Seratus Lebih Warga Kampung Hamzah Sukoharjo Siap Jalankan Ibadah Umroh

0
364
Masjid Hamzah di Windan Baru, Desa Gumping Kec. Kartasuro, Sukoharjo. (Radnas/Ist)

RADARNASIONAL – Akhir Oktober 2024 sebanyak140 lebih warga kampung Hamzah di Windan Baru, Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, insya Allah akan menjalankan ibadah umroh secara bersama-sama.

Umroh warga sekampung mengambil judul “From Hamzah to Mekkah”melibatkan warga tersebut.

Diambilnya judul, sebagaimana disampaikan penyelenggara yang tak bersedia disebutkan namanya itu, mengaku ide umroh berawal dari warga sekampung ini bermula dari keinginan salah seorang warga Hamzah yang “iseng” mengusulkan umroh bersama warga sekampung.

Selama ini, warga sering dan rutin mengadakan kegiatan piknik bersama untuk refreshing. Lalu, seorang warga usul dengan pertanyaan apakah memungkinkan kalau kegiatan piknik bersama yang biasa dilaksanakan diganti dengan umroh bersama.

Ide awalnya dari warga Hamzah yang iseng mengusulkan umroh bersama dan gabung bersambut.

Tujuannya, selain memupuk hubungan silaturahmi antar warga juga sekaligus beribadah bersama.

Usulan cerdas itu oleh warga mendapat sambutan luar biasa dari warga. Dan mendapat simpati dari salah seorang ustadz yang tinggal di kampung setempat bahkan ia menyatakan kesanggupan untuk menjadi pembimbing umroh secara cuma-cuma alias gratis.

Kebetulan, ustadz tersebut juga merupakan seorang muthawwif (pembimbing haji dan umrah) lulusan Universitas Islam Madinah, Arab Saudi.

Berangkat dari rasa kebersamaan dan ikhlas tanpa paksaan, dalam waktu singkat terkumpul 138 warga yang menyatakan kesanggupan mengikuti jejak mulia umroh. Saking senangnya banyak warga langsung mentransfer pembiayaannya.

Biaya umroh ditetapkan sebesar Rp. 20 juta per orang. Hingga saat jumlah peserta warga Hamzah mencapai 141 orang.

Direncanakan,insya Allah akhir Oktober 2024 dari Solo akan berangkat menggunakan bus menuju Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang.

Selanjutnya rombongan kampung Hamzah meninggalkan tanah air menuju perjalanan ke Arab Saudi menggunakan pesawat.

“Insya Allah hari Sabtu 26 Oktober malam budal (berangkat-pen.).

” Ba’da shalat Isya’ warga kumpul di Masjid Hamzah untuk acara pemberangkatan,” kata salah seorang warga setempat.

Sejak tiga bulan lalu, hampir seluruh persiapan sudah siap. Koper untuk perbekalan perjalanan umroh sudah dibagikan ke seluruh warga.

Pakaian seragam batik juga sudah jadi dan dibagikan kepada warga yang akan menunaikan umroh.

“Saat ini semua persiapan sudah 100%. Paspor, visa, dan lain-lain sudah beres semua,” ujarnya.

Untuk menjaga keamananan lingkungan kampung setempat yang akan ditinggal warga selama menjalani ibadah umroh akan dijaga oleh warga yang tidak berangkat.

“Untuk keamanan nanti dari warga yang tidak ikut umroh. Dan mereka akan mendapatkan fee atas pengamanan tersebut,” pungkasnya.

Warga Hamzah merupakan sebutan bagi warga kampung yang tinggal di Jalan Hamzah, di Kampung Windan Baru, Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.

Sedangkan latar belakang profesi warga Hamzah berasal dari PNS, karyawan swasta, dokter, pengusaha, pedagang, ustadz dsb.

Kampung Windan Baru sendiri juga dikenal sebagai kampung santri. Di kampung kecil ini terdapat setidaknya 3 (tiga) masjid yang berdekatan satu dengan lainnya.

Setiap pelaksanaan shalat fardhu berjamaah, ketiga masjid itu selalu dipenuhi warga Windan Baru. Selain itu, terdapat lembaga pendidikan Islam Al Madinah dan Majelis Taklim At Taubah yang banyak berperan dalam aktivitas dakwah di Desa Gumpang, Kartasura, Sukoharjo.

Semoga Allah ta’ala mudahkan semua urusannya. Aamiin.(Sani)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini