Korban Tewas Banjir Bandang Ternate Bertambah Jadi 16 Orang

0
319
jembatan Biluh Poh hancur diterjang banjir bandang Foto: Baliexpress

RADARNASIONAL – Jumlah korban meninggal dunia pada peristiwa banjir bandang yang melanda Kelurahan Rua, Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) bertambah dari 13 menjadi 16 orang.

Kabar tersebut disampaikan oleh Koordinator Posko Tanggap Darurat Rizal Marsaoly saat menggelar konferensi pers di Posko Tanggap Darurat, Kota Ternate, Senin (26/8).

“Berdasarkan data sudah ditemukan 16 korban meninggal dunia, dan saat ini tersisa tiga korban akan dilakukan pencarian pada besok,” kata Rizal.

Rizal menjelaskan, tiga korban yang masih dalam pencarian tersebut merupakan satu keluarga yakni, Minanti Musa (39), Ajana Roman (5), Awana Alimudin (64)..

Rizal merinci, pada hari pertama korban meninggal yang telah ditemukan sebanyak 13 orang dan hari ini telah ditemukan sebanyak tiga orang.

Data 16 korban yang ditemukan meninggal dun di antaranya,  Ila Abas (49), Riyandi Rismon (26), Rafka Rismon (10), Roman Djais (41), Tarisa Cahya Ramadhan (22), Amir Taib (52).

Kemudian, Aminah Hasan (30), Dirga Amir (13), Asifa Amir (11), Dilan Amir (5), Aburizal Iksan (13), Hasyim M Djan (55), Hajijah Utuh (52), Siti Hasyim (22), Farah Hasyim (19) dan Wan Abdullah (58).

Sebelumnya, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara dilanda banjir bandang usai  Sabtu (24/8) malam hingga Minggu (25/8) pagi diguyur hujan deras.

Banjir yang membawa material lumpur tersebut menerjang rumah warga di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate pada Minggu pagi sekitar pukul 03.30 WIT.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini