Kesbangpol Sleman Inisiasi Pasar Bela Negara,Libatkan SMA/SMK Semarak

0
41
Talkshow berlangsung di Lapangan rumput Pemda mendapat perhatian pengunjung kegiatan ini rutin setiap Jumat. Foto: Istimewa

RADARNASIONAL,-(Sleman),- Badan Kesbangpol Sleman bersama Carya Budhi Chantya sebagai lembaga pendamping UMKM kembali menggelar Pasar Bela Negara menjadi agenda rutin di lapangan Pemda Sleman,Jumat (15/11/2025)

Pasar bela negara kali ini menarik perhatian,betapa tidak pengunjung yang penasaran ingin berbelanja di stand-stand  tampil lebih meriah dari biasanya.

Kali ini, Pasar Bela Negara berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman dalam rangkaian acara Digdaya Fest Tunas Wirausaha Muda 2025.

Sejak pagi, ratusan lebih siswa dari sembilan sekolah yang masuk dalam 10 besar kompetisi Tunas Wirausaha Muda telah memadati area pasar.Mereka hadir untuk mengikuti Market Day sekaligus memamerkan inovasi produk hasil karya mereka.

Kesembilan sekolah diantaranya, SMK N 1 Cangkringan (2 kelompok), SMK N 1 Godean, MA Al Qodir, SMK Budi Mulia, SMA Negeri 2 Ngaglik, SMA IT Baitussalam, SMA Negeri 1 Seyegan, MAN 2 Sleman, dan SMK Kesehatan Sadewa.

Kader Bela Negara Kementerian Pertahanan RI, Sunardi memberikan materi tentang bela negara kepada para siswa. Penyampaian yang interaktif serta pembagian doorprize membuat sesi ini menjadi salah satu bagian paling dinanti.

Acara semakin hidup dengan hadirnya talk show interaktif yang dipandu oleh Bobby Tinampi dan Lina Syafira.

Pada sesi pertama, perwakilan Disperindag Kabupaten Sleman, Dwi Wulandari menjelaskan mengenai Digdaya Fest Tunas Wirausaha Muda.

“Ini adalah kompetisi yang memberi ruang bagi pelajar SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Sleman untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan mereka. Saya sangat mengapresiasi kreativitas mereka dalam menampilkan inovasi produk-produknya sehingga mencerminkan keberanian generasi muda dalam berwirausaha,”ujarnya.

Sedangkan Stenly Hendi Avanda pemilik Panda Food yang tampil pada sesi II, mengisahkan perjalanan yang hingga tetap eksis,ketangguhan berkarier menginspirasi kawula muda.

Stanly, demikian panggilan wirausaha muda ini membagi perjalanan usaha yang penuh dinamika dan tantangan hingga makin berkembang seperti sekarang.

Stenly menekankan bahwa era digital memberikan peluang lebih luas bagi wirausaha muda untuk memasarkan produk, terutama lewat media sosial.

Ia juga menyoroti pentingnya pendampingan, termasuk peran Disperindag Sleman dalam membantu pelaku usaha muda bertumbuh.

Kegiatan Pasar Bela Negara kali ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk UMKM dan karya siswa. Tetapi juga menjadi ruang edukasi kewirausahaan dan penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda.

Dengan kolaborasi lintas lembaga, gelaran ini kembali membuktikan diri sebagai wadah pembinaan dan pemberdayaan ekonomi kreatif di Sleman.(Ang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini