Manjakan Wisatawan, Mendes Resmikan Aglaonema Park Terbesar dan Terlengkap

0
364
Mendes PDTT menandatangani prasasti menandai peresmian Anglaonema Park sebagai destinasi wisata di Sleman. (*)

RADARNASIONAL – Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar bersama Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meresmikan destinasi wisata Aglaonema Park di Puri Mataram, Sleman,  Sabtu (22/6/2024).

Destinasi wisata Aglonema diinisiasi Badan Usaha Milik Kalurahan(Bumkal) Tridadi Makmur memiliki berbagai koleksi jenis tanaman.

Dalam laporan Direktur Bumkal Tridadi Makmur Agus Choliq mengatakan, Aglaonema Park dibangun di atas lahan satu hektar yang bersebelahan dengan komplek desa wisata Puri Mataram.

Agus mengungkapkan, Aglaonema Park menampilkan 90.000 tanaman Aglaonema terdiri 209 spesimen.

“Seluruh tanaman hias ditata dengan rapih membentuk berbagai pola dengan ditanam langsung di atas tanah dan dapat menjadi spot foto bagi pengunjung, kami ingin memanjakan menikmati destinasi Aglaonema” paparnya.

Destinasi wisata Aglaonema Park diiniasi Bumkal Tridadi Makmur (*)

Aglaonema Park diharapkan menjadi salah satu tujuan wisata populer di Sleman dan menjadi motivasi wilayah lain untuk ikut membudidayakan tanaman hias terlebih, Aglaonema Park ini digadang – gadang menjadi Aglaonema Park pertama dan terbesar di Indonesia, imbuh Agus.

Hal serupa juga disampaikan Mendes PDTT usai meresmikan Aglaonema Park, Abdul Halim Iskandar mengatakan Aglaonema Park ini menjadi satu – satunya di Indonesia bahkan mungkin di dunia.

“Yang menarik, Aglaonema Park di Sleman ini menjadi satu – satunya di Indonesia bahkan mungkin di dunia. Saya mengajak kepada semua pihak termasuk pemerintah, masyarakat, LSM, pecinta tanaman hias, pecinta lingkungan, pegiat wisata, untuk mendukung dan mensupport Aglaonema Park ini,” jelas Mendes.

Kemudian, Abdul Halim Iskandar juga menilai Aglaonema Park ini memiliki potensi menjadi ikon jika mendapat dukungan dari pemerintah dan seluruh stakeholder. Potensi tersebut menurutnya tidak hanya untuk tingkat daerah saja, tetapi juga bisa di tingkat nasional.

Ia mencontohkan, untuk tanaman anggrek, terdapat lembaga di London yang mengeluarkan sertifikat hasil dari persilangan dan diakui di dunia.

Pemotongan pita menandai dibukanya destinasi wisata Agloanema Park yang diiniasi Bumkal, Tridadi Makmur (*)

Sama halnya dengan Aglaonema yang memiliki banyak persilangan, khususnya di Aglaonema Park yang memiliki 209 spesimen dan diasumsikan terbanyak di dunia, Ia mendorong Bumkal Tridadi Makmur bersama Pemkab Sleman dan seluruh stakeholder untuk terus mengembangkan dan meningkatkan potensi yang ada di Aglaonema Park.

“Kami hadir tentunya ingin apa yang menjadi kreasi masyarakat, kreasi BUMDes betul – betul memberikan kontribusi bukan hanya di daerah tetapi juga di tingkat nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnono menyebut Pemkab Sleman terus mendukung dan menyambut baik upaya Bumkal Tridadi Makmur dalam melebarkan usahanya melalui Aglaonema Park ini.

Kustini menilai, tanaman Aglaonema ini tidak hanya memiliki nilai estetik dan ekonomis tinggi, tetapi juga menjadi primadona tanaman hias dan banyak digandrungi para pecinta tanaman hias.

Bupati berharap keberadaan Aglaonema Park dapat menjadi magnet wisatawan untuk berkunjung ke Sleman menikmati keindahan alam yang muaranya akan memberikan keuntungan bagi pelaku BUMDesa dan masyarakat Sleman.(**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini