RADARNASIONAL – Indonesia disebut bakal memperoleh tambahan kuota jemaah haji dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi sebanyak 20.000 jemaah untuk penyelenggaraan Haji 2024.
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan, dirinya menyambut baik tambahan kuota haji tersebut, dan meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag) dapat memanfaatkan kesempatan tersebut.
Mengingat Kemenag sebagai pihak yang memiliki wewenang menetapkan kebijakan dalam pendistribusian format kuota haji, dapat secara optimal memanfaatkan penambahan kuota haji ini.
“Utamanya diprioritaskan bagi jemaah yang masuk kedalam kategori risiko tinggi seperti lanjut usia atau yang memiliki penyakit komorbid,” kata Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (2/11).
Menurut Bamsoet, dengan begitu diharapkan dapat mengurangi daftar antrian haji Indonesia yang terbilang cukup panjang dan lama.
Bamsoet meminta Kemenag dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) agar dengan adanya penambahan kuota haji ini, sebaiknya diiringi dengan peningkatan pelayanan yang lebih baik dan optimal bagi jemaah haji.
Sehingga meskipun nantinya terjadi lonjakan keberangkatan jemaah untuk ibadah haji karena penambahan kuota tersebut, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024 bisa tetap berjalan lancar dan sukses tanpa adanya kendala ataupun permasalahan yang berarti.
Lebih jauh, Bamsoet mendorong Kemenag bersama jajarannya agar terus melakukan hubungan baik dengan Arab Saudi guna mengupayakan penambahan kuota jemaah haji Indonesia untuk periode haji berikutnya.
“Sehingga diharapkan pemerintah dapat secara merata dan proporsional membagi atau mendistribusikan kuota haji bagi seluruh calon jemaah dari tiap-tiap daerah,” pungkasnya.





