Menteri AHY Tegaskan PTSL dan Mafia Tanah Jadi Prioritas Utama

0
189
Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (Foto: Humas Setkab)

RADARNASIONAL – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, salah satu program utama pihaknya adalah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Hal ini disampaikan AHY dalam keterangan pers setelah menghadiri Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin oleh Presiden Jokowi di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Jumat (13/9).

Menurut pria yang akrab disapa AHY tersebut, hingga saat ini lebih dari 117 juta bidang tanah telah terdaftar dari target 120 juta bidang tanah pada akhir tahun 2024.

“Ada beberapa bulan ke depan yang perlu kita tuntaskan dan juga kita kawal,” terang AHY kepada wartawan di IKN.

Selain PTSL, Kementerian ATR/BPN juga fokus pada program reforma agraria yang melibatkan penataan aset dan akses bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

“Baik itu penataan aset maupun penataan akses dan peningkatan ekonomi masyarakat dari berbagai program terkait dengan reforma agraria tadi, ini juga akan kita kawal,” jelas AHY.

Terkait masalah kejahatan pertanahan, AHY menegaskan bahwa kementeriannya akan terus memberantas praktik mafia tanah yang merugikan negara dan masyarakat.

“Ini juga menjadi utama karena banyak sekali masyarakat yang tidak berdaya, masyarakat rentan, lemah, yang kemudian hak-haknya diserobot begitu saja dan tentunya perlu kita bela dan perlu kita perjuangkan,” ujar AHY.

AHY juga menekankan pentingnya memberikan jaminan hukum bagi para investor yang berencana berinvestasi di Indonesia.

Menutup keterangannya, AHY berharap  transisi pemerintahan ke Presiden terpilih Prabowo Subianto akan berjalan lancar, dan berbagai program yang telah berjalan baik selama masa kepemimpinan Presiden Jokowi dapat dilanjutkan.

“Bapak Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto yang tentunya dengan semangat ingin melakukan keberlanjutan, utamanya terhadap hal-hal yang sudah baik tadi, capaian-capaian, prestasi-prestasi, dan yang dirasakan tetap relevan bahkan semakin relevan untuk dijalankan ke depan, baik dari sisi ekonomi, stabilitas politik, dan lain sebagainya,” tandas AHY.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini