AFGANISTAN – Jumlah korban jiwa ledakan di sebuah masjid di ibu kota Afghanistan, Kabul, meroket. Awalnya korban tewas peristiwa ini dilaporkan berjumlah tiga orang.
Saat ini korban jiwa bertambah menjadi 21 orang. Keterangan tersebut disampaikan oleh juru bicara kepolisian Kabul Khalid Zadran lewat sebuah pernyataan resmi,
“Kemarin, sebuah ledakan terjadi di sebuah masjid saat salat isya berlangsung. Kejadian ini mengakibatkan 21 warga kami tewas menjadi martir,” ucap Zadra seperti dikutip dari AFP.
Insiden berdarah itu tak cuma menyebabkan korban jiwa. 33 jemaah lain dilaporkan terluka.
Lokasi ledakan berada di Khair Khana. Daerah pinggiran itu terletak di distrik barat laut sekitar 6 kilometer dari pusat Kabul.
Para saksi mata mengaku mendengar suara ledakan kuat yang menghancurkan jendela gedung-gedung di dekatnya.
Sampai sekarang belum ada pihak mengaku bertanggung jawab. Namun, sejak merebut kekuasaan di Afghanistan pada 2021 lalu, jaringan ISIS, Negara Islam di Provinsi Khorasan (ISKP) kerap menebar teror di Afghanistan.
Mereka adalah pihak yang mengaku bertanggung jawab atas bom bunuh diri yang menewaskan pemimpin agama terkemuka Taliban, Sheikh Rahimullah Haqqani.





