Pengakuan FPI Palsu Dukung Anies Baswedan Maju Capres dan Dibayar Rp150 Ribu

0
179
Ilustrasi demo

JAKARTA – Front Persaudaraan Islam (FPI) telah membantah surat yang berisi agenda deklarasi dukung Anies Baswedan nyapres di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Para petinggi FPI dan Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) kompak menyebut surat itu hoaks.

Belakangan beredar video dan foto, sejumlah orang dengan mengenakan atribut mirip FPI menggelar aksi dukungan Anies nyapres di kawasan Monas.

Di waktu yang sama juga, beredar video pengakuan seorang pria bernama Khaerul Anam meminta maaf telah menggelar aksi mencatut nama FPI yang diunggah di akun twitter @DPP_LIP.

Dalam video itu, Khaerul Anam mengaku dihubungi seorang pria bernama Edy yang memintanya ikut pengajian di Monas.

Setibanya di Monas, Khaerul kaget karena tidak ada agenda pengajian seperti informasi yang diterimanya. Hanya ada pembagian atribut FPI oleh orang yang bukan pengurus FPI yang fotonya belakangan beredar ada aksi dukung Anies Baswedan nyapres, bahkan selesai acara jemaahnya diberi uang Rp 150.000.

“Para jemaah selesai dari lokasi di bus, maka Pak Edy mengasih uang, tiap orang dikasih Rp 150 ribu, kami merasa dibohongi banget,” ucap pria dalam video yang mengaku namanya Khaerul Anam.

Sementara itu, di medsos beredar foto-foto aksi FPI Reborn yang mendukung Anies. Foto itu antara lain diunggah pegiat medsos Eko Kuntadhi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini