Bank Sampah Menur’45 Bagikan Tanda Kasih Kepada Anggota

0
286
Anggota Bank Sampah Menur 45 sebagian kaum ibu dengan telaten berperan serta menjaga lingkungan dengan mengumpulkan barang bekas. /Foto : Istimewa

RADARNASIONAL – Bank Sampah Menur’45 Padukuhan Kayen Condongcatur Depok Sleman membagikan tanda kasih berupa minyak goreng dan sabun cair cuci piring bagi seluruh anggota di Joglo Suratno, Sleman, Kamis 6/6/2024.

Ketua Bank Sampah Menur’45, Relis Gusneta menyampaikan dalam pertemuan anggota ini sekaligus sebagai perayaan ultah ke-2 tahun dengan membagikan 80 paket kepada anggota.

“Alhamdulillah bank sampah menur’45 telah berusia 2 tahun rutin melaksanakan kegiatan pengumpulan, pemilihan sampah setiap 2 minggu sekali, hasil dari penjualan untuk mendukung kegiatan juga sosial seperti untuk menyumbang doorprize kegiatan jalan sehat muda mudi RW 45 juga sebagian kita wujudkan bingkisan sebagai tanda kasih kepada anggota yang telah memberikan sumbangan /sedekah sampah pada setiap kegiatan pengumpulan bank sampah” ucapnya.

Ditambahkan Relis Gusneta, saat ini jumlah anggotanya 80 an terdiri dari warga RT 07 dan RT 08 dan masih memiliki saldo Rp. 7.855.000 rupiah.

“Mohon masukkan agar kedepannya bank sampah menur’45 dapat lebih berkembang lagi dan dapat membantu pemerintah dalam mengatasi masalah persampahan” ungkapnya.

Ketua RW 45, Sukirman, S.Pd mengucapkan terima kasih dengan adanya kegiatan Bank Sampah di lingkungan RW 45.

“Kegiatan ini sangat positif membantu mengurangi jumlah sampah rumah tangga di lingkungan sekitar sehingga menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, saat ini banyak terjadi penumpukan sampah setiap harinya seiring ditutupnya TPA Piyungan dengan kegiatan bank sampah melalui pemilahan, daur ulang dan pengolahan sampah juga memberikan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah dan dapat memberikan peluang ekonomi dengan menjual sampah dan dapat didaur ulang” jelasnya.

Sebagai rasa syukur bank sampah berusia 2 tahun dirayakan sederhana dengan membagi bingkisan kepada anggotanya serta makan bersama. /Foto : Istimewa

Ibu Giyarti, anggota Bank Sampah Menur’45 mengusulkan agar anggota yang menyetorkan sampah sebelumnya telah dipilah dari rumah berdasarkan jenisnya antara sampah Organik , Anorganik dan Bahan berbahaya sehingga Pengurus bank sampah dapat lebih mudah dan efisien dalam kegiatan memilah dan mengelompokkannya.

“Gunakan tempat sampah terpisah dengan menyediakan beberapa tempat sampah sesuai dengan jenisnya, disamping itu bersihkan dan keringkan sampah Anorganik sebelum disetorkan ke bank sampah seperti botol plastik dan kaleng sudah dicuci bersih dan dikeringkan untuk mencegah bau dan pertumbuhan bakteri” ungkapnya.

Sementara , Ringgo Antoni Surya yang menjabat Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Berbah membidangi Pemberdayaan masyarakat Kalurahan di bidang ekonomi, pembangunan dan lingkungan hidup prasarana dan sarana pelayanan umum memberi masukan, Bank sampah dapat dikembangkan menjadi hasil kerajinan.

Beberapa contoh hasil kerajinan dari bank sampah yang dapat dikembangkan antara lain kerajinan tangan seperti tas, perhiasan, atau dekorasi rumah.

” Dengan mengembangkan bank sampah mendukung upaya daur ulang dan pengelolaan sampah yang lebih baik dan menciptakan peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat” jelasnya.

Ditambahkan Ringgo dengan pengembangan bank sampah menjadi hasil kerajinan bukan hanya berdampak positif pada lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

Acara ditutup dengan makan bersama nasi pecel yang juga diambilkan dari kas Bank Sampah Menur’45 Padukuhan Kayen Condongcatur. (San)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini