Paguyuban SMS Nguri-uri Budaya, Gelar Wayang Dua Dalang Lakon Parikesit Jumeneng Ratu

0
286
HUT Sleman Manunggal Sembada(SMS)ke 22 gelar wayang kulit lakon"Parikesit Jumeneng Ratu "dengan dua Dalang yakni Ki Arno Sugito dari Sleman dan Ki Marsma(Purn) FH Bambang Sulistiyo S.Sos (Ketua PEPADI) Jakarta di Anjungan DIY Taman Mini Indonesia,Jakarta (3/3/2024)/Foto: Istimewa

RADARNASIONAL – Memperingati HUT Sleman Manunggal Sembada (SMS) ke 22 digelar wayang kulit lakon “Parikesit Jumeneng Ratu” dengan dua Dalang yakni Ki Arno Sugito dari Sleman dan Ki Marsma(Purn) FH Bambang Sulistiyo S.Sos (Ketua PEPADI Jakarta) di Anjungan DIY Taman Mini Indonesia, Jakarta, Minggu (3/3/2024)

HUT SMS juga ditampilkankan Tari Golek Sekar Pudyastuti dan Umarmoyo Umarhadi dan sejumlah bintang tamu “Dua Derajat” Vico Ciblel dan Fajar Chotit dan Komjen Pol Drs Wahyu Widada M. Phil (Kabareskrim Polri).

Pagelaran wayang kulit dihadiri Pj. Sekda Sleman Eka Suryo Priantoro, komunitas warga Sleman di Jakarta.

Sambutan bupati dibacakan Sekda, mengatakan momentum HUT SMS ke 22 menjadi sarana mempererat tali silaturahmi warga Sleman di Jakarta.

Menurutnya, potensi angggota Paguyuban SMS dipersatukan dalam ikatan erat, kuat dan besar tidak saja bermanfaat bagi anggota paguyuban tetapi juga bagi masyarakat lainnya.

“Anggota paguyuban SMS adalah duta Sleman dan menjadi sarana mempromosikan potensi Sleman khususnya di Jakarta. ” ujarnya.

Turut hadir Sekda DIY Beny Suharsono mengapresiasi keluarga besar SMS yang telah menggelar kegiatan.

Kerjasama yang terjalin dengan Badan Penghubung Daerah DIY di Jakarta perlu ditingkatkan sesuai semangat filosofi golong gilig.

Dalam kesempatan ini Ketua BAZNAS Sleman secara simbolis memberikan bantuan langsung kepada anak yatim.

Sedangkan Ketua Paguyuban SMS, Suharno,SE.,MM  menyebutkan paguyuban SMS berdiri 21 Januari 2001 bertujuan untuk menjaring generasi muda cinta budaya.

Pagelaran didukung Dana Keistimewaan melalui Dinas Kebudayaan Sleman dan Badan Penghubung Daerah DIY.

“Kami juga akan mendukung program pemerintah DIY dan Kabupaten Sleman, khususnya seni kebudayaan, UMKM dan pengentasan kemiskinan. ” ujarnya.(San)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini