Stafsus Mendikdasmen RI Menutup Baitul Arqam, PCM Siap Lakukan Focus Group Discussion

0
134

RADARNASIOAL,-(Sleman ),- Di  Muhammadiyah harus istiqomah, ikhlas, tahu dan taat aturan, profesional dalam arti bertanggung jawab, serta gembira dan menggembirakan.

Hal tersebut  ditegaskan  Ketua PCM Depok, H. Muhammad Ichsan, S.E., M.M. dalam sambutan  penutupan Baitul Arqam Pimpinan Cabang Muhammadiyah  Depok, Sleman di Balai Besar Penjamin dan Pengembangan Mutu Pendidikan Vokasi Seni dan Budaya (BBPPMPVSB), Ngaglik, Sleman.

Baitul Arqom PCM  diikuti sebanyak  52 peserta  terdiri  PCM Depok, Majelis dan Ortom tingkat cabang, maupun  Pimpinan Ranting Muhammadiyah se-Depok berlangsung selama  dua hari Sabtu – Ahad (11-12 Oktober  2025).

Selama berlangsungnya, kegiatan Baitul Aqom berbagai materi, diantaranya disamping mendalami dan berdiskusi tentang  internalisasi nilai  Islam  dan Kemuhammadiyahan untuk  mengembangkan  kinerja  pimpinan  Muhammadiyah.

Menurutnya,  Baitul Arqam di PCM Depok ini berbeda dengan yang lain. Tidak sekadar disuguhi materi lalu pulang semata, tetapi juga ada diskusi antar peserta, brainstorming mendalam, lalu proses assessment, penilaian, evaluasi, dan observasi berdasarkan pada data.

Dalam waktu dekat Baitul Arqam, PCM Depok akan melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama PRM se-Depok dan yang tak kalah pentingnya menambah intensitas komunikasi dan informasi dengan majelis di lingkungan PCM Depok.

“Kami akan melihat apa yang menjadi kesimpulan diskusi (Baitul Arqam), nanti kita akan lakukan semacam FGD dengan ranting agar bisa tahu kalau memang ada sesuatu yang dipecahkan bersama,” kata Ichsan.

Ichsan juga menyoroti potensi ranting yang bisa dikembangkan lebih baik lagi ke depannya. Misalnya, PRM Condongcatur Timur dapat mengembangkan masjid-masjidnya agar menjadi unggul dan terdapat lahan wakaf yang bisa dijadikan Amal Usaha Muhammadiyah berupa Poliklinik atau semacamnya. Kemudian, PRM Maguwoharjo Utara diharapkan mampu membesarkan masjid di pinggir pasar agar kegiatan masjid bisa terlihat di masyarakat.

Menariknya, di PCM Depok terdapat dua PRM yang berbasis di Perguruan Tinggi Negeri, yakni  Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta. Keberadaan kedua PRM ini diharapkan mampu memberi warna baru dalam dakwah Muhammadiyah di Depok, khususnya di bidang pendidikan.

“Ini akan menjadi satu modal yang kuat bagi PCM Depok, khususnya di bidang pendidikan. Revitalisasi pengelolaan SMA/SMK Muhammadiyah yang perlu perhatian,” ujar Ichsan

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) sekaligus Staf Khusus Mendikdasmen, Arif Jamali Muis, M.Pd. menyampaikan, Baitul Arqam  penting dalam proses BerMuhammadiyah, untuk menanamkan ideologi melalui Baitul Arqam.

”  Kegiatan  ini  harus  segera ditindak lanjuti,dalam setiap kegiatan Persyarikatan Muhammadiyah di berbagai tingkatan. Supaya kader dan pimpinan selalu ingat bahwa arah perjuangan Muhammadiyah adalah menjalankan agama Islam. Sebab, Muhammadiyah
menjadi kendaraan meraih Ridha Allah agar bisa diantarkan menuju pintu Surga Jannatun Naim ” ungkapnya.(*/R)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini