JAKARTA – Mengenal lebih jauh Mayor Inf (Purn) TNI Agus Harimurti Yudhoyono, MSc MPA, MA. Pria yang akrab disapa AHY tersebut pada hari ini Rabu (10/8/22) tepat berusia 44 Tahun.
Agus Harimurti Yudhoyono merupakan putra sulung dari pasangan mantan Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Almarhumah Kristiani Herawati (Ani Yudhoyono).

Keluarga
Agus Harimurti Yudhoyono lahir pada 10 Agustus 1978 di Bandung, Jawa Barat. Ia lahir di tengah keluarga dengan latar belakang pengabdian militer.
Ayahnya yang populer dengan nama SBY, adalah putra dari R. Soekotjo, seorang prajurit.
Ibunda tercinta AHY, populer dengan nama Ani Yudhoyono, adalah putri dari Sarwo Edhi Wibowo, tokoh militer Indonesia.
AHY memiliki satu adik laki-laki, Edhie Baskoro Yudhoyono yang akrab disapa publik dengan sapaan Ibas Yudhoyono. Ibas lahir pada tahun 1980.
Tahun 2005, Agus menikah dengan Annisa Larasati Pohan yang merupakan anak dari mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Aulia Pohan.
Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai seorang putri bernama Almira Tunggadewi Yudhoyono.

Pendidikan
Pendidikan dasarnya sejak 1984 dihabiskan di Bandung dan Timor Timur selama 2,5 tahun, serta Jakarta, sebelum akhirnya ia lanjutkan di Amerika Serikat pada 1990.
Kala itu, AHY mengikuti penugasan ayahnya sebagai siswa Seskoad di Fort Leavenworth.
Di Amerika Serikat, AHY pernah mendapatkan penghargaan dari sekolahnya dalam bidang akademik.
Selepas lulus dari SMPN 5 Bandung, AHY pun masuk SMA Taruna Nusantara Magelang pada tahun 1994.
Penatarama 1, pendiri pleton PKS (Patroli Kemanan Sekolah) serta Ketua OSIS SMA Taruna Nusantara ini lulus dengan predikat terbaik pada tahun 1997 dan meraih medali Garuda Trisakti Tarunatama Emas.
Prestasi itu semakin membulatkan tekad AHY untuk mengikuti jejak ayahnya masuk Akademi Militer Magelang.
Kemudian di tahun 2000 ia lulus sebagai lulusan terbaik, dan memperoleh penghargaan pedang Tri Sakti Wiratama dan kemudian medali Adhi Makayasa.
Selanjutnya di tahun 2001, ia lagi-lagi menjadi lulusan terbaik di Sekolah Dasar Kecabangan Infanteri dan Kursus Combat Intel dan kemudian bergabung dalam kesatuan Kostrad (Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat).
Ia kemudian menjadi komandan peleton di Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak di Brigif Linud 17 Kostrad dan berangkat ke Aceh di tahun 2002 dan bertugas disana untuk membasmi kaum separatis/pemberontak.
Lulusan Nanyang Technological University dan Harvard University
Kembali dari Aceh, AHY kemudian mengikuti Kursus Pasiops di Pusat Pendidikan Infanteri Pusat Kesenjataan Infanteri Bandung dan meraih predikat lulusan terbaik dan kemudian menjabat sebagai Pasiops di Yonif Linud 305/ Tengkorak.
Otaknya yang cerdas membuat ia kemudian melanjutkan pendidikan masternya di Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University dan lulus sebagai Master of Science in Strategic Studies di tahun 2005 dengan predikat memuaskan.
Karier Militer
Di tahun 2006, Agus Harimurti Yudhoyono pernah bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian Kontingen Garuda XXIII-A yang dikirim ke Lebanon.
Kemudian di tahun 2008, AHY kemudian ditunjuk sebagai anggota dari tim yang bertugas mendirikan Universitas Pertahanan yang merupakan gagasan dari presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Karena konsentrasi dalam pembentukan universitas tersebut, AHY kemudian dipindahkan ke Kementerian Pertahanan dan diberi jabatan sebagai Kepala Seksi Amerika di Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan.
Di tahun 2008, AHY kemudian melanjutkan pendidikan masternya di universitas harvard dan mengambil jurusan Public Administration dan kemudian berhasil lulus di tahun 2010 dengan predikat sangat memuaskan dari Universitas Harvard, Amerika Serikat.
Lulusan Terbaik Sekolah Komando Amerika Serikat
Prestasinya yang cemerlang membuat ia terpilih sebagai peserta dari The Young Future Defence Leader Workshop.
Dari situ, AHY kemudian kembali ke Amerika dan mengikuti pendidikan Sekolah Lanjutan Perwira di Fort Benning, Amerika Serikat.
Dan sekali lagi, AHY menjadi lulusan terbaik dari sekolah tersebut dan mendapat banyak penghargaan dari sana.
Kembali ke Indonesia, ia kemudian ditugaskan sebagai Kepala Seksi 2 Operasi di Satuan elit Kostrad, Brigade Infanteri Lintas Udara 17. AHY bertugas untuk melakukan manajemen operasi dan latihan di Kostrad.
Tahun 2014, AHY kemudian kembali mengikuti pendidikan militer di sekolah komando Command and General Staff College (CGSC) di Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat yang pernah diikuti oleh ayahnya SBY.
Pendidikan di sekolah komando tersebut ia selesaikan dalam jangka waktu satu tahun dan berhasil meraih ipk sempurna 4.0 dan lulus di bulan Juni 2015.
Disamping itu, ia juga berhasil meraih IPK 4.0 di George Herbert Walker School di Webster University dalam program master di bidang Leadership and Management dan kembali ke Indonesia ia kemudian langsung dipromosikan sebagai Danyonif Mekanis 203/Arya Kemuning di bawah jajaran Kodam Jaya.
Berbagai prestasi dan puluhan penghargaan diraih Agus Harimurti Yudhoyono selama berkarir di militer sehingga banyak yang menyebut AHY merupakan calon jenderal terbaik dengan prestasi yang luar biasa yang dimiliki oleh TNI dimasa depan.
Karier Politik
Di bulan september 2016, masyarakat Indonesia kemudian dikejutkan dengan keputusan Agus Yudhoyono yang memilih terjun ke dunia politik sebagai calon Gubernur DKI Jakarta setelah ia resmi diusung oleh koalisi partai demokrat, PPP, PKB, dan PAN.
Namun dalam pilkada DKI Jakarta, Agus yudhoyono kalah perolehan suara dari kandidat lain seperti Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Keputusannya keluar dari TNI membuat Agus Yudhyono diharuskan untuk melepas jabatannya dengan pangkat terakhir Agus Harimurti Yudhoyono adalah Mayor Infantri di TNI Angkatan Darat. Ia diberhentikan dengan hormat dari kesatuan TNI.
Setelah pilkada Jakarta selesai, Agus Yudhoyono banyak menghabiskan waktunya berkeliling atau safari mengisi seminar kepemudaan di berbagai wilayah Indonesia.
Kini ia menjadi Ketua Umum Partai Demokrat yang sebelumnya menjadi salah satu kader partai Demokrat dan menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat.
AHY terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat Periode 2020–2025 secara aklamasi dalam Kongres Ke V Partai Demokrat pada tanggal 15 Maret 2020 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.




