Sampaikan Dukacita Mendalam, PP Muhammadiyah Sesalkan Tragedi Kanjuruhan 

0
180
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir saat memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (16/09/2022). (Foto: Humas Setkab)

JAKARTA – Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang menewaskan 127 orang usai pertandingan antara Arema FC dan Persebaya memantik perhatian serius dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir meminta ada investigasi objektif dan tuntas terhadap insiden memilukan tersebut.

Menurut dia, investigasi tersebut harus mencakup berbagai aspek atas kerusuhan dengan banyak korban jiwa itu, karena kasusnya bukan hanya berskala nasional tetapi sudah global.

“Tragedi ini mengoyak muruah bangsa dan negara Indonesia,” kata Haedar dalam keterangannya, Minggu (2/10).

Selain menyampaikan duka cita yang mendalam, Haedar juga menyesalkan tragedi hilangnya ratusan nyawa di Stadion Kanjuruhan tersebut.

Menurut dia, jumlah kematian akibat kerusuhan tersebut termasuk deretan tertinggi di dunia dari sejumlah kerusuhan yang pernah terjadi, belum terhitung korban luka-luka.

“Kami menyesalkan peristiwa tragis tersebut, lebih-lebih menyangkut nyawa manusia yang besar jumlahnya,” ucapnya.

Sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) malam, pascapertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta mengatakan dari 127 orang yang meninggal dunia tersebut, dua di antaranya merupakan anggota Polri.

Sebanyak 34 orang dilaporkan meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sementara sisanya meninggal saat mendapatkan pertolongan di sejumlah rumah sakit.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini