Masjid Nurul Alamin Diresmikan, Bupati Berharap Tumbuhkan Pribadi Mencintai Masjid

0
111
Bupati Sleman Harda Kiswaya seusai meresmikan Masjid Nurul Alamin foto bersama. (Radnas-Ist)

RADAR NASIONAL,–Bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, meresmikan Masjid Nurul ‘Alamin di Dusun Majegan, Kalurahan Pandowoharjo, Kapanewon/Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman Ahad,(20/4/2025)

Peresmian Masjid Nurul Alamin , ditandai dengan pengguntingan pita dan  penandatanganan prasasti oleh Bupati Harda Kiswaya, disaksikan sejumlah pejabat Kapanewon/ Kecamatan Sleman dan masyarakat sekitar.

Dalam sambutan Bupati Harda Kiswaya, mengapresiasi  atas inisiatif warga dalam perjuangan secara  kolektif membangun Masjid , Harda  menegaskan bahwa tantangan justru dimulai setelah Masjid berdiri.

” Tantangan yang berat  justru setelah Masjid berdiri, bagaimana kita memakmurkannya. Mari kita bantu panitia dan keluarga besar, Harjo Mantono yang telah membebaskan tanah ini agar amal jariyah dari kegiatan ini benar – benar bisa mengalir untuk keluarga besar mereka,” pesan Bupati.

Sebagai bentuk dukungan Pemkab Sleman, membuka peluang bantuan dana untuk pengembangan Masjid melalui pengajuan proposal resmi,” pesannya.” Kami dari Pemkab tadi sudah bincang – bincang, kalau ada kekurangan silahkan ajukan proposal akan kami bantu maksimal memang sesuai aturan rekening Pemkab Sleman hanya bisa Rp. 50 juta tapi kami berusaha bantu semaksimal mungkin.

Ia juga mendorong agar panitia segera melengkapi sarana dan prasarana Masjid, sehingga Masjid bisa menjadi tempat ibadah yang nyaman dan khusyuk bagi jamaahnya.

” Lanjutnya, kalau Masjid ini sudah sempurna fasilitasnya, maka warga yang beribadah di sini akan merasa senang. Dari situ akan tumbuh pribadi – pribadi yang mencintai Masjid, dan pada akhirnya iman serta Islam bisa meresap dalam hati,” tambahnya.

Harda Kiswaya, juga mengingatkan pentingnya mengelola waktu dengan baik. Dengan adanya Masjid ini, ia berharap semangat beribadah warga semangkin meningkat.

” Dulu sholatnya masih berpindah – pindah, sekarang mari manfaatkan Masjid ini jangan sampai waktu kita terbangun sia – sia sementara ajal bisa datang kapan saja. Maka dari itu, mari manfaatkan waktu sebaik – baiknya,” pesan Bupati.

Sebelum sambutan Bupati, Mujiono selaku perwakilan panitia pembangunan Masjid menyampaikan sejarah berdirinya Masjid Nurul Alamin. Ia menerangkan bahwa pembangunan Masjid ini, merupakan hasil gotong royong dan niat tulus warga Majegan untuk memiliki tempat ibadah yang layak dan representatif.

Lebih lanjut, ia menjelaskan dimulainya pembangunan Masjid ini diawali dengan pembebasan lahan yang merupakan wakaf dari keluarga besar Bapak Harjo Mantono. Selanjutnya seluruh proses pembangunan berjalan atas dukungan dan partisipasi warga, baik dalam bentuk tenaga, pikiran, maupun materi, dan lain – lainnya.

Mujiono, berharap Masjid Nurul Alamin ini ke depan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Peresmian Masjid Nurul Alamin ini, menjadi simbol sinergi antara masyarakat dan Pemerintah dalam membangun sarana ibadah serta memperkuat fondasi akhlak dan spiritual di tengah masyarakat,” tutupnya.(San)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini