
RADAR NASIONAL,–Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 resmi dibuka oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P di lapangan Kelor, Padukuhan Ngunut Lor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, pada Selasa(06/05/2025).
Program ini mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Dan Ketahanan Nasional di Wilayah” yang berlangsung di Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, mulai tanggal 06 Mei hingga 04 Juni 2025.
Pasiter Kodim 0702/Gunungkidul, Kapten Cba Tri Aji Laga, dalam laporan menyampaikan kegiatan fisik meliputi pembangunan Cor Rabat Jalan dengan Panjang 569 Meter, Lebar 3 Meter, dan Tebal 0,12 Meter,fisik tambahan pembangunan Talud panjang 253 Meter, Lebar 0,60 Meter dan Tinggi 0,70 Meter, Rehab RTLH 1 Unit bertempat di rumah Bapak Fajar Nurohman, Serta pembuatan Plat Deker dengan Panjang 4 Meter, Lebar 1,2 Meter dan Tebal 0,20 Meter.
Sedang kegiatan non fisik TMMD ini yaitu, Penyuluhan Wawasan Kebangsaan bela negara, Sosialisasi Kamtibmas, Sosialisasi pencegahan Narkoba, Penyuluhan Puskeswan dan Sosialisasi keluarga berencana serta Sosialisasi pencegahan penyakit Kronis.
TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2025, dengan anggaran Rp 300.000.000, bersumber dari APBD Provinsi DIY sebesar Rp 75.000.000 juta dan APBD Kabupaten Gunungkidul sebesar Rp 225.000.000 juta, total sumber dana tersebut yakni Rp. 300 juta.
Melalui TMMD, diharapkan dapat membuka akses jalan antar desa, meningkatkan perekonomian, membangun kesadaran masyarakat dalam bela negara, serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Kegiatan TMMD di fokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat serta memperkuat sinergi TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat pembangunan wilayah pedesaan.
Bupati megapresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan dan pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2025. Ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong antara TNI, Pemerintah Daerah, serta komponen masyarakat.
“Keharmonisan, kebersamaan, dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). TMMD juga berperan dalam mengatasi berbagai tantangan sosial seperti kemiskinan, pengangguran, kesehatan, serta pembangunan sumber daya manusia,” ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P(Bupati Gunungkidul), Letkol Inf Roni Harmawan (Dandim 0730/Gunungkidul), AKBP Miharni Hanapi.,S.I.K., M.M (Kapolres Gunungkidul), Mayor Cba Agus Jumawan (Pasiminlog Slog Korem 072/Pmk), Annisa Novianty, SH. MH. LI (Ketua PN Wonosari), Slamet Jaka Mulyana SH (Kajari GK), Endang Sumiarni (Ketua DPRD Gunungkidul), Danmen TNI AU Gading (Mayor Lek Marwan Purnomo), Panewu Kap. Karangmojo, Kapolsek Karangmojo, Danramil 07/Karangmojo, Para Lurah Kap. Karangmojo, Ketua Persit KCK Cabang XXXI Kodim 0730/Gunungkidul dan pengurus, serta tamu undangan ±700 orang.(*/Isr)




