Optimalkan Perempuan Dalam Pembangunan,Pemkab Gelar Hari Kartini dan OTDA 2026

0
9

RADAR NASIONAL,-(Sleman )– Pemerintah Kabupaten Sleman menyelenggarakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147 sekaligus Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-30 di Lapangan Pemda Sleman, Senin (27/4/2026).

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, memimpin jalannya upacara yang diikuti oleh jajaran Forkopimda, OPD, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman, di mana seluruh petugas upacara kali ini merupakan perempuan-perempuan dari berbagai instansi.

Upacara peringatan Hari Kartini dan Hari OTDA 2026, dimaknai bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sebagai momentum refleksi strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta mengoptimalkan peran perempuan dalam pembangunan.

Dalam amanat Bupati Sleman yang dibacakan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, disampaikan bahwa semangat Raden Ajeng Kartini harus diimplementasikan melalui keberanian berpikir maju dan mengambil peran dalam perubahan sosial.

Ia menekankan bahwa kesetaraan gender bukan berarti menyeragamkan peran, melainkan memberikan kesempatan yang adil bagi perempuan untuk berkembang sesuai potensinya.

“Pembangunan di Sleman harus memberikan peluang yang adil dan setara bagi perempuan untuk berkontribusi. Perempuan harus didorong untuk menjadi bagian dari pengambilan keputusan, baik di sektor pemerintahan, pendidikan, ekonomi, maupun kemasyarakatan,” tegas Danang.

Terkait Hari Otonomi Daerah, Danang menyoroti pentingnya kepemimpinan yang adaptif dan inovatif. Menurutnya, otonomi daerah memberikan kewenangan luas bagi pemerintah daerah untuk mengelola potensi dan mempercepat pembangunan, namun hal tersebut menuntut ASN untuk bekerja lebih cepat, cerdas, dan responsif terhadap dinamika zaman seperti transformasi digital dan perubahan iklim.

“Kita tidak boleh terjebak pada rutinitas birokrasi yang lambat dan berbelit. Pelayanan publik harus terus ditingkatkan kualitasnya, transparansinya diperkuat, dan akuntabilitas harus menjadi budaya kerja yang nyata,” lanjutnya.

Pada upacara kali ini, sekaligus dilakukan penyerahan trofi Penghargaan dari Metro TV kepada Pemerintah Kabupaten Sleman, pada ajang National Governance Awards 2026 dengan kategori Top Regency in Learning Ecosystem & Academic Excellence. Trofi diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto, kepada Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.

“Tentu ini menjadi penambah semangat bagi kami untuk membangun ekosistem pendidikan yang inklusif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sleman. Harapan kami upaya ini bisa didukung oleh seluruh pihak,” jelas Danang.(x-an)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini