RADAR NASIONAL,(Sleman), Setelah melalui perjalanan hidup panjang penuh perjuangan, kebahagiaan dan ujian pernahkah terlintas dalam hati seperti apa akhir kehidupan yang paling kita harapkan ketika kelak bertemu Allah ?
Hal tersebut disampaikan Prof.Dr.Hj.Casmini.M.Psi dalam penutupan Pesantren Ramadhan Lansia,diikuti sebanyak 150 peserta dengqn berbagai latar belakang profesi .Pesromlan digelar selama Ramadhan 21 Feb.sd 9 Feb.2026 di Kampus Day Care Lansia Aisyiyah,Jl.Gempol Raya Condongcatur.Senin (9/3/2026)
Menurutnya,setidaknya ada tiga pilar untuk meraih husnul khatimah,yakni iman fondasi utama yang mendorong amal saleh dia menjauhkan hati dari dosa serta syirik.
Amal saleh perbuatan baik yang dilakukan secara konsisten perbuatan penuh keikhlasan dan sesuai sunnah dan taubat penutup amal yang menyempurnakan dan membersihkan hati dari dosa. Iman sebagai penjaga dan melindungi hati dari perbuatan buruk syirik dan godaan yang menyesatkan.
“Kadangkala kadar keimanan seseorang naik turun, selalu fluktuasi- wajib dijaga dan diperkuat dengan melakukan zikir,doa, dan tafakur setiap hari. Sedangkan iman yang kuat akan melahirkan amal saleh,iman yang lemah membuat kita mudah tergelincir ke dalam dosa.”paparnya.
Lanjutnya,tiga tingkatan.khusnul khatimah, menurut Al-Jibrini(Ya Allah.Hamba mohon khusnul khatimah) husnul khatimah memiliki derajat yang berbeda beda.
Tingkat pertama wafat dalam keadaan menjaga dan mempertahankan iman Islam.Tingkat kedua ,wafat dalam keadaan menjaga ibadah wajib dan amalan sunnah secara konsisten dan ketiga tingkat tertinggi yakni mampu melalaikan kalimat tauhid ” Laa ilaaha illallah di akhir hayat. Berikut tanda tanda Husnul Khatimah menurut hadits, Syahadat terakhir mengucapkan Laa illlaaha illallah sebagai kalimat terakhir sebelum wafat.
Wafat dalam Iman dan taat. Wafat dalam iman dan taat artinya meninggal dalam beriman tidak berdosa besar dan taat kepada Allah. Dan terakhir didampingi keluarga dan kerabat mengingatkan kembali kalimat tauhid.
Sementara itu Manager Kewirausahaan dan Sosial LazisMu pusat Aditya menyambut baik Day Care Lansia Aisyiyah di Condongcatur kami mengapresiasi kegiatan ini dan kami berharap ke depan terus berkembang dan bahkan bisa diperbanyak titik, yang sampai saat ini LazisMu memiliki 13 titik,Lazismu mensuport termasuk Day Care Lansia salah satu titiknya yakni Taman Lansia di Sukabumi .
“Kami mengapresiasi Day Care Lansia dengan jumlah peserta antusias sekali mengikuti kegiatan penuh semangat yang luar biasa dan saya lihat ada musik angklungnya.” pungkasnya.
Sedangkan, Bu Samsiyati bersama dua teman santriwati mengaku senang mengikuti pesantren Romadhan Lansia.Bu Sam panggilan familier mengaku selama mengikuti pesantren romadhan lansia senang bisa bertemu temannya.Hal serupa juga disampaikan Pak Purnomo,Pak Syam maupun Pak Effendi dan sejumlah santri lainnya.
“Sebagai alumni Day Care Lansia bangga ikut sebagai santri “Sepuh,”yang telah menempa kami dengan berbagai ilmu seperti Aqidah, Ibadah,Al-quran, Hadits,Muamalah, Psikologi lansia,kesehatan lansia,tadabur alam,keterampilan kesenian” ujar Bu Sam.(San)





