RADAR NASIONAL,-(Sleman),-Masih dalam suasana Tahun baru 2026 ,Karang Taruna Tirta Kusumo Kalurahan Jogotirto gelar Festival bumi air ke-2 di Destinasi wisata Lava Bantal, Jogotirto, Berbah, Sleman. Yogyakarta.
Festival Bumi Air ke-2 dihadiri Panewu Berbah Djaka Sumarsono, Panom Nur Brahmantyo, Polsek Dwi Daryanto, SH, Danramil kapten Inf Siswanto,SH Kawat Kemakmuran Ringgo Anthoni Suryo, lurah Jogotirto Mitha Mayasari SPSi besertas pamong dan warga Jogotirto.
Malam pergantian tahun baru identik dengan dengan perayaan keramaian dengan puncaknya adalah pesta kembang api. Namun mengingat kondisi bangsa baru dalam duka dengan adanya bencana banjir dan tanah longsor di daerah Aceh, Sumatera serta beberapa tempat lain yang mengalami bencana serupa. Dalam rangka ikut berduka atas bencana tersebut dan juga atas himbauan dari pemerintah pesta kembang api ditiadakan.

“Sebagai gantinya pada perayaan pergantian tahun dari 2025 ke 2026 Karang Taruna Tirta Kusuma mengadakan donasi untuk korban bencana, serta renungan dan doa dengan menyalakan lilin bersama pengunjung.” Ucap ketua panitia Festival Bumi Air vol ke-2 Awan Irawan Astianto yang juga merupakan ketua Karang Taruna Tirta Kusuma Kalurahan Jogotirto.
Lebih lanjut Awan menyampaikan bahwa malam ini merupakan puncak Festival Bumi Air ke-2 . Rangkaian kegiatan sudah dimulai dari bulan November dengan berbagai kegiatan, diantaranya lomba cerdas cermat dan lomba sinematografi, atar padukuhan yang ada dilingkungan wilayah Kalurahan Jogotirto. Pesertanya adalah anggota sub karang taruna yang dibatasi usia 16 sampai 30 tahun.
Pada malam ini juga akan ditayangkan semua video yang dikirimkan ke panitia lomba. Dan malam ini juga akan diumumkan pemenangnya.” Jelasnya
Selain lomba tersebut juga diadakan lomba stand yang disiapkan panitia untuk membantu pelaku usaha/UMKM yang ada di lingkungan Kalurahan Jogotirto. Stand sudah disiapkan panita dan dipergunakan UMKM sejak pagi hari.
” Untuk penilaian lomba stand UMKM, Yuri berasal dari ketua Forkom UMKM dan Karang Taruna Kapanewon Berbah.” tambah Awan.
Meskipun tidak ada pesta kembang api namun pada festival Bumi Air kali ini akan tampil 3 grup musik.
” Dua grub musik dari Jogotirto dan satu dari grup musik luar Jogotirto.” Pungkas Ketua Karang Taruna Tirta Kusuma Lurah Jogotirto Mitha Mayasari SPSi menyambut gembira kegiatan yang telah dilaksanakan Karang Taruna Tirta Kusuma dalam menyambut perayaan tahun baru, meski suasana agak berbeda dari tahun sebelum yaitu ditiadakannya pesta kembang api.
Seperti yang kita ketahui bahwa ada saudara kita yang sedang mengalami musibah bencana. Peniadaan persyaratan kembang api sebagai bentuk solidaritas dan dukungan untuk saudara kita yang terkena musibah.” Ucap Lurah Jogotirto.Harapannya ditahun mendatang kondisi para korban lebih membaik dan bangsa Indonesia juga menjadi lebih baik lagi.
“Selamat tahun baru 2026 semoga kita semua diberi kesehatan. Kedamaian, Kesejahteraan.”pungkas Mitha Mayasari.(Kus)





