Perkuat Dakwah Global,RISEAP Dukung Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Muslim Internasional

0
10

RADAR NASIONAL,(Jakarta),- Regional Islamic Da’wah Council for South-East Asia Pasific (RISEAP), Wanita Islam (WI), dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) mengadakan International Youth Leadership Training Course 1.0 Tahun 2026 bertempat di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, (13/5/2026).

Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Muslim Internasional atau Internasional Youth Leadership Training Course 1.0 Tahun 2026 berlangsung 12 sd 21 Mei 2026 diikuti 21 peserta dari 11 negara antara lain : Indonesia, Brunei, Malaysia, Korea, Thailand, Taiwan, Filipina, Singapura, Maladewa, Kamboja, dan Hong Kong.

Melalui kegiatan ini RISEAP, WI dan DDII berkomitmen mencetak generasi dai muda profesional yang mampu menjawab tantangan dakwah modern dengan pendekatan kontekstual, relevan dengan dinamika masyarakat global, serta adaptif terhadap perkembangan dunia digital.

 

Ketua panitia, Hanip Pujiati, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta pelatihan kepemimpinan ke negara Indonesia sebagai negara mayoritas berpenduduk muslim, negeri yang nyaman, ramah, dan kaya akan keraagaman.

“Kami ucapkan selamat datang di Indonesia, negara dengan mayoritas Islam, negeri yang penuh keramahan dan diversity. Selamat mengikuti kegiatan ini, semoga memberikan dampak positif bagi perkembangan Islam di negara asal masing-masing peserta,” ujar Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Wanita Islam.

Selama sepuluh hari kedepan, peserta akan mengikuti rangkaian materi strategis mencakup kepemimpinan, komunikasi lintas budaya, digital dakwah, manajemen organisasi, serta isu global kontemporer.

“Pelatihan dirancang secara interaktif melalui seminar, diskusi kelompok, presentasi, simulasi dakwah, dan pertukaran pengalaman antarnegara” kata Dosen di Universitas Negeri di Jakarta.

Sementara itu Ketum PP Wanita Islam, Marfuah Musthofa menyambut gembira dengan diselenggarakan pelatihan, kegiatan ini menurutnya bukan sekadar forum pertemuan pemuda internasional tetapi pembentukan kapasitas dai profesional.

“Kegiatan pelatihan kepemimpinan pemuda muslim ini bukan pertemuan Internasional biasa, melainkan sebagai ruang pembentukan karakter dan kapasitas dai profesional yang mampu tampil di tengah masyarakat global dengan pendekatan moderat, inklusif, dan adaptif” ungkapnya.

Selanjutnya Marfuah mengatakan diskusi internasional menjadi salah satu sesi penting di pertemuan ini, “peserta dari negara dengan populasi Muslim minoritas berbagi pengalaman mengenai keterbatasan fasilitas pendidikan Islam, stereotip terhadap umat Islam, hingga kebutuhan penguatan identitas generasi muda Muslim” jelasnya.

Dengan keberagaman peserta dari 11 negara, kata Marfuah pelatihan ini diharapkan menjadi wadah pertukaran gagasan, memperkuat jejaring kepemudaan Islam internasional, serta menghadirkan solusi bersama atas tantangan global.

Indonesia sebagai tuan rumah menunjukkan peran strategisnya dalam mengembangkan dakwah moderat di kawasan Asia Pasifik. International Youth Leadership Training Course 1.0 Tahun 2026 bukan sekadar pelatihan, melainkan gerakan melahirkan dai muda profesional yang siap menjawab tantangan zaman.

Dukungan RISEAP, Wanita Islam (WI), dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia  (DDII) menjadikan kegiatan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat dakwah yang rahmatan lil ‘alamin di tingkat global. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini