempat di Taman Budaya Embung, Giwangan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Selasa (28/4/2026).

Acara dihadiri Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kapolda DIY Irjen Pol. Anggoro Sukartono, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc

Wakil Kepala Kortas Tipikor Polri Brigjen Pol. Boro Windu Danandito, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI Dr. Ely Kusumastuti, serta jajaran Forkopimda DIY, para bupati/wali kota, kepala OPD, hingga lurah se-DIY.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas PMK2PS DIY KPH Yudanegara menyampaikan bahwa Laku Sasmita Amrih Nirmala mengandung makna pentingnya kepekaan, kehati-hatian, dan kewaspadaan dalam menjalankan amanah, khususnya dalam pengelolaan keuangan kalurahan. Dengan besarnya dana yang dikelola, dibutuhkan integritas serta komitmen yang kuat agar pengelolaan dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan terhindar dari penyimpangan.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan bahwa pemerintah harus menjadi penjaga amanah rakyat dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas. Kalurahan dan kelurahan sebagai garda terdepan pelayanan publik dituntut mampu mewujudkan tata kelola keuangan yang tertib, efisien, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Kepala Kortas Tipikor Polri Brigjen Pol. Boro Windu Danandito menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran publik yang tepat sasaran. Ia juga mengingatkan adanya potensi kerawanan tindak pidana korupsi, seperti penyalahgunaan wewenang, proyek fiktif, hingga pungutan liar. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus diperkuat melalui transparansi, tertib administrasi, serta partisipasi aktif masyarakat.

Deputi KPK RI Dr. Ely Kusumastuti menekankan bahwa penguatan tata kelola dana desa merupakan langkah strategis dalam menekan angka korupsi di tingkat desa. Ia mendorong optimalisasi pengawasan serta pemenuhan indikator Desa Antikorupsi guna mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan tata kelola keuangan kalurahan/kelurahan yang transparan, akuntabel, dan bebas korupsi. (*/R)

Rayakan HUT ke 110,Pemkab Sleman Uji Emisi 1.000 Kendaraan di Denggung

0

RADAR NASIONAL, -(Sleman) – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar uji emisi kendaraan bermotor di Parkir Utara Lapangan Denggung mulai Selasa (28/04/2026)

Uji emisi ini berlangsung  dua hari 28 sd 29 April 2026 merapakan rangkaian  peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-110. Tujuannya adalah untuk mengurangi polusi udara dari sektor transportasi.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Sugeng Riyanta, menjelaskan bahwa acara ini menyasar kendaraan dinas milik pemerintah, kendaraan umum, dan pribadi. Hari pertama pengujian difokuskan pada kendaraan operasional pemerintah. Hari kedua, pengujian dibuka untuk masyarakat umum.

Sugeng Riyanta mengatakan bahwa targetnya adalah 1.000 kendaraan yang mengikuti uji emisi, dengan rincian 250 kendaraan dinas dan 750 kendaraan pribadi maupun umum.

Langkah ini diambil karena sektor transportasi masih menjadi salah satu penyebab terbesar pencemaran udara di perkotaan. Dengan uji emisi ini, pemerintah dapat memantau apakah kendaraan yang beroperasi di Sleman masih memenuhi standar emisi.

“Kami ingin memastikan indeks kualitas udara di Sleman tetap baik. Sekarang, indeks kualitas udara kita adalah 83 dari target awal 71. Ini positif, tapi kita harus terus melakukan pengendalian melalui uji emisi seperti ini agar lingkungan tetap sehat,” kata Sugeng Riyanta.

Dalam uji emisi ini DLH Sleman bekerja sama dengan Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Jawa Kementerian Lingkungan Hidup dan Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta. Mereka menyediakan personel, alat, dan unit uji emisi khusus bensin dan diesel. Selain itu, DLH juga menyediakan ruang konsultasi bagi pemilik kendaraan yang hasil emisinya belum memenuhi standar.

Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto, mendukung acara ini sebagai instrumen edukasi bagi pengendara untuk merawat kendaraan mereka. Menurutnya, kesadaran pemilik kendaraan adalah kunci utama dalam mewujudkan indeks lingkungan hidup yang berkualitas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak hanya tertib lalu lintas, tapi juga tertib dalam merawat mesin kendaraannya. Jika emisi kendaraan kita memenuhi standar, artinya kita telah berkontribusi dalam menjaga udara Sleman tetap bersih,” tutur Susmiarto.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan data dasar yang akurat untuk evaluasi kebijakan pengendalian pencemaran udara di masa depan. Dengan partisipasi aktif dari masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sleman optimistis target peningkatan kualitas udara dapat tercapai secara berkelanjutan.(Ang)

Asah Ketrampilan Prajurit,Korem 072/Pamungkas Gelar Latihan Menembak

0

RADAR NASIONAL,- (Kulon Progo)– Dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan dasar prajurit, Korem 072/Pamungkas menggelar Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbak Jatri) Semester I Tahun Anggaran 2026 bertempat di Lapangan Tembak Korem 072/Pamungkas, Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, Selasa (28/4/2026).

Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Korem 072/Pamungkas, Mayor Inf Rizki Sudarmanto selaku Komandan Latihan (Danlat), menyampaikan bahwa latihan menembak ini dilaksanakan secara periodik setiap semester sebagai upaya mengasah, memelihara, dan meningkatkan kemampuan prajurit dalam menggunakan senjata ringan.

Sebelum pelaksanaan latihan, dilakukan pengecekan personel dan materiil guna memastikan seluruh peserta memahami prosedur serta tata tertib yang berlaku. Selain itu, seluruh perlengkapan yang digunakan juga dipastikan dalam kondisi siap pakai. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan secara tertib, aman, dan lancar.

“Saya harapkan seluruh personel yang mengikuti latihan menembak ini dapat melaksanakan dengan sungguh-sungguh dan optimal, sehingga target nilai yang telah ditentukan dapat tercapai dengan baik,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, prajurit Korem 072/Pamungkas melaksanakan materi menembak menggunakan senjata laras panjang dengan jarak 100 meter, serta senjata laras pendek dengan jarak 15 meter. (xan)

Tingkatkan Disiplin Siswa,Koramil 12 Paliyan Latih PBB Siswa SMKN 1

0

RADAR NASIONAL,-(Gunungkidul) – Dalam rangka membentuk karakter dan kedisiplinan generasi muda, sejumlah personel dari Koramil 12/Paliyan Kodim 0730/Gunungkidul memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) serta Tata Upacara Sekolah (TUS) kepada siswa-siswi SMKN 1 Saptosari. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Kalurahan Kepek, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul. Senin(27/4/2026)

Latihan ini bertujuan untuk menanamkan jiwa patriotisme, rasa tanggung jawab, serta kekompakan di kalangan pelajar sejak dini. Materi yang diberikan meliputi gerakan dasar di tempat, gerakan berjalan, hingga tata cara pelaksanaan upacara bendera yang benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Para personel Koramil 12/Paliyan tampak memberikan instruksi dengan cermat, memastikan setiap gerakan diikuti dengan semangat oleh para siswa. Selain aspek fisik, pelatihan ini juga menekankan pada kedisiplinan mental agar para siswa memiliki sikap yang tegap dan tangkas dalam menjalani aktivitas di sekolah maupun di luar sekolah.

Pihak sekolah SMKN 1 Saptosari mengapresiasi kehadiran anggota TNI dalam membina para siswanya. Diharapkan melalui pelatihan rutin seperti ini, kualitas kedisiplinan dan semangat kebersamaan di lingkungan sekolah dapat terus meningkat, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari seluruh peserta didik yang hadir di lapangan.

Turut hadir dalam kegiatan, Personil Koramil 12 Paliyan berjumlah 6 orang, Guru pendamping SMKN 1 Saptosari dan Siswa-siswi SMKN 1 Saptosari kelas 10 dan 11 berjumlah 650 orang.(Hen).

Tak Cukup Urus Sampah,Greenpress Desak Menteri LH Baru,Benahi Krisis Lingkungan

0

RADAR NASIONAL,(Jakarta),-Greenpress Indonesia menyampaikan apresiasi atas pelantikan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pergantian ini dinilai sebagai momentum penting untuk memperkuat arah kebijakan lingkungan Indonesia di tengah tekanan krisis ekologis yang kian kompleks. Greenpress menegaskan bahwa krisis lingkungan hidup saat ini tidak hanya berdampak pada kualitas ekosistem, tetapi juga telah memicu meningkatnya bencana di berbagai wilayah Indonesia.

Data kebencanaan menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Dalam beberapa tahun terakhir, kejadian bencana seperti banjir, longsor, kebakaran hutan dan lahan, serta kekeringan terus meningkat—yang sebagian besar berkaitan erat dengan degradasi lingkungan dan perubahan iklim. Kondisi ini memperlihatkan bahwa krisis lingkungan telah bertransformasi menjadi krisis kemanusiaan yang nyata.

Sekretaris Jenderal Greenpress Indonesia, Marwan Aziz, menegaskan bahwa persoalan lingkungan hidup tidak bisa lagi ditangani secara parsial.

“Kami berharap Menteri Lingkungan Hidup yang baru tidak hanya fokus pada isu persampahan seperti selama ini menjadi perhatian utama. Bahkan kami mendapat informasi, sebagian besar tim di KLH lebih banyak diarahkan untuk menangani sampah. Dengan latar belakang beliau sebagai aktivis, kami berharap Jumhur Hidayat mampu melihat persoalan lingkungan secara utuh dan menyeluruh,” ujar Marwan di Jakarta (28/4/2026).

Menurutnya, isu lingkungan hidup di Indonesia mencakup spektrum luas yang saling terkait, mulai dari krisis iklim, kerusakan hutan, pencemaran udara, degradasi ekosistem laut, hingga persoalan tambang dan hilangnya keanekaragaman hayati.

“Lingkungan bukan hanya soal sampah. Ini tentang masa depan ekosistem kita—hutan, laut, udara, dan kehidupan manusia di dalamnya. Kebijakan ke depan harus terintegrasi dan tidak sektoral. Apalagi saat ini Indonesia, termasuk Jakarta, tengah menghadapi dampak krisis iklim yang semakin nyata, seperti suhu panas ekstrem hingga peningkatan risiko bencana hidrometeorologi,” tambahnya.

Greenpress Indonesia memandang bahwa hadirnya kepemimpinan baru di Kementerian Lingkungan Hidup harus menjadi titik balik dalam memperkuat tata kelola lingkungan yang berkeadilan, transparan, dan berkelanjutan.

“Dengan tantangan global seperti perubahan iklim dan tekanan pembangunan nasional, kepemimpinan baru ini dituntut menghadirkan kebijakan yang tidak hanya responsif, tetapi juga transformatif—mampu menekan risiko bencana sekaligus memulihkan kualitas lingkungan hidup secara menyeluruh,” tutup Marwan.

Tentang Greenpress Indonesia

Greenpress Indonesia merupakan jaringan media dan advokasi lingkungan yang berdiri sejak 3 Oktober 2004 yang berfokus pada isu keberlanjutan, keadilan ekologis, dan keterlibatan publik dalam menjaga masa depan bumi Indonesia.(xan)

Permohonan Maaf,Perjalanan KA Dari dan Tujuan Dibatalkan,Daop 6 Belasungkawa KA

0

RADAR NASIONAL,- (Yogya) -KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang KA yang perjalanannya dibatalkan selama masih berlangsungnya evakuasi KA di Bekasi Timur, Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan Feni Novida Saragih, Manager Humas Daop 6 Yogyakarta

Menurutnya, melalui rilisnya KAI terus berupaya melakukan penanganan di lokasi agar jalur dan perjalanan KA dapat segera normal kembali. Untuk menjamin keselamatan perjalanan KA dan para penumpang, KAI melakukan rekayasa pola operasi termasuk melalui pembatalan perjalanan KA karena kelambatan yang tinggi. KAI Daop 6 Yogyakarta.

“KAI Daop 6 menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Kami telah mengirimkan SMS/WA blast pemberitahuan perihal pembatalan perjalanan KA terdampak tersebut. Para penumpang KA terdampak akan mendapatkan layanan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku, termasuk pengembalian bea 100% di luar bea pesan bagi KA yang perjalanannya dibatalkan oleh KAI,” ujar Feni

Daftar KA Dari dan Tujuan Daop 6 Yang dibatalka (data per pukul 06.00):