Buka Perkemahan Saka Pariwisata, Bupati Ajak Gaungkan Semangat Pramuka Hidupkan Sadar Wisata

0
217
Bupati Sleman selaku Kamabicab menyematkan tanda peserta Pertika ke 3 yang berlangsung di bumi perkemahan Garongan, Turi, Sleman./ Foto: Istimewa

RADARNASIONAL – Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) yang juga Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo secara simbolis memukul gong dan penyematan tanda peserta perkemahan Saka Bakti Pariwisata Cabang Sleman ke -3 yang dibuka di bumi perkemahan Garongan, Turi. Senin (19/2/2024).

Perkemahan mengambil tema “Back to Tourism Village” berlangsung 19 sd 22 Februari 2024 diikuti 300 peserta dan 60 sangga kerja dari 19 gugus depan berpangkalan di SMA, SMK se Kwarcab Sleman.

Juga diikuti oleh 8 kontingen Saka Pariwisata mitra dari luar Kwarcab Sleman yakni Gunungkidul, Magelang, Semarang, Surakarta, Trenggalek dan Purbalingga.

Bupati berharap kegiatan Pertika dapat memberikan dampak riil dalam menumbuhkan semangat kepedulian Pramuka untuk berperan aktif mendukung pemerintah dalam pelestarian serta pengembangan sektor pariwisata.

“Saya berharap anggota Saka Pariwisata mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat khususnya kaum muda untuk peduli potensi wilayah, menjaga kelestarian alam dan kreatif mengelola menjadi modal yang dapat dipublikasikan sebagai potensi wisata,” paparnya.

Kustini berpesan kepada peserta Pertika Saka Pariwisata untuk menggaungkan semangat kepramukaan dalam menghidupkan budaya sadar wisata di Sleman.

Sementara itu, Kadinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid melaporkan Pertika Saka Pariwisata ke 3 dapat menjadi wadah pertemuan bagi pramuka Penegak dan Pandega yang tergabung dalam Saka Pariwisata Sleman, anggota Pramuka dari pangkalan di Kwarcab Sleman serta anggota Saka Pariwisata dari Kwarcab undangan untuk mempererat tali persaudaraan.

“Melalui Pertika ini dapat meningkatkan tali persaudaraan sesama anggota pramuka dengan aktivitas inovatif, kreatif, edukatif, rekreatif dan produktif dalam bentuk perkemahan bakti.

Tujuannya mengembangkan pengetahuan dan membina keterampilan ke Sakaan khususnya kepariwisataan yang edukatif untuk menjalin hubungan harmonis dengan lingkungan alam dan sosial sekitarnya, ” ujar Ishadi.( San)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini