RADARNASIONAL – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, kekeringan hingga krisis air bersih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dan kian meluas.
“Mulai wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, bagian selatan Sumatra, Kalimantan, Makasar, dan Papua,” ujar Bamsoet dalam keterangannya, Jumat (18/8).
Bamsoet meminta pemerintah pusat berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang daerahnya tengah mengalami kekeringan dan krisis air bersih atau yang berpotensi mengalami hal tersebut.
“Untuk segera menyusun langkah penanganan dan pencegahan, sehingga dampak dari kekeringan, salah satunya krisis air bersih, bisa segera diatasi secara maksimal,” ujarnya.
Selain itu, Bamsoet juga meminta pemerintah pusat berkoordinasi dengan pemerintah daerah segera memberikan bantuan berupa penyaluran air bersih ke daerah-daerah yang membutuhkan air bersih, mengingat air bersih dibutuhkan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan diri.
Kemudian dirinya juga meminta pemerintah daerah menyusun upaya untuk dapat menampung dan mempersiapkan cadangan air bersih di tiap wilayah, sehingga ketika musim kemarau berkepanjangan tiba, daerah tetap masih memiliki cadangan air bersih yang mencukupi bagi seluruh penduduknya.
Meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air bersih, tidak membuang sampah pada saluran air, menanam pohon atau reboisasi, membuat penampungan air hujan.
“Melakukan konservasi lingkungan di sekitar mata air, menghentikan atau meminimalisir alih fungsi lahan hutan, dan menjaga kebersihan sungai, guna mencegah suatu wilayah dari terjadinya krisis air bersih,” katanya.
Terakhir, Bamsoet meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah mempersiapkan langkah-langkah pencegahan yang bersifat jangka panjang yang efektif dan efisien, utamanya yang difokuskan pada penjagaan ketersediaan air bersih.





