Datangi Bawaslu RI, Agus Rahardjo Laporkan Dugaan Kecurangan Pemilu 

0
412
Ilustrasi Pemilu 2024

RADARNASIONAL – Agus Rahardjo melaporkan dugaan kecurangan pemilu pada pemilihan legislatif (Pileg) DPD RI daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia.

Selain melapor ke Bawaslu RI, Agus Rahardjo mengatakan bahwa dirinya akan melaporkan dugaan kecurangan pemilu tersebut kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Selain ke Bawaslu RI, kami juga mau ke DKPP. Mudah-mudahan ada langkah-langkah yang lebih baik setelah laporan ini dilakukan,” kata calon anggota legislatif DPD RI itu di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Rabu (13/3).

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut berharap Bawaslu RI dapat menindaklanjuti laporannya, bukan seperti saat dirinya melaporkan dugaan kecurangan kepada Bawaslu Jatim.

“Waktu itu kami laporkan mengharapkan ada tindakan cepat (Bawaslu Jatim), tetapi ternyata tidak ada tindakan. Berjalan terus, malah sekarang sudah rekap,” kata Agus.

Oleh sebab itu, Agus Rahardjo mengatakan bahwa dirinya belum menandatangani hasil rekapitulasi untuk Pileg DPD RI dapil Jatim.

“Mohon maaf kami tidak tanda tangan rekap karena itu belum diusut. Nah, mudah-mudahan Bawaslu RI nanti bisa menindaklanjuti dengan baik,” ujarnya.

Menurut Agus Rahardjo, laporannya kali ini berbeda dibandingkan dengan saat melapor ke Bawaslu Jatim.

“Ada bukti yang melebihi bukti yang kami bawa ke Jawa Timur,” kata Agus Rahardjo.

Agus Rahardjo menjelaskan bukti tersebut seperti form Model C1 dan form Model D Hasil yang menurutnya berubah banyak.

“Misalkan ya C1-nya itu 13 caleg itu dapat (suara) semua. Nanti di D-nya itu hanya tiga orang yang dapat,” terang Agus.

Agus mengatakan bahwa dirinya telah mengambil sampel dugaan kecurangan Pileg DPD RI dapil Jatim seperti dari tiga kabupaten, yakni Pamekasan, Sampang, dan Sumenep.

“Waktu itu pertama hanya tiga desa pertama. Sekarang malah tiga kabupaten yang kemudian sampling itu menunjukkan perubahan yang drastis antara C1 menjadi D Hasil, ya, menguntungkan beberapa orang saja,” ujarnya.

Berdasarkan form D Hasil rekapitulasi tingkat provinsi, AA Nawardi mendapatkan dukungan sebanyak 3,28 juta suara dan menjadi peraih suara terbanyak.

Posisi kedua ditempati La Nyalla dengan meraih 3,13 juta suara. Berikutnya, Lia Istifhama memperoleh sebanyak 2,74 juta suara, dan Kondang Kusumaning Ayu dengan 2,54 juta suara.

Adapun Pileg DPD RI dapil Jatim akan meloloskan empat caleg dengan perolehan suara tertinggi ke Senayan. Sementara itu, Agus Rahardjo menempati posisi kelima dengan meraih 1,84 juta suara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini