RADARNASIONAL – Peristiwa siswi SMP berinisial LS (14) yang ditemukan tewas bersimbah darah di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau menemui titik terang.
LS yang ditemukan tewas di Jalan Lintas Duri- Pekanbaru, Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Bengkalis pada Sabtu (2/9) malam itu menjadi korban pembunuhan dan pemerkosaan.
Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro mengatakan, pihaknya berhasil mengungkap kasus tersebut serta menangkap pelaku pembunuhan terhadap LS.
“Dalam waktu 1 x 24 jam pelaku berhasil kita ringkus di rumahnya berinisial APS (14) yang merupakan kakak kelas dari korban yang ditemukan tewas tersebut,” kata Setyo, Senin (4/9).
Setyo menjelaskan, korban sebelum tewas disetubuhi terlebih dahulu oleh pelaku yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Selain itu juga diamankan barang bukti kayu sepanjang 2 meter yang digunakan untuk memukul korban hingga tewas serta baju seragam olahraga korban yang bersimbah darah di TKP.
“Motifnya korban menolak untuk diajak berbuat pencabulan, karena takut dilaporkan ke orang tua korban. Tersangka APS spontan memukul dan menyerang ke korban menggunakan kayu ke leher dan kepala, setelah tidak berdaya tersangka memperkosanya,” terang Setyo.
Hasil autopsi, korban tewas mengenaskan akibat hantaman benda tumpul di bagian leher dan kepala, lalu meninggal dunia karena lemas.
“Petugas juga berencana akan memeriksa psikologi tersangka yang terancam dengan hukuman 15 tahun penjara,” beber Setyo.
Dikabarkan sebelumnya, korban LS masih berseragam olahraga ditemukan tergeletak di tepi jalan dengan kondisi meninggal dunia.
Orang tua korban dibantu masyarakat berusaha untuk melakukan pencarian terhadap korban di sepanjang jalan menuju rumah dengan memeriksa disemak-semak sepanjang Jalan Jalan Lintas Duri-Pekanbaru.





