RADAR NASIONAL,–(Sleman),–Dalam rangka menguatkan literasi masyarakat di wilayah Kabupaten Sleman. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman mengadakan Bedah Buku dengan Judul Wonderful Family, Merajut Keindahan Keluarga di Rumah Baca Ngablak, Bangunkerto, Turi, Sleman.Selasa(8/7/2025).
Bedah buku ke 7 menghadirkan narasumber politisi dan konselor yaitu Agus Riyanto S.Si. dan Ibu Ida Nur Laila, S.Si.Apt.
Dalam laporan Kepala Bidang oleh Ketua Tim Kerja Pengelolaan Koleksi Wahyuningsih, SIP. MM menyampaikan bahwa bedah buku diikuti 50 orang terdiri mayoritas perempuan usia produktif baca, yang bertempat tinggal di Turi, Tempel, Kapanewon Sleman dan Srumbung.
Peserta memiliki background profesi keseharian yaitu guru, ibu rumah tangga, dan mahasiswa, 55% peserta sudah membaca buku dengan subjek agama, parenting, masakan maupun novel.
Sedangkan sambutan Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman sekaligus membuka acara bedah Buku Wonderful Family yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Pengelolaan Perpustakaan Ch. Rini Puspitasari, S.P., M.M. menyampaikan bahwa tingkat literasi di Indonesia masih rendah.
Dengan kegiatan bedah buku ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat literasi masyarakat melalui bedah buku dengan tema yang diangkat dan memberi daya tarik masyarakat dari buku yang diminati. Peluang menulis di Sleman tinggi, maka diharapkan peserta mau berkontribusi dalam kegiatan penulisan suatu karya.
Pelaksanaan bedah buku disampaikan oleh narasumber pertama yaitu Bapak Agus Riyanto, S.Si. Politisi Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sleman beliau membahas bahwa buku Wonderful Family ini baik untuk para wanita yang menjelang atau belum menikah. Bedah buku perlu dilaksanakan dengan tema yang lain yang diminati oleh masyarakat. Literasi mulai digiatkan untuk mencapai Indonesia Emas menuju 2045.
Narasumber ke 2 yaitu Ibu Ida Nur Laila, S.Si.Apt. menyampaikan mengenai buku yang tulis pertama ini Wonderful Family. Ini merupakan buku yang mendasar. Problematika rumah tangga merupakan sesuatu hal yang kompleks, maka mendorong setiap orang untuk bersikap lapang.
“Orang yang setiap hari bertemu berpotensi untuk konflik. Perlu ada kejutan-kejutan manis dalam rumah tangga. Memelihara bunga yang bisa membuat asri rumah. Mengubah tatanan rumah agar lebih bervariasi” tandasnya.
Buku Wonderful Family perlu dibaca bagi setiap orang sebagai sarana menjalani kehidupan rumah tangga ataupun persiapan membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis. Buku ini menjadi literatur baik dalam berumah tangga. Sebagai harapan dalam meningkatkan literasi family masyarakat di wilayah Kabupaten Sleman.(Ang)





