Soal Tragedi Kanjuruhan, Begini Reaksi Zulkifli Hasan

0
151
Kerusuhan pecah di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, (1/10) usai laga Arema FC melawan Persebaya. Puluhan orang dikabarkan meregang nyawa dalam kejadian tersebut. (Foto Jawapos.com)

JAKARTA – Tragedi memilukan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang menelan ratusan korban jiwa memantik perhatian dari Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.

Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta Liga 1 dihentikan sementara dan dilakukan evaluasi besar-besaran oleh pihak yang berwenang. Dia menyebut, nyawa manusia sangat berharga.

“Satu nyawa saja sangat berharga. Sepak bola tidak setara dengan harga nyawa rakyat Indonesia. Tolong dievaluasi menyeluruh,” kata Zulkifli Hasan dalam keterangannya, Minggu (2/10).

Dia mengatakan, insiden Kanjuruhan adalah tragedi kemanusiaan serta pukulan telak untuk semua. Dia menilai, tragedi tersebut merupakan hari yang kelam dalam sejarah olahraga Indonesia.

“Saya dan keluarga besar PAN berduka mendalam atas jatuhnya korban,” ucapnya.

Tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, usai pertandingan antara Arema FC dan Persebaya menjadi perhatian nasional bahkan publik dunia.

Kisruh yang terjadi di lapangan pascapertandingan diperburuk penanganan keamanan oleh aparat kepolisian. Penembakan gas air mata ke arah tribun penonton dianggap menyalahi prosedur yang ditetapkan FIFA.

“Semua yang bersalah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Usut sampai tuntas. Apalagi ada indikasi pelanggaran prosedur,” kata Zulhas.

“Panpel, PSSI, aparat kepolisian, semua pihak harus diusut sampai tuntas. Ini tragedi kemanusiaan. Tidak semestinya terjadi,” imbuh Zulhas.

Terakhir, Zulhas mengimbau agar seluruh pihak mengambil pelajaran dari peristiwa nahas ini. Menurut dia, olahraga itu untuk membangun sportivitas, solidaritas, dan persatuan.

“Ini semangatnya. Suporter harus belajar memberikan dukungan secara sportif, penyelenggara ‘event’ olahraga harus profesional dan menempatkan aspek keselamatan dan keamanan sebagai yang utama. Aparat berwajib harus belajar pengamanan dalam industri olahraga berskala besar,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini