Dukung UMKM Tumbuh, Kesbangpol Gelar Pasar Bela Negara Negara (PBN) ke 14

0
64

RADARNASIONAL – (Sleman) – Guna meningkatkan kesejahteraan UMKM  Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman,bekerjasama dengan Carya Budhi Chantya sebuah lembaga pendamping UMKM, kembali menggelar Pasar Kebangsaan di utara Lapangan Pemda Sleman, Jumat (7/11/2025).

Pasar Bela Negara (PBN) edisi ke 14 ini digagas Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sleman mendapat kunjungan sepesial dari Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Yohanes Gustan Ganda.

Dalam kesempatan tersebut juga di gelar talkshow bersama Ketua DPRD Kabupaten Sleman dan di dampingi oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Sleman, Samsul Bakri, yang dipandu oleh Bobby Tinampi dan Lina Syafira.

” Kepala Kesbangpol Kabupaten Sleman, Samsul Bakri mengatakan bahwa kegiatan Pasar Bela Negara ini kami laksanakan sejak bulan Agustus 2025 silam dan hari ini adalah pekan ke -14 kalinya,” tutur Samsul.

Tujuannya adalah agar masyarakat atau pegawai di lingkungan Pemkab Sleman, yang sedang melaksanakan kegiatan olahraga pagi dapat menikmati berbagai produk UMKM yang kami hadirkan.

Lanjutnya, kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi dari berbagai pihak baik Dinas Sosial, Badan Kesbangpol, UMKM, dan didukung oleh Bank Sleman. Tentunya, kolaborasi ini sebagai wujud bela, beli, dan cintai produk dalam negeri dan edukasi ketahanan pangan nasional,” bebernya.

Ia menambahkan kegiatan Pasar Bela Negara ini tidak mengunakan APBD, ini murni kolaborasi berbagai pihak. Melalui Pasar Bela Negara ini, UMKM kami beri ruang untuk berusaha agar tumbuh dan berkembang sekaligus mengikuti dan mendengarkan talkshow dari berbagai Dinas terkait di lingkungan Pemkab Sleman, diantaranya Wakil Bupati Kabupaten Sleman, para profesional, pelaku UMKM, anggota Dewan, Kepala Kesbangpol se – DIY, dan hari ini kami menghadirkan Ketua DPRD Kabupaten Sleman sebagai nara sumber.

Selain itu, kami juga mengundang siswa – siswi Sekolah Dasar untuk outbond dengan instruktur dari Badan Kesbangpol Sleman. Selain itu pada bulan Agustus yang lalu, kami juga membagikan bendera merah putih secara gratis kepada masyarakat yang berkunjung di Pasar Bela Negara.

” Harapan kami kedepannya kegiatan ini, terus berjalan dengan kolaborasi dan sinergi semua pihak sebagai upaya menamkan rasa nasionalisme dan wawasan kebangsaan dan cinta produk dalam negeri kepada generasi muda bangsa,” tutupnya.

” Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Y. Gustan Ganda, mengatakan salah satu ciri negara maju UMKM nya tumbuh 15 persen sedangkan di negara kita baru mencapai 5 persen. Kenapa kita belum berhasil, karena pemerintah tidak melakukan intervensi seperti untuk UMKM perlu di berikan akses perijinan yang berusaha dengan mudah untuk ekonomi mikro, diberi pelatihan dan pendampingan untuk menghasilkan produk yang berkualitas,” kata Ganda.

Lebih lanjut, Ketua DPRD juga menyampaikan APBD Kabupaten Sleman tahun anggaran 2025 sebesar Rp.3,3 Triliun dan akan terus meningkat.

Efisiensi anggaran bukan pengurangan, tapi penggunaan anggaran dengan efektif dan fokus pada pembiayaan program yang tepat sasaran.

Ia menekankan kalau kita membangun infrastruktur itu mudah, tapi membangun pemberdayaan masyarakat berat butuh waktu dan energi yang besar.

Tambah Ganda, di negara – negara maju mereka bukan membangun infrastruktur, tapi yang di utamakan adalah masyarakatnya yang di berdayakan.

Jadi kalau masyarakat butuh bantuan kita dukung, dengan demikian masyarakat akan tumbuh dan teredukasi,” pungkasnya.(Ang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini