RADARNASIONAL – Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia Budi Karya Sumadi memprediksi puncak arus balik Lebaran 2024 terjadi pada Minggu atau Senin (15/4).
“Karena Minggu dan Senin itu pasti terjadi satu kenaikan yang besar,” kata Budi di KM 70 Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (11/4).
Budi pun mengimbau kepada para pemudik agar pulang pada Jumat atau Sabtu (13/4) ini. Menurutnya, arus balik pada dua hari itu masih sepi dan tidak akan menyebabkan kepadatan.
“Oleh karenanya, seperti anjuran Presiden waktu itu agar kembali lebih awal. Kalau bisa besok atau Sabtu,” imbau Budi.
Kemenhub bersama Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Jasa Marga dan pihak terkait sudah mulai mempersiapkan agar tidak terjadi kepadatan saat arus balik.
“Nah oleh karenanya, kita memang harus mengelola hari-hari yang sudah ada. Kita ada empat hari, mulai besok sampai hari Senin, hari Selasa sudah masuk. Puncaknya diperkirakan adalah hari Minggu dan hari Senin,” jelas Budi.
Selain itu, Budi juga menyebutkan titik rawan kepadatan biasa terjadi di daerah Salatiga sampai ke Semarang.
“Karena dari Jogja, Surakarta, Ngawi, dan Madiun itu bertumpuk di sana. Bahkan juga dari Demak dan sebagainya,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol. Aan Suhanan mengungkapkan, penurunan angka kecelakaan lalu lintas secara nasional selama arus mudik Lebaran 2024 sebesar 12 persen mulai 4 April hingga hari-H, 10 April.
“12 persen turun dari 1.723 kasus periode sebelumnya menjadi 1.581 kasus,” kata Aan di KM 70 B Tol Cikarang Utama, Jawa Barat, Kamis (11/4).
Begitu pula untuk fatalitas (kematian) korban akibat kecelakaan lalu lintas, menurut dia, turun 0,04 persen. Sementara itu, korban luka berat mengalami kenaikan 16 persen dan luka ringan turun 18 persen.
“Data itu kami bandingkan dengan masa operasi, masa operasi arus mudik pada tahun 2023,” katanya





