Aksi Solidaritas Kemanusiaan untuk Palestina diikuti Pesepeda se DIY

0
216
radarnasional
Aksi solidaritas kemanusiaan Palestina diikuti peserta se-DIY berakhir di titik nol Km depan kantor pos, setelah melewati jalur legendaris Malioboro dilanjutkan orasi solidaritas kemanusiaan untuk Palestina. (Foto: was for Radar Nasional)

RADARNASIONAL – Aksi solidaritas Pesepeda Jogja untuk Palestina mengusung tema “Charity for Humanity, Ride For Palestine”, titik kumpul di Bunderan UGM, Yogyakarta, Ahad (12/11/23)

Menurut Odie Surya, pelaksana lapangan mengatakan, aksi diikuti ratusan goweser atau pesepeda dari tiap penjuru DIY

” Kebetulan hari ini ada beberapa event sepeda yang berbarengan sehingga banyak komunitas pesepeda yang ijin tidak bisa mengikuti kegiatan ini tetapi mereka tetap memberikan dukungan atas aksi kemanusiaan bagi saudara-saudara kita di Palestina”  ucapnya

Peserta aksi solidaritas kemanusiaan pesepeda Jogja untuk Palestina banyak yang mengenakan atribut baik berupa bendera Indonesia, bendera Palestina juga mengenakan kaos dan syall.

Melakukan Titik Kumpul jam 06.00 WIB di Bunderan UGM, kemudian mengambil rute ke arah Mirota Kampus – Terban – Gondolayu – Tugu Jogja – Malioboro – Finish 0 KM Jogja.

“Di tugu Jogja singgah sejenak untuk mengatur barisan selanjutnya melewati Malioboro dan berakhir di titik 0 KM depan Kantor Pos Jogja” jelasnya.

radarnasional
Aksi solidaritas kemanusiaan untuk Palestina berakhir di titik nol Km. (Foto: Was for Radar Nasional)

Sementara dalam aksi bergantian melakukan pembacaan sikap, peserta Aksi, Supriyono Atmojo dari Goweser Condongcatur mengatakan “Seperti yang termuat di dalam pembukaan UUD 1945 bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri Kemanusiaan dan peri keadilan, khususnya di Palestine karena sudah mengarah pada kejahatan Perang ” tandasnya.

Sementara Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji yang turut mengikuti aksi yang juga sebagai Pesepeda Jogja dari Algojo (Antar Lintas Gowes Jogja) juga membacakan pernyataan sikap menjunjung tinggi eksistensi pesepeda Jogja yang peduli dengan kemanusiaan dan menggalang donasi untuk perjuangan rakyat Palestina, bahwa Pesepeda Jogja mendukung penuh hak kemerdekaan untuk Palestina.

radarnasional
Aksi solidaritas kemanusiaan untuk Palestina berakhir di titik nol Km. (foto: Was for Radar Nasional)

Penggagas Aksi, Agung Botol dari Federal Nusantara dalam orasinya menyampaikan, Perang antara Israel dan Palestina bukanlah perang agama, Itu adalah problem kemanusiaan yang harus direspon bersama, tetapi agama memang menjadi satu faktor penting karena menyangkut pemahaman antar generasi soal migrasi dan perjanjian tanah.

“Dalam konteks pesepeda, ini adalah soal keberpihakan dan kemanusiaan, tentang apa yang bisa kita lakukan, entah itu dalam skala besar atau skala kecil, sebisa mungkin kita harus bersikap dan bergerak, banyak yang melakukan boikot, yang mungkin sedikit banyak memberikan tekanan ekonomi kepada zionis, ada juga yang dengan memberikan donasi atau bahkan hanya bisa memanjatkan doa, tidak apa-apa, asal landasannya kemanusiaan semua itu baik” ucapnya .

Ditambahkan Agung Botol, “Aksi Solidaritas Kemanusiaan Pesepeda Jogja Untuk Palestina mau sekecil apapun gerakan itu yang penting sudah berusaha, sisanya kita pasrahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah yang Maha Tahu dan yang Maha menilai” pungkasnya.

radarnasional
Aksi solidaritas kemanusiaan untuk Palestina berakhir di titik nol Km. (Foto: Was for Radar Nasional)

Persiapan acara solidaritas ini kurang lebih 1 minggu mengingat keprihatinan dan empati yang ingin segera bisa memberikan perhatian kita kepada saudara-saudara yang ada di Palestina, yang membutuhkan dukungan moril dan materiil.

Aksi ditutup dengan doa bersama agar saudara-saudara kita di Palestina diberikan ketabahan dan kekuatan dalam perjuangannya.

Sahabat Pos Pit Pakem, Bangun Iswahyudi bersama Wasana, Heri SB dan Goweser Jogja lainya merasa terpanggil mengikuti Ride For Palestina ini dan dalam aksi ini dilakukan Donasi Total mendapatkan Rp. 4.393.500 dan kemungkinan masih akan diperpanjang waktu donasinya sebelum disalurkan melalui LazisMu Gedongkuning pada hari Selasa 14 November 2023. (Isan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini