
JAKARTA – Tim khusus (Timsus) Polri menggelar pendalaman uji balistik di rumah dinas Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo, Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan (Jaksel), Senin (1/8/2022). Menariknya, sejumlah pejabat Polri turut hadir.
Kehadiran mereka tepat 25 hari Brigadir J tewas usai baku tembak yang terjadi kediaman dinas Irjen Pol Ferdy Sambo, Jumat lalu (8/7/2022).
Pantauan Inilah.com, pejabat Polri yang mendatangi rumah dinas Ferdy Sambo yakni, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto, dan Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian. Selain itu, Kepala Biro (Karo) Multimedia Divisi Humas Polri Gatot Repli Handoko, dan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Nurul Azizah.
Khusus Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto, ia datang secara terpisah dari sejumlah rekannya itu. Jenderal bintang tiga ini tiba dengan mobil dinas khusus berjenis Land Cruiser berwarna hitam bernopol B 1989 QH.
Pengawalan bagi sang Kabareskrim juga tak main-main. Ada dua motor dilengkapi senjata laras panjang mengawal mobil yang membawa Agus Andrianto ke rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo.
Terkait kehadiran sejumlah pejabat Polri itu, Inilah.com sempat meminta konfirmasi kepada Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Nurul Azizah. Namun, Nurul enggan membeberkan secara pasti terkait kehadiran sejumlah pejabat Polri itu di rumah Irjen Ferdy Sambo.
“Belum tahu,” ucap Nurul.
Hingga berita ini di tulis, Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto telah meninggalkan rumah dinas Ferdy Sambo.
Jarak 10 Meter
Adapun, awak media masih terpantau menjamur di sekitar lokasi rumah TKP. Polisi setidaknya memberi jarak sekitar 10 meter bagi wartawan yang hendak meliput.
Timsus Polri dikabarkan akan memaparkan soal pendalaman uji balistik terkait kasus baku tembak di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo. Baku tembak pada Jumat (8/7/2022) berujung tewasnya Brigadir J alias Nopryansyah Yoshua Hutabarat.
Berdasarkan keterangan polisi, baku tembak disebut terjadi setelah Brigadir J melecehkan dan menodongkan senjata ke istri Ferdy Sambo, Putri Chandrawathi. Brigadir J meregang nyawa oleh peluru yang keluar dari pistol Bharada E, ajudan Irjen Ferdy Sambo. Saat kejadian, Irjen Pol Ferdy Sambo dinyatakan polisi sedang tidak ada di rumah. Sejauh ini, polisi belum menetapkan tersangka menyangkut kasus tersebut.




