Meriah, Dinas  Kebudayaan Kota Kerjasama dengan JMBN Gelar Festival Godong Opo opo 

0
156
Festival Godhong Opo opo berlangsung meriah digelar d Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) Yogyakarta. (Radnas-Ist)

RADAR  NASIONAL,– (Yogyakarta),- Dengan  ditandai pencabutan Godhong Opo Opo dari Pucuk Gunungan Rempah yang  dikawal Bregada Puspa Kridhatama resmi Festival Godhong Opo opo dibuka Wakil  Walikota Yogyakarta  Wawan Hermawan     di Taman Budaya Embung  Giwangan (TBEG) Yogyakarta  Minggu(22/6/2025)

Festival  Godhong Opo Opo dimeriahkan aneka hiburan  di antaranya arak arakan Gunungan, Keroncong Gita Kenanga, Angklung Werdha Palupi,Karawitan Anak Sekar Muda Laras, Jampi Usada, Talkshow Budaya, Rempah dan Meracik  Rempah Bersama Narasumber Ibu Rosita Wibawa dan mbak  Hawa Habibah, Pasar Rempah,Baca puisi  Sastra Mbeling, Wayang Interaktif Ki Mbulus Eko Suryo,Tari Bedaya.

Wakil Walikota Yogyakarta Wawan Harmawan menyerahkan Godhong Opo opo kepada Ketua JMBN Prijo Mustika menandai dibukanya Festival Godhong Opo opo 2025 di Taman Budaya Embung Giwanang, Yogyakarta.(Radnas-Ist)

Dalam sambutannya Wakil Walikota Wawan Hermawan  menyatakan bahwa kita harus bisa mewariskan nilai budaya Godong Opo2 dari leluhur, yang biasanya digunakan sebagai rangkaian upacara adat perkawinan dengan  diberi makna baru bahwa segala permasalahan yang dihadapi bangsa dapat diselesaikan dengan pendekatan budaya.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta mengapresiasi Penyelenggaraan Festival Godhong Opo-opo kerjasama dengan Jaringan Masyarakat Budaya Nusantara(JMBN) ini agar semakin ditingkatkan dengan menggali potensi budaya Kota Yogyakarta yang sangat kaya keragamannya.

Sementara itu, Ketua  Jaingan Masyarakat Budaya Nusantara (JMBN) Ki Prijo Mustiko, mengatakan bahwa tematik festival kali ini adalah mengangkat budaya Rempah sebagai Warisan Budaya rasa dari Bangsa Indonesia yang harus terus dijaga dan dirawat terutama oleh generasi penerus bangsa.

“Dulu bangsa Indonesia dijajah karena kaya Rempah, namun seharusnya sekarang bangsa Indonesia seharusnya bisa menjelajah dunia dengan  kekayaan Rempah.” ujarnya.

Festival Godhong Opo Opo dimeriahkan  dengan  berbagai stand /pasar Rempah yang beraneka ragam , dan diikuti pula Museum Rempah Nusantara ,Kaliurang  Yogyakarta, dan Jamu  Jawa  Lugu Murni.

Festival Godhong Opo Opo  ini ditutup dengan seni pergelaran  Tari Bedayan Jampi Usada dan talkshow meracik Rempah bersama narasumberHawa Habibah dan Dinda Gumay yang diikuti  30 peserta Duta Keistimewaan DIY.(*/xan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini