Dituding Jegal Anies di Pilkada 2024, Begini Respons Presiden Jokowi 

0
173
Presiden Joko Widodo Foto: SINDOnews

RADARNASIONAL – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait tudingan telah menjegal Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Presiden Jokowi menjelaskan, semua itu adalah urusan internal partai politik dan koalisi, termasuk proses pencalonan atau penolakan kandidat Pilkada serentak 2024.

Presiden Jokowi pun menegaskan bahwa tuduhan telah menjegal peluang politik Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta dan Jawa Barat tersebut tidak berdasar.

“Saya itu ditudang-tuding bukan hanya masalah itu saja, dituding menjegal, dituding menghambat,” kata Jokowi di Jakarta, Jumat (30/8).

Kepala Negara menambahkan bahwa dirinya bukan ketua atau pemilik partai, serta tidak memiliki wewenang dalam keputusan pencalonan kandidat di Pilkada 2024.

“Saya bukan ketua partai, saya juga bukan pemilik partai, supaya tahu semua, apa urusannya?” tegas Presiden Jokowi.

Diketahui, peluang Anies Baswedan tampil di kontestasi Pilkada 2024 sebagai calon gubernur di DKI Jakarta telah tertutup.

Hal tersebut setelah tidak ada lagi partai politik yang punya cukup suara untuk mengusung Anies Baswedan.

15 partai politik telah resmi mendaftarkan pasangan Ridwan Kamil-Suswono sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur ke KPU DKI Jakarta, Rabu (28/8).

Belasan partai politik itu di antaranya PKS, Gerindra, Golkar, NasDem, PKB, PSI, Demokrat, PAN, Garuda, Partai Gelora, Perindo, PPP, PBB, Prima, dan PKN.

Juru bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid mengungkapkan bahwa Anies juga sudah memutuskan untuk tidak maju di Pilkada Jawa Barat.

Sahrin menyampaikan bahwa salah satu pertimbangan Anies tidak maju adalah tidak ada permintaan khusus dari masyarakat Jawa Barat maupun aspirasi partai politik.

Untuk diketahui, pendaftaran para calon kepala daerah di Pilkada serentak 2024 telah berlangsung selama tiga hari dari tanggal 27 hingga 29 Agustus 2024.

Para pasangan calon kepala daerah kemudian akan melaksanakan kampanye politik yang akan berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024.

Kemudian, pemungutan suara di pilkada serentak tahun 2024 akan digelar pada 27 November mendatang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini