
RADARNASIONAL– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur bersama TNI-Polri melakukan penggeledahan atau razia kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Kamis (16/3) siang.
Kalapas Narkotika Gunung Sindur Riko Stiven mengatakan, kegiatan itu dalam rangka “Pemasyarakatan Bersih-bersih Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-59”, serta upaya deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban.
“Kemudian pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN),” ungkap pria yang memiliki motto “Bekerja dengan Hati, namun tetap Hati-hati” tersebut.

Riko menambahkan, pada kegiatan tersebut pihaknya menerjunkan personel dari internal Lapas Narkotika Gunung Sindur serta menggandeng anggota TNI dari Koramil dan anggota dari Polsek Gunung Sindur.
Riko menjelaskan, hasil dari penggeledahan terhadap blok hunian WBP pihaknya berhasil mengamankan berbagai barang yang keberadaannya dilarang berada di dalam Lapas Narkotika Gunung Sindur.
“Adapun beberapa hasil temuan, yakni 3 buah kabel charger, 1 sajam, 2 pisau cukur, 2 sendok stainles, 3 paku baja dan 2 buah baut panjang,” beber pria asal Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut.

Riko berharap dengan adanya kegiatan penggeledahan kamar hunian WBP tersebut dapat meningkatkan keamanan dan ketertiban di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur.
Sementara, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Muhamad Sukron menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga sebagai wujud sinergitas antar instansi untuk mewujudkan Lapas yang profesional.
“Saya ucapkan terima kasih kepada perwakilan Polsek dan Koramil Gunung Sindur atas keikusertaannya dalam kegiatan. Ini menanda-kan sinergitas yang baik,” kata Sukron.

Terakhir, Kasie Kamtib ramah seperti pimpinannya tersebut berpesan kepada para WBP agar senantiasa mengikuti tata tertib yang telah ditentukan di Lapas tempatnya mengabdi tersebut.
“Kegiatan berlangsung aman dan kondusif,” tandas Sukron seraya menambahkan bahwa di Lapas tersebut menerapkan pengamanan tingkat tinggi (high risk).




