Delapan Napiter Ikrar Setia NKRI, Ditjen Pas Apresiasi Lapas Khusus Gunung Sindur 

0
89
Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Ditjen Pemasyarakatan Yulius Sahruzah (Foto Ist)

RADARNASIONAL – Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan mengapresiasi Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur lantaran dinilai mampu membina narapidana terorisme (napiter) dengan baik, hingga kembali ke pangkuan ibu Pertiwi.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Ditjen Pemasyarakatan Yulius Sahruzah saat menyaksikan delapan napiter ikrar setia ke NKRI di Lapas Khusus Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Senin (20/10) siang.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur yang hari ini telah berhasil mengikrarkan sebanyak delapan warga binaan (napiter),” ujar Yulius.

Delapan Napiter Lapas Khusus Gunung Sindur Ikrar Setia NKRI (Foto Ist)

Terakhir, Yulius berpesan kepada jajaran Lapas Khusus Gunung Sindur untuk meningkatkan terus kemampuan yang profesional, integritas dan pengabdian dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin berat.

“Sekali lagi saya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian dan dedikasi saudara-saudara sekalian dalam menjalankan tugas yang sangat mulia ini,” ujar Yulius.

Masih di tempat yang sama, Kalapas Khusus Gunung Sindur Wahyu Indarto dalam laporannya menyebut bahwa saat ini jumlah napiter yang ikrar NKRI sebanyak delapan orang.

Menurut Wahyu, pelaksanaan ikrar setia NKRI ini dilaksanakan sebagai indikator menurunnya tingkat risiko dari warga binaan pemasyarakatan (WBP) tindak pidana terorisme.

Selain itu, bertujuan untuk semakin mengukuhkan komitmen bagi seluruh jajaran Pemasyarakatan khususnya jajaran Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur dalam menangani WBP tindak pidana terorisme

“Guna mencapai tujuan pemasyarakatan serta meningkatkan kinerja agar dapat terus memberikan dampak positif kepada masyarakat termasuk warga binaan,” kata Wahyu.

Terakhir, Wahyu mengapresiasi seluruh pihak terkait yang telah bekerja keras sampai dapat terlaksananya ikrar setia NKRI di Lapas Khusus Gunung Sindur tersebut.

“Kami berharap apa yang dilakukan oleh Lapas Khusus Gunung Sindur ini terus menjadi inspirasi bagi Lapas/Rutan lainnya yang melaksanakan pembinaan kepada WBP tindak pidana terorisme,” pungkasnya.

Sebelumnya, delapan napiter yang menjalani pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas II A Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat ikrar setia Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada Senin (20/10).

Pada kesempatan itu, delapan napiter mengucapkan ikrar setia NKRI secara bersama-sama, melakukan sikap hormat
dan mencium bendera Merah Putih, menandatangani surat pernyataan, kemudian mengucapkan sila-sila
Pancasila serta yel-yel “NKRI Harga Mati”.

Ikrar setia NKRI disaksikan langsung oleh Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Ditjen Pemasyarakatan Yulius Sahruzah, Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjen Pas Jawa Barat Ishadi Maja Prayitno, perwakilan BNPT, Densus 88 Anti-teror Polri, Kodim dan Polres Bogor, Camat, Koramil, Polsek serta tokoh agama dan masyarakat Gunung Sindur.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini