Danrem 072/Pamungkas Hadiri Seminar Dan Deklarasi Kebangsaan GKIT

0
88
Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo, hadiri Seminar dan Deklarasi GKIT di Sleman. (Radnas-Ist)

RADAR NASIONAL,-Bangsa besar tidak hanya dibangun oleh infrastruktur fisik, tetapi oleh nilai kebangsaan sebagai rumah besar bernama Indonesia.

Hal tersebut ditegaskan   Gubernur DIY dalam sambutan pembukaan  Seminar  Kebangsaan yang dibacakan Sih Utami di Ruang Restorasi Savita Garden Inn, Jl. Palagan Tentara Pelajar, Km 9, Rejodani 2, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Sabtu (19/4/2024).

Seminar Kebangsaan dan deklarasi GKIT diikuti 200 peserta berlangsung di Sleman. (Radnas-Ist)

” Dalam forum kebangsaan seperti ini sangat penting dalam membangun infrastruktur nilai sebagai pondasi bangsa.” tandas Gubernur.

Seminar kebangsaan sekaligus Deklarasi Perdana  Gerakan Kebangsaan Indonesia  Terang (KGIT) diikuti 200 peserta  dari berbagai daerah  Yogyakarta, Magelang, Semarang, dan Solo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos.,M.M,Dr. Cornelius D. Ronowidjoyo, M.A. (Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra), Sih Utami, S.IP., M.M. (Kabid Ketahanan Sosial, Budaya, dan Ekonomi, Badan Kesbangpol DIY), Mayor Arm Ronang Sasiarto (Kasdim 0732/Sleman), AKP Sugiyanto, S.H., M.H. (Kasat Binmas Polresta Sleman), serta perwakilan tokoh lintas agama.

Sementara itu, dalam  seminarnya, Dr. Cornelius D. Ronowidjoyo menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kebangsaan yang terangkum dalam konsep Astagatra—yang mencakup aspek politik, ekonomi, pertahanan-keamanan, hingga sosial-budaya. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu membangun kembali kejayaan nusantara menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua Panitia, Pdt. Arief Arianto, S.TH., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini berhasil dilaksanakan dengan persiapan kurang dari tiga minggu, berkat sinergi panitia dan dukungan berbagai pihak.

“GKIT bukan partai atau ormas, tetapi jaringan internasional yang membangun semangat kebangsaan lintas iman dan komunitas,” ujarnya. Kegiatan ditutup dengan doa lintas agama dan ramah tamah.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini