Ketua MPR Sebut Tingkat Kecelakaan Lalu Lintas Masih Tinggi

0
158
Ilustrasi kecelakaan Foto: iNews.id

RADARNASIONAL – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, tingkat kecelakaan lalu lintas masih tinggi. Terbaru, terjadi di Bawean Jawa Tengah sebuah truk menabrak beberapa kendaraan yang menyebabkan tiga orang meninggal dan 27 orang lainnya luka-luka. Peristiwa tersebut akibat ketidaklaikan standar kendaraan.

Bamsoet meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengevaluasi rentetan tragedi kecelakaan pada kendaraan besar dengan terus berupaya agar keberadaan truk dengan muatan berat ini memenuhi ketentuan keselamatan.

“Yakni mulai dengan memastikan pihak perusahaan truk mematuhi Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NPSK) dalam perizinan di sektor transportasi dan lebih memasifkan Uji KIR bagi kendaraan bermotor guna memastikan bahwa kendaraan yang digunakan layak, aman dan selamat dalam perjalanan,” ujar Bamsoet dalam keterangannya, Senin (25/9).

Selain itu, Bamsoet juga meminta pemerintah bersama Korlantas Polri untuk melakukan evaluasi terhadap jam operasional kendaraan berat disamping tetap melakukan pengawasan baik terhadap angkutan barang yang akan masuk ke kota baik dari pelabuhan maupun dari luar kota, termasuk kesiapan pengemudi dalam mengendarai kendaraan muatan besar.

“Pasalnya tidak hanya kendaraan saja yang harus memenuhi standar keselamatan, pengemudi kendaraan komersial truk pun wajib memenuhi standar tersebut, guna meningkatkan keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas,” kata Bamsoet.

Lebih jauh, Bamsoet meminta Kemenhub melalui Dirjen perhubungan darat mendorong kepada para pelaku usaha pengantaran barang atau kargo untuk secara rutin melakukan inspeksi harian terhadap kendaraan bermuatan besar (truk).

“Mulai dari mengecek tekanan ban, lampu, mesin, rem hingga muatan. Sekaligus memastikan para pengemudi memahami standar keselamatan dalam mengemudi,” tegas Bamsoet.

Kemudian, kata Bamsoet, meminta Korlantas Polri dan Dishub (DLLAJR) untuk memperhatikan baik pengaturan manajemen kecepatan pada ruas jalan terdampak maupun tonase kendaraan/daya angkut kendaraan, sehingga kondisi jalan dapat mendukung lalu lintas khusus angkutan barang terutama pada wilayah-wilayah yang rawan kecelakaan.

Terakhir, Bamsoet meminta komitmen Kemenhub bersama pihak-pihak terkait untuk terus berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas utamanya yang disebabkan oleh operasional kendaraan truk atau kendaraan bermuatan besar, bersama dengan Korlantas Polri dalam melakukan pengawasan serta pengecekan kelaikan kendaraan di setiap pintu keluar-masuk kota juga pelabuhan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini