Pemkal Condongcatur Gelar Malam Tirakatan Hari Jadi ke-110 Sleman Sederhana -Khidmat

0
13

RADAR NASIONAL,Sleman,- Pemerintah Kalurahan Condongcatur menggelar Malam Tirakatan dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman secara sederhana namun berlangsung khidmat di Pendopo Kromoredjan Kalurahan Condongcatur, Kamis 14 Mei 2026 malam

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Pemerintah Kabupaten Sleman tentang Pedoman Peringatan Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman Tahun 2026. Acara dihadiri Panewu Depok, BPKal Condongcatur, Pamong Kalurahan, lembaga kemasyarakatan kalurahan, BUMKal Nyawiji, KDMP Condongcatur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji, S.IP., M.IP., mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan nikmat, khususnya nikmat kesehatan sehingga seluruh peserta dapat hadir mengikuti Malam Tirakatan Hari Jadi Kabupaten Sleman.

“Semoga Kabupaten Sleman semakin maju, guyub rukun, gemah ripah loh jinawi, dan semakin sejahtera warganya,”ungkap Reno.

Pada kesempatan tersebut, Lurah Condongcatur juga menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih oleh TP Posyandu Kalurahan Condongcatur dan TP Posyandu Asparagus II yang berhasil meraih Juara I dan maju mewakili pada lomba tingkat nasional. Prestasi tersebut merupakan hasil kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Kalurahan Condongcatur bersama masyarakat dalam penilaian enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang memperoleh nilai tertinggi dibanding kabupaten lainnya di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain itu, juga disampaikan sejumlah capaian pembangunan dan pengelolaan usaha desa. Salah satunya adalah operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Condongcatur di Pringwulung yang mulai beroperasi sejak Januari 2026 dan dikelola oleh BUMKal Nyawiji Condongcatur.

Tidak hanya itu, usaha Pertashop yang berada di Padukuhan Pondok disebut menjadi Pertashop terlaris nomor dua di Indonesia.

“Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat serta upaya-upaya pengembangan usaha desa yang terus dilakukan untuk meningkatkan pemasukan kalurahan,” pungkasnya.

Sementara itu, Panewu Depok, Rahmat Harinawan, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kalurahan Condongcatur yang telah menyelenggarakan Malam Tirakatan Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman.

“Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa tanggal 15 Mei merupakan Hari Jadi Kabupaten Sleman,”ujarnya.

Rahmat Harinawan yang baru sekitar satu bulan bertugas sebagai Panewu Depok juga memohon doa restu serta dukungan dari seluruh kalurahan di Kapanewon Depok agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia berharap seluruh pamong kalurahan dapat terus “ngemong” masyarakat sehingga tercipta kondisi wilayah yang aman, nyaman, ayem, dan harmonis.

Dalam kesempatan tersebut, Panewu Depok juga membacakan sambutan Bupati Sleman, Harda Kiswaya, yang menegaskan bahwa malam tirakatan bukan sekadar seremoni tahunan, namun memiliki makna luhur sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas perjalanan panjang Kabupaten Sleman yang kini genap berusia 110 tahun.

Bupati Sleman dalam sambutannya menyampaikan bahwa tirakatan merupakan bentuk laku prihatin, introspeksi diri, serta sarana menenangkan cipta, rasa, karsa, dan karya di hadapan Tuhan Yang Maha Agung. Melalui tirakatan, masyarakat diajak untuk memperbaiki kualitas ibadah, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mempererat hubungan antar sesama.

Selain itu, Bupati Sleman juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus hidup sederhana, menjunjung tinggi kejujuran, ketulusan, dan keteguhan dalam kehidupan sehari-hari serta mengenang jasa para leluhur yang telah berjuang demi kemajuan Kabupaten Sleman.

Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan pentingnya semangat persatuan, gotong royong, dan kerukunan demi mewujudkan Sleman yang maju, adil, makmur, lestari, dan berkeadaban sesuai tema Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-110 Tahun 2026, yakni:

‘ Nggendong Mikul Murih Rahayuning Sleman”

Tema tersebut dimaknai sebagai semangat seluruh aparatur pemerintahan dan masyarakat Sleman untuk bersama-sama, bersatu, penuh semangat, serta pantang menyerah demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Usai pembacaan sambutan Bupati Sleman, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Dukuh Gandok, Supriyono Atmojo. Setelah itu dilakukan prosesi pemotongan tumpeng oleh Lurah Condongcatur yang kemudian diserahkan kepada Panewu Depok sebagai simbol rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama menikmati hidangan nasi gudangan lengkap dengan ingkung ayam Jawa dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.(R)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini