Beranda blog

Pimpin Silatnas MUI 1447 H, Ustadz Zaitun Rasmin Serukan, Ukhuwah

0

RADAR NASIONAL,-(JAKARTA) – Silaturrahmi Nasional (Silatnas) Ormas Islam dan Halalbihalal Idulfitri 1447 H sukses digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (15/4/2026) malam.

Pimpin pelaksanaan Silatnas, Ketua MUI Bidang Ukhuwah, Ustaz Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., MA menyerukan agar momentum Silatnas bisa dijadikan wadah strategis untuk memperkuat barisan ukhuwah umat Islam dalam skala nasional dan global.

“Silaturahmi nasional ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah bentuk komitmen MUI dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah. Bahkan, persatuan antara umat dan pemerintahnya. Kritik boleh, tapi harus dalam bingkai ukhuwah,” tegasnya.

Tak hanya itu, Silatnas bertema “Bersatu dalam Ukhuwah untuk Keadilan dan Perdamaian Dunia” ini juga menyoroti tentang kondisi geopolitik dunia.

Oleh karenanya Ustaz Zaitun menyerukan pentingnya persatuan sebagai jawaban atas meningkatnya kezhaliman, terutama yang menimpa umat Islam di Gaza dan berbagai wilayah konflik lainnya.

“Genosida di Gaza sudah berlangsung lebih dari dua tahun. Tema yang kami angkat hari ini bukan retorika, melainkan respons strategis terhadap ancaman konflik global yang terus meluas. Kita harus bersatu dalam keadilan untuk melawan kezhaliman,” paparnya.

Menurutnya, persatuan sejati harus berakar pada tiga pilar utama: ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sesama anak bangsa), dan ukhuwah basyariyah (persaudaraan sesama manusia).

Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi antara ulama dan umara (pemerintah) adalah fondasi kunci menuju masyarakat yang adil dan damai.

Ditempat yang sama dalam pidatonya, Ketua Umum MUI, KH. Anwar Iskandar, menekankan urgensi nilai-nilai kemanusiaan.

“Tidak ada yang lebih penting hari ini selain persatuan, keadilan, dan perdamaian. Mari kembali kepada tujuan penciptaan manusia. Lita’aarafuu, saling mengenal, bukan saling membunuh. Musuh kita hanya satu, yakni kezhaliman,” katanya.

Senada dengan itu, Menteri Agama RI, Prof. KH. Nasaruddin Umar, menyoroti peran strategis ormas keagamaan dalam membangun bangsa.

“Ormas Islam bukan hanya berkiprah dalam dakwah, tapi juga pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi. Ini adalah bagian dari arsitektur besar pembangunan bangsa. Di tengah dinamika global, MUI hadir sebagai penuntun arah umat,” tutur Nasaruddin Umar.

Menag menegaskan, Silatnas tersebut menjadi penegasan posisi MUI sebagai rumah besar umat Islam, sekaligus rujukan moral bangsa dalam merawat persatuan dan menegakkan keadilan di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Acara yang dihadiri sekira seribuan tokoh ormas Islam, pejabat tinggi negara dan para perwakilan duta besar negara sahabat ini turut diisi dengan pembacaan dan penyerahan 10 Taujihat MUI dan Ormas-Ormas Pendiri MUI, yang memuat seruan bersama atas situasi internasional, termasuk desakan agar agresi militer oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran segera dihentikan, serta dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina.
(Uzr)

Pastikan Kamtibmas tetap Aman dan Kondusif,Jaga Warga Tingkatkan Kewaspadaan Jaga Lingkungan

0

RADAR NASIONAL -(Wates), Kulon Progo – GUNA menjaga Kamtibmas jaga warga melaksanakan Kamtibmas di wilayah RW 14 Dipan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, pada malam hari mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif serta meningkatkan kewaspadaan warga terhadap potensi gangguan lingkungan.

Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik wilayah pemukiman serta melakukan dialog langsung dengan warga guna menyerap informasi dan aspirasi masyarakat terkait kondisi keamanan lingkungan.

Ketua Jaga Warga, Juni Pristiwanto, dalam keterangannya mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga agar selalu waspada, meningkatkan ronda malam, serta segera melaporkan apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RW 14, Suwoto, juga menekankan pentingnya sinergi antarwarga dalam menjaga keamanan. “Kegiatan jaga warga ini merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian kita semua. Dengan komunikasi yang baik dan kekompakan warga, situasi kamtibmas dapat tetap terjaga dengan aman dan kondusif,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan patroli tersebut, petugas juga menerima laporan dari warga terkait adanya kejadian longsor di saluran irigasi yang berada di wilayah RT 03, tepatnya di perbatasan dengan Wonosidi Lor. Longsor tersebut menyebabkan amblasnya penutup selokan dengan lebar sekitar 3,5 meter dan kedalaman kurang lebih 2,5 meter. Saluran tersebut juga berfungsi sebagai akses jalan alternatif menuju tiga rumah warga.

Akibat kejadian tersebut, akses kendaraan roda empat tidak dapat melintas, sehingga warga yang memiliki kendaraan roda empat terpaksa menyewa lahan milik warga lain untuk parkir sementara.

Ketua RT 03 Aris Prilatna menyampaikan bahwa dampak longsor cukup serius, bahkan mengancam salah satu rumah warga. “Akibat longsornya pondasi irigasi, terdapat satu rumah warga yang saat ini kondisi pondasinya menggantung dan cukup membahayakan. Kami sangat berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten untuk segera melakukan penanganan,” jelasnya.

Kegiatan patroli Kamtibmas ini diharapkan tidak hanya menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana deteksi dini terhadap berbagai potensi permasalahan di masyarakat, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.(*/R)

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Wisuda Sarjana Terapan Pertahanan AAU Paja 2025

0

RADAR NASIONAL,'(Yogyakarta )– Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., menghadiri Wisuda Sarjana Terapan Pertahanan Akademi Angkatan Udara (AAU) Paja 2025 (W-2022),  di Gedung Sabang Merauke AAU, Sendangtirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan wisuda tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., serta dihadiri Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Wibowo, Dankodiklatau Marsdya TNI Dr. T.B.H. Age W., Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para wisudawan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan Sarjana Terapan Pertahanan. Ia menegaskan bahwa proses pendidikan yang telah dilalui merupakan fondasi penting dalam membentuk perwira TNI Angkatan Udara yang memiliki kematangan mental, kecerdasan intelektual, serta kesiapan fisik yang optimal.

Lebih lanjut, Kasau menekankan bahwa momentum wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian sebagai perwira TNI AU. Para lulusan dituntut mampu menjawab tantangan dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang, seiring dengan kemajuan teknologi dan perubahan karakter peperangan modern.

“Kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penentu keunggulan kekuatan udara. Oleh karena itu, para perwira diharapkan senantiasa mengembangkan wawasan, menjaga integritas, serta mampu berpikir dan bertindak secara tepat dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Kasau.

Pada kesempatan tersebut, Kasau juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan keluarga atas dukungan yang telah diberikan, serta kepada seluruh tenaga pendidik AAU yang telah membentuk para perwira muda menjadi generasi penerus TNI Angkatan Udara yang profesional dan siap menghadapi tantangan pertahanan udara di masa depan.(BS)

Pererat tali silaturahmi ,Paguyuban Kaur Pangripta Sleman Gelar Syawalan  

0

RADAR NASIONAL, -(Sleman) GUNA mempererat tali silaturahmi antar anggota Paguyuban Kaur Pangripta Kabupaten Sleman menggelar Syawalan dan Halal Bi Halal di Secluded By Karma Resto, Karangmloko Sariharjo Ngaglik Sleman, Rabu,(15/4/2026)

Dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan serta kehangatan mereka membaur dalam Syawalan yang digelar rutin pasca Idul Fitri.

Sebanyak 86 Kalurahan di Kabupaten Sleman hadir dalam momen syawal, turut hadir pula para mantan Kaur Pangripta, baik yang telah purna tugas maupun yang telah mutasi ke jabatanain di lingkungan pemerintaha kalurahannya masing-masing.

Ketua Paguyuban Kaur Pangripta Sleman, Yuni Cahyana, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan tersebut ditengah kesibukannya. Ia menekankan bahwa momentum Syawalan ini menjadi sarana penting untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat solidaritas antar anggota

“Melalui kegiatan ini, kami berharap Paguyuban Kaur Pangripta semakin kompak, guyub rukun, dan nyawiji dalam mengemban tugas di masing-masing kalurahan,”

Lebih lanjut Yuni Cahyana menyampaikan, Paguyuban Kaur Pangripta merupakan wadah koordinasi para kepala urusan perencanaan dari seluruh kalurahan di Sleman.

Menurutnya,,Kaur Pangripta memiliki posisi strategis memastikan sebuah perencanaan yang dimulai dari bawah _(button-up)_, yang menjadi katalisator semangat gotong royong dan keadilan sosial dimasyarakat disamping.

“Kaur Pangripta juga mempunyai peran penting dalam penyusunan dokumen seperti RPJMKal, RKP-Kal dan APBKal, paguyuban ini diharapkan menjadi ruang produktif untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat kapasitas demi mendukung pembangunan Kalurahan di Sleman yang berkualitas dan berkeadilan” ungkapnya

Ditambahkan,dalam waktu dekat program dimasing masing Kalurahan adalah menyelesaikan Siklus Tahunan terkait RPJMKal Tambahan 2 Tahun Masa Jabatan Lurah.

Kegiatan Syawalan ini juga diis^i dengan sesi perkenalan anggota baru dari Kalurahan Sidomoyo dan Kalurahan Umbulmartani. Selain itu, terdapat pula momen pamitan dari anggota yang telah mutasi jabatan, di antaranya dari Kalurahan Umbulmartani dan Kalurahan Margodadi, Kapanewon Sayegan.

Suasana keakraban dan kekeluargaan begitu terasa sepanjang acara, mencerminkan semangat kebersamaan yang terus dijaga oleh Paguyuban Kaur Pangripta Kabupaten Sleman. Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi dan komunikasi antar anggota semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan kalurahan yang lebih baik.nS)

Pererat Sinergi dan Kolaborasi  , Danrem 072 Mewakili  Pangdam IV/Dip.Hadiri Malam Ramah Tamah KPPD 2026

0

RADAR NASIONAL,-(Magelang )– Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., menghadiri Malam Ramah Tamah dalam rangkaian Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia Tahun 2026, yang digelar di Ksatrian Akademi Militer, Kota Magelang, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sudirman, Tenda Glamping Borobudur International Golf tersebut diikuti sekitar 650 peserta dari seluruh Indonesia, terdiri dari pimpinan DPRD provinsi maupun kabupaten/kota.

Danrem 072/Pamungkas hadir mewakili Pangdam IV/Diponegoro sebagai bentuk dukungan TNI AD terhadap peningkatan kapasitas kepemimpinan daerah melalui program strategis Lemhannas RI.

Malam ramah tamah ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi nonformal antar pimpinan DPRD dari berbagai daerah. Interaksi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat sinergi serta kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.

Dalam sambutannya, Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB Ace Hasan Syadzily, M.Si., menegaskan bahwa KPPD merupakan bagian dari upaya mencetak pemimpin nasional yang memiliki wawasan kebangsaan, integritas, serta semangat persatuan. Para peserta juga diharapkan mampu mengesampingkan perbedaan dan menyatukan langkah demi kepentingan bangsa.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn.) Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.A., menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai mitra strategis dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun jejaring kerja yang kuat antar pimpinan daerah guna mendukung terciptanya pemerintahan yang efektif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Utama Lemhannas RI Komjen Pol. Drs. Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak, M.Si., Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, S.E., serta sejumlah pejabat TNI-Polri dan kepala daerah. (*/R)

Syawalan dan Pengukuhan PRM UGM,Membangun Peradaban Berakar Nilai nilai Keislaman,Keilmuan 

0

RADAR NASIONAL,-(Sleman),-Peradaban dan penyebaran nilai rahmatan lil alamin mensyaratkan adanya semangat ta ‘awun yang autentik dan berkelanjutan. Muhammadiyah harus hadir sebagai rumah besar yang tidak hanya mengayomi ,tetapi juga menggerakkan pencerdasan kehidupan umat secara sistematik.

Hal demikian disampaikan Ketua PP Muhammadiyah,Prof.Dr.Haedar Nashir,M.Si dalam sumbutan arahan dan Syawalan dan pengukuhan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) UGM dengan tema : Pengembangan Dakwah dan Syiar Perserikatan Muhammadiyah di Perguruan Tinggi periode 2022-2027 di University Club Hotel UGM Bulaksumur,Yogyakarta Selasa 21 Syawwal 1447 H /Selasa (14/4/2026)

Hadir dalam acara tersebut PRM-PRA se Kapanewon Depok,PCM,PDM dan sejumlah undangan lainnya.Pengukuhan PRM UGM merupakan yang ke 10 ,sedangkan dalam waktu dekat. PRM Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)juga akan dilantik PRM UNY yang kesebelas

Menurutnya ,tradisi membaca dalam Muhammadiyah tidak boleh direduksi sebatas aktivitas literasi teknis,melainkan harus dipahami sebagai proses epistemologis yang komprehensif meliputi bernalar,mengkaji hingga mengekplorasi ayat ayat kauniyah sebagai basis pengembangan peradaban panjang yang berakar pada iman dan taqwa.

“PRM UGM diharapkan mampu mengambil peran sebagai kekuatan alternatif yang tidak hanya memperkuat jangkauan dakwah. Tetapi juga menghadirkan ruang² pencerahan yang mendorong kedewasaan berpikir dan bersikap ” ujarnya.

Pengukuhan PRM bukan sekadar pembentukan struktur organisasi melainkan representasi dari upaya sistematis Muhammadiyah Dalam membangun peradaban alternatif yang berakar pada nilai nilai-nilai keislaman, keilmuan dab dan kemanusiaan di tengah landskap sosial yang terus berubah.

Sementara itu Ketua PRM UGM,Prof.Ir.Panjono,S.Pt.,Ph.D dalam sambutan mengatakan urgensi partisipasi kolektif seluruh elemen untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas gerakan Ranting, PRM bukan sekedar struktur formal tetapi sebagai pusat produksi gagasan pengembangan khazanah keilmuan sera agen transformasi sosial berdampak luas bagi kemanusiaan.

Sedangkan Rektor dalam arah yang diwakilkan,mengatakandalam arahan singkat, PRM diharapkan mampu menjadi. Mitra strategis dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, inklusif dan berorientasi pada kemaslahatan publik.

Syawalan dan pengukuhan dimeriahkan penampilan pencak silat Tapak Suci putra Muhammadiyah dan dipungkasi dengan sesi foto bersama dalam momen bersejarah PRM di Perguruan Tinggi.(*/R)

 

Tingkatan Integritas ASN dan Kepercayaan Publik, Pemkab Sleman Adakan Sosialisasi Tipikor dan Konflikh Kepentingan

0

RADAR NASIONAL,-(Sleman),-Pemkab Sleman berkomitmen menjaga integritas dan kepercayaan publik dengan mengadakan kegiatan sosialisasi tindak pidana korupsi dan penanganan konflik kepentingan di Ruang Rapat Sembada Setda Kabupaten Sleman. Rabu (15/4/2026)

Kegiatan yang diadakan oleh Inspektorat Kabupaten Sleman ini diikuti oleh pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Sleman. Hadir pula Bupati Sleman, Harda Kiswaya.

