Dukung Pengembangan Padi Varietas Sembada Merah, Wabup Sleman Lakukan Panen Raya

0
130
Wabup Bupati melakukan tradisi wiwitan mengawali panen raya Padi Varitas Sembada Merah berlangsung di Gapoktan Lestari Mulyo Padukuhan,Kalirase,Trimulyo, Sleman. (Radnas-Ist)

RADAR NASIONAL. –(Sleman)Mendukung padi varietas sembada merah menjadi produk pertanian unggulan Kabupaten Sleman. Danang Maharsa melakukan Panen Raya Padi Varietas Sembada Merah  di Gapoktan Lestari Mulyo Padukuhan Kalirase Trimulyo Sleman.Selasa (29/7/2025)

Danang menyampaikan, Pemkab Sleman selalu mendukung upaya budidaya berbagai komoditi pertanian. Pemkab Sleman memiliki komitmen untuk terus membersamai petani dalam memajukan komoditas pertanian khususnya padi varietas sembada merah.

Bupati Sleman Danang Maharsa membersamai patani lakuan panen rya bersama jajarannya. (Radnas-Ist)

Varietas sembada merah dan sembada hitam telah diakui sebagai produk unggulan lokal Sleman berdasarkan SK Kementerian Pertanian No.125 dan No. 126 Tahun 2019.

Ia menambahkan, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang manfaat dan keunggulan produk makanan organik dan berkualitas sehingga ini merupakan peluang yang harus dioptimalkan oleh petani Sleman dalam memenuhi kebutuhan pasar  pangan yang sehat melalui produksi beras yang berkualitas.

“Saya yakin dengan produk pertanian berkualitas akan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani,” kata Danang

Lebih lanjut, upaya petani dalam meningkatkan produktivitas akan terus didukung Pemkab Sleman melalui program-program nyata, mulai  menyediakan sarana produksi pertanian, pelatihan teknologi tani, dan penguatan akses pasar. Selain itu juga perlu didukung dengan optimalisasi sumber daya lahan, penerapan teknologi dan peralatan mesin pertanian secara optimal efektif dan efisien.

“Saya mengapresiasi dan memberi penghargaan setinggi- tingginya kepada seluruh petani yang telah memberikan dedikasi terbaiknya demi ketahanan pangan Kabupaten Sleman dan bangsa,” pungkas Danang

Sementara itu, Lurah Trimulyo, Cholik Harmoko mengatakan panen raya diawali dengan tradisi “wiwitan” doa syukur serta menjadi simbol rasa syukur atas panen raya di Padukuhan Kalirase.

Ia mewakili petani di Gapoktan Lestari Mulyo Trimulyo mengucapkan terimakasih atas pendampingan Pemkab Sleman melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan yang dilakukan sejak bulan April. Dengan pendampingan oleh Penyuluh Pertanian, Ia berharap menjadi motivasi petani dalam mengembangkan padi varietas Sembada Merah.

“Kami juga telah menginisiasi kerjasama dengan Bulog terkait serapan gabah dan jumlah gabah kami yang diserap Bulog merupakan tertinggi di Sleman yakni 115 ton,” ujar Cholik. (Ang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini