Dorong Generasi Muda Jaga Warisan Budaya, Dinas Kebudayaan DIY Gelar Jogja World Herritage Festival

0
355
Berbagai wisata kuliner berderet di kawasan budaya menyemarakan JWHF. (Radnas/Ist.)

RADARNASIONAL – Dengan ditandai dengan keberadaan nilai nilai luhur budaya Jawa yang diwujudkan dalam berbagai bentuk ungkapnya budaya yang tidak ditentukan ditempat lain, salah satunya Kawasan Sumbu Filosofis.

Hal tersebut disampaikan Sekda DIY Benny Suharsono dalam pembukaan Jogja World Herritage Festival (JWHF) 2024 dengan tema :”Gebayanan” di Jl. Gebayanan Plengkung Nirbaya, Yogyakarta, Sabtu (21/9/2024).

Menurutnya kawasan sumbu filosofi sendiri memiliki potensi Tengible dan Integible yang sangat beragam, mulai dari bangunan cagar budaya Panggung Krapyak, Kraton dan Tugu atau potensi lain berupa seni budaya yang sampai sekarang masih dilestarikan oleh masyarakat sekitarnya.

Pemahaman pelestarian pengelolaan dan pemanfaatan terhadap masyarakat sekitar. Diambilnya tempat penyelenggaraan di jalan DI Panjaitan, Mantrijeron,Yogyakarta.

Kuliner siap saji dijajakan melengkapi cagar budaya. (Radnas/Ist)

Sedangkan Sangkan Paraning Dimadi yang diartikan awal kehidupan. JWHF 2024 digelar 21 sd 22/9/2024 menampilkan berbagai potensi budaya maupun kuliner sederet mata acara diantaranya Kirab Bregada, Amazing Race, Bersih bersih Sumbu Filosofis, Bazar UMKM dan gelar potensi .

Amazing Race diselenggarakan 22 Sept 2024 mengajak warga Yogyakarta untuk bersepeda bersama mengelilingi kawasan Sumbu Filosofis secara beregu memperebutkan hadiah dengan total 36 juta.

Dengan diadakan acara tersebut untuk mendorong generasi muda untuk lebih mencintai dan menjaga warisan budaya yang ada di Yogyakarta.

“Dengan diadakan JWHF diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga dan merawat budaya ini untuk masa depan.” pungkas Benny.(Joek)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini