Bupati Sleman Mengapresiasi, 4 Kapanewon Terima Penghargaan Lunas PBB

0
211
radarnasional.co.id
Secara simbolis Bupati Sleman Sri Purnomo menyampaikan SPPT PBB P2 kepada perwakilan Kelurahan. (Foto: Humas Pemkab Sleman for Radar Nasional)

RADARNASIONAL – Sleman Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menyampaikan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB P2) tahun 2024, Selasa (2/1/2024).

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo didampingi wakil bupati Danang Maharsa secara simbolis menyampaikan SPPT PBB P2 kepada perwakilan Kalurahan dan perwakilan wajib pajak selektif, sekaligus menyerahkan Penghargaan Lunas PBB P2 kepada 4 Kapanewon, 22 Kalurahan, dan 5 Padukuhan.

Bupati Kustini mengapresiasi kepada seluruh pihak yang dengan penuh kesadaran telah melaksanakan kewajibannya dan memberikan pelayanan pada masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Terkait implementasi aturan baru, yaitu UU No.1 Tahun 20, Bupati mengimbau kepada para wajib pajak PBB P2 untuk sesegera mungkin menunaikan kewajibannya sebelum jatuh tempo yaitu 30 Juni 2024, untuk menghindari denda.

“Perubahan harus segera diinformasikan kepada masyarakat. Oleh karena itu saya berharap bapak ibu yang hadir pada kesempatan ini dapat ikut melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Bupati.

radarnasional.co.id
Penyerahan penghargaan Lunas PBB P2 kepada 4 Kapanewon, 22 Kelurahan dan 5 Pedukuhan. (Foto: Humas Pemkab Sleman for Radar Nasional)

Sekretaris BKAD Sleman, Elli Widiastuti melaporkan bahwa pokok ketetapan PBB P2 tahun 2024 sejumlah 661.255 lembar SPPT dan diperoleh pokok ketetapan tahun 2024 sebesar Rp. 98.678.631.071.

Dilanjutkan Elli, target PAD tahun 2023 tercapai sebesar 103 persen dari target yang telah ditetapkan atau senilai 1 Triliun 120 Miliar.

“Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) PBB P2 tahun 2024 tidak mengalami kenaikan, namun di beberapa lokasi terdapat kenaikan NJOP karena adanya perubahan fungsi obyek pajak, pemutakhiran hasil pendataan individual dan pemanfaatan data BPHTB untuk reklasifikasi NJOP obyek komersial,” kata Elli.

Pada kesempatan ini, Elli berharap masyarakat selaku wajib pajak PBB P2 semakin mendapatkan kemudahan dalan menunaikan kewajiban perpajakan daerahnya di Kabupaten Sleman dan membayar PBB P2 sebelum jatuh tempo 30 Juni Tahun 2024.(Isan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini