RADARNASIONAL – Penyanyi Nindy Ayunda memenuhi panggilan Bareskrim Polri, Jumat (26/5). Nindy hadir untuk memberikan keterangan terkait dugaan membantu menyembunyikan kekasihnya, Mahendra Dito Sampurno.
Dito adalah tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal. Senjata ini ditemukan ketika penyidik KPK menggeledah rumahnya dalam kasus dugaan pencucian uang yang melibatkan Nurhadi, eks Sekretaris Mahkamah Agung. Dito saat ini berstatus buronan polisi.
Nindy tiba sekitar pukul 11.10 WIB. Dia terlihat mengenakan setelan kemeja putih. Ia hadir didampingi pengacaranya.
Nindy mengaku siap memberikan keterangan dalam kapasitasnya sebagai saksi kepada penyidik Dittipidum Bareskrim Polri terkait kasus yang menjerat kekasihnya. “Siap, insyaallah,” kata Nindy.
Setelah itu, pelantun lagu “Cinta Yang Baru” itu langsung masuk ke dalam Gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan.
Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro, mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan setelah pihaknya melakukan penggeledahan di rumah Dito dan menemukan adanya unsur pidana baru.
“Setelah geledah kemarin kita mendapatkan pidana baru, menyembunyikan tersangka yang kemarin naik sidik (penyidikan),” ungkapnya.
Laporan polisi model A dengan nomor LP/A/5/V/2023/SPKT.DITTIPIDUM/BARESKRIM POLRI tanggal 20 Mei 2023 menjadi dasar pengusutan perkara ini.
Dalam perkara utamanya, Dito telah ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan 9 senjata api ilegal. Namun, keberadaannya hingga kini masih belum diketahui. Bareskrim pun telah memasukkan Dito ke dalam daftar pencarian orang (DPO).
Dito dijerat Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951 yang mengatur kepemilikan senjata api.
Tak banyak diketahui profil Dito. Dia hanya disebut-sebut seorang pengusaha yang berpacaran dengan Nindy dan cucu seorang jenderal era Orba.
Nama Dito pertama kali mencuat saat berperkara dengan artis Nikita Mirzani dalam kasus pencemaran nama baik. Saat kasus ini disidangkan di PN Serang, Dito tak pernah muncul di pengadilan sehingga Nikita divonis bebas pada Desember 2022.