Harda berharap dengan adanya kegiatan ini seluruh pejabat dan ASN di Kabupaten Sleman dapat memahami berbagai bentuk tindak pidana korupsi, bentuk-bentuk konflik kepentingan, serta bagaimana cara mencegahnya.

“Harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret di masing-masing instansi. Bangun sistem pengendalian internal yang kuat, lakukan monitoring secara berkala, dan ciptakan lingkungan kerja yang bersih dan berintegritas,” kata Harda.

Ia berharap penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Sleman berjalan penuh integritas, bersih dari korupsi dan konflik kepentingan. Menurutnya kepercayaan publik adalah aset terbesar pemerintah yang harus selalu dijaga bersama-sama.

Inspektur Kabupaten Sleman, Anton Sujarwa, menyebut kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Sleman guna mewujudkan pemerintahan yang berintegritas. Diharapkan para pimpinan OPD dapat menyampaikan arahan tersebut, sekaligus dapat menjadi teladan bagi jajarannya di instansi masing-masing.

“Harapan kami tidak berhenti sampai di situ. Harapan kami nanti dapat ditularkan ke seluruh perangkat daerah,” ujarnya.(BS)

Pastikan Program Penanggulangan Kemiskinan Berjalan Optimal, Pemkab Sleman Selenggarakan Orientasi TPK Kalurahan 

0

RADAR NASIONAL, (Sleman)- Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sleman melaksanakan orientasi Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK) Kalurahan dan Padukuhan di wilayah Kalurahan Wedomartani Ngemplak, Rabu (15/4).

Pelaksanaan orientasi ini dimaksudkan untuk memastikan program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan dilaksanakan secara optimal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sleman.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa sekaligus Ketua TKPK Kabupaten Sleman mengatakan agenda ini (orientasi TPK) menjadi proses reflektif dalam menilai sejauh mana langkah dan kebijakan yang telah dijalankan dapat menyentuh dan menyelesaikan masalah mendasar masyarakat yaitu kemiskinan ditingkat padukuhan dan kalurahan.

Penilaian ini dilakukan dengan diskusi secara langsung TKPK Kabupaten Sleman dengan TPK Kalurahan dan Padukuhan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi TPK Kalurahan dan Padukuhan di lapangan.

“Orientasi TPK ini harus dimaknai sebagai langkah awal untuk membangun pemahaman yang sama, bahwa tugas kita bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi memastikan terjadinya perubahan yang berkelanjutan,” jelas Danang.

Ia menekankan pentingnya kepekaan TPK dalam membaca kondisi riil di lapangan secara objektif. Hal tersebut perlu didukung dengan data akurat, sasaran yang tepat, dan intervensi yang sesuai kebutuhan masyarakat.

“Di sinilah pentingnya pendekatan berbasis data dan partisipasi masyarakat. Libatkan warga, dengarkan aspirasi mereka, dan jadikan mereka subjek dalam pembangunan, bukan sekadar objek,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Danang juga mengingatkan pentingnya kolaborasi dan sinergi. Menurutnya dengan kolaborasi yang kuat, maka program penanggulangan kemiskinan akan lebih efektif dan berkelanjutan.(San)

Pererat Silaturahmi Pasca Lebaran, Babinsa Siraman Hadiri Pengajian dan Syawalan Pemerintah Kalurahan. 

0

RADAR NASIONAL,-(Gunungkidil)– Dalam rangka memperkuat sinergitas antara TNI dan aparat pemerintah di tingkat desa, Babinsa Koramil 01/Wonosari Kodim 0730/Gunungkidul, Serda Sumardiyono, menghadiri acara Pengajian dan Syawalan yang di selenggarakan oleh Pemerintah Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (15/04/2026).

Acara yang berlangsung khidmat di balai kalurahan Siraman ini menjadi momentum penting untuk saling memaafkan sekaligus meningkatkan tali silaturahmi antara instansi pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga binaan setelah merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Dalam kesempatan tersebut, Serda Sumardiyono menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan kemasyarakatan seperti ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Selain untuk meningkatkan keimanan melalui pengajian, momen Syawalan ini sangat efektif untuk mempererat komunikasi sosial. Kami berharap keharmonisan antara perangkat desa dan masyarakat terus terjaga demi kondusivitas wilayah Siraman,” ujar Serda Sumardiyono.

Poin Utama dalam kegiatan ini adalah Meningkatkan koordinasi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan jajaran Pemerintah Kalurahan Siraman, Mengikuti siraman rohani guna meningkatkan etos kerja dan moralitas perangkat desa dan Memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif di masa libur Lebaran dan sesudahnya.

Lurah Siraman dalam sambutannya turut mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu aktif mengawal setiap kegiatan di wilayahnya. Beliau berharap kerjasama yang sudah terjalin baik selama ini dapat terus ditingkatkan dalam berbagai program pembangunan maupun sosial di Kalurahan Siraman.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, diakhiri dengan ramah tamah serta saling berjabat tangan sebagai simbol pembersihan diri dan penguatan persaudaraan di lingkungan Pemerintah Kalurahan Siraman.(Hen).

Meneladani Sosok Kepemimpinan Bapak Pramuka Indonesia” Sri Sultan HB IX” 

0

RADAR.NASIONAL,-(Yogyakarta).Dasa Darma merupakan kode kehormatan yang bertujuan membentuk kepribadian yang luhur, mandiri, dan berguna bagi masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Kak Prijo Mustika,terkait masih dalam suasana memperingati hari Bapak Pramuka yang beberapa hari diperingati.

“Kak Sri Sultan Hamengku Buwono IX adalah sosok suri tauladan bagi kita semua,dari pemikiran yang cerdas dan bersahaja,sosok Kak Sri Sultan HB IX kesepuluh 10 darma Pramuka benar benar ada didalamnya,artinya dasa darma itu ada dalam diri beliau secara total “ungkapnya.

Menurutnya, seperti di contohkan keteladanan kak Sultan dari kesepuluh darma adalah, Darma kesatu : Kak Sultan sebagai Raja Kasultanan Yogyakarta sebagai Sayyidina Panatagama, yakni Pemimpin Agama. Darma kelima, kak Sultan menolong bakul beras tidak mau menerima upah dari bakulnya.(dibayar)

Darma kesepuluh, kak Sultan sedikit bicara tapi banyak kerja dan karyanya, seperti semboyan dari kraton Yogyakarta yakni, nyawiji, greget, sengguh ora mingkuh, artinya dalam berperilaku seorang pemimpin harus fokus menyatu dalam mencapai tujuan, selalu semangat dan tidak boleh ingkar dalam janjinya.

Keteladan Kak Sultan perlu dicamkan dan diterapkan dalam kehidupan kalangan Pramuka.

.Berikut Dasa Dharma Pramuka selengkapnya sbb:

1.Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.3. Patriot yang sopan dan kesatria.4. Patuh dan suka bermusyawarah.5. Rela menolong dan tabah.6. Rajin, terampil, dan gembira.7. Hemat, cermat, dan bersahaja.8. Disiplin, berani, dan setia.9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya. 10. Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.

Pokok-pokok yang biasanya beliau tekankan soal teladan HB IX, artinya Kepemimpinan yang melayani, HB IX turun langsung ke rakyat saat Serangan Umum 1 Maret 1949.

Kak Prijo Mustiko sering mencontohkan bahwa pemimpin Pramuka harus sepi ing pamrih rame ing gawe kerja nyata tanpa cari nama.

– Sistem Among dalam Pramuka ,: Beliau mengaitkan Tut Wuri Handayani dengan peran pembina. Pemimpin bukan bos, tapi pengasuh yang mendorong dari belakang. Integritas dan nasionalisme : HB IX merelakan kasultanan gabung RI. Nilai ini yang Prijo Mustiko dorong ke pandega: pemimpin harus utamakan kepentingan bangsa di atas pribadi.(*)