RADARNASIOAL,-(Sleman ),- Di Muhammadiyah harus istiqomah, ikhlas, tahu dan taat aturan, profesional dalam arti bertanggung jawab, serta gembira dan menggembirakan.
Hal tersebut ditegaskan Ketua PCM Depok, H. Muhammad Ichsan, S.E., M.M. dalam sambutan penutupan Baitul Arqam Pimpinan Cabang Muhammadiyah Depok, Sleman di Balai Besar Penjamin dan Pengembangan Mutu Pendidikan Vokasi Seni dan Budaya (BBPPMPVSB), Ngaglik, Sleman.

Baitul Arqom PCM diikuti sebanyak 52 peserta terdiri PCM Depok, Majelis dan Ortom tingkat cabang, maupun Pimpinan Ranting Muhammadiyah se-Depok berlangsung selama dua hari Sabtu – Ahad (11-12 Oktober 2025).
Selama berlangsungnya, kegiatan Baitul Aqom berbagai materi, diantaranya disamping mendalami dan berdiskusi tentang internalisasi nilai Islam dan Kemuhammadiyahan untuk mengembangkan kinerja pimpinan Muhammadiyah.
Menurutnya, Baitul Arqam di PCM Depok ini berbeda dengan yang lain. Tidak sekadar disuguhi materi lalu pulang semata, tetapi juga ada diskusi antar peserta, brainstorming mendalam, lalu proses assessment, penilaian, evaluasi, dan observasi berdasarkan pada data.
Dalam waktu dekat Baitul Arqam, PCM Depok akan melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama PRM se-Depok dan yang tak kalah pentingnya menambah intensitas komunikasi dan informasi dengan majelis di lingkungan PCM Depok.
“Kami akan melihat apa yang menjadi kesimpulan diskusi (Baitul Arqam), nanti kita akan lakukan semacam FGD dengan ranting agar bisa tahu kalau memang ada sesuatu yang dipecahkan bersama,” kata Ichsan.
Ichsan juga menyoroti potensi ranting yang bisa dikembangkan lebih baik lagi ke depannya. Misalnya, PRM Condongcatur Timur dapat mengembangkan masjid-masjidnya agar menjadi unggul dan terdapat lahan wakaf yang bisa dijadikan Amal Usaha Muhammadiyah berupa Poliklinik atau semacamnya. Kemudian, PRM Maguwoharjo Utara diharapkan mampu membesarkan masjid di pinggir pasar agar kegiatan masjid bisa terlihat di masyarakat.
Menariknya, di PCM Depok terdapat dua PRM yang berbasis di Perguruan Tinggi Negeri, yakni Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta. Keberadaan kedua PRM ini diharapkan mampu memberi warna baru dalam dakwah Muhammadiyah di Depok, khususnya di bidang pendidikan.
“Ini akan menjadi satu modal yang kuat bagi PCM Depok, khususnya di bidang pendidikan. Revitalisasi pengelolaan SMA/SMK Muhammadiyah yang perlu perhatian,” ujar Ichsan
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) sekaligus Staf Khusus Mendikdasmen, Arif Jamali Muis, M.Pd. menyampaikan, Baitul Arqam penting dalam proses BerMuhammadiyah, untuk menanamkan ideologi melalui Baitul Arqam.
” Kegiatan ini harus segera ditindak lanjuti,dalam setiap kegiatan Persyarikatan Muhammadiyah di berbagai tingkatan. Supaya kader dan pimpinan selalu ingat bahwa arah perjuangan Muhammadiyah adalah menjalankan agama Islam. Sebab, Muhammadiyah
menjadi kendaraan meraih Ridha Allah agar bisa diantarkan menuju pintu Surga Jannatun Naim ” ungkapnya.(*/R)





