MPM PP Muhammadiyah, Dorong Ekosistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

0
305
Pemancangan patok pembangunan rumah produksi pengolahan sampah di TPST Piyungan, Bantul./Foto: Isan Riyanto

RADARNASIONAL – Adanya kebijakan baru Pemerintah DIY untuk melakukan pengelolaan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, berdampak bagi masayarakat yakni hilangnya mata pencaharian pemungut sampah dan masalah sosial, anggota Komunitas Pemulung MARDIKO (Makaryo Adi Ngayogyakarta) di TPST Piyungan.

Hal tersebut disampaikan Ketua MPM PP Muhammadiyah M.Nurul Yamin dalam Kick Off peletakan batu pertama pembangunan rumah produksi pengelolaan sampah di TPST Piyungan Bantul, Yogyakarta, Kamis (29/02/2024).

” Untuk mengangkat dan mengungkit nasib masyarakat. Revitalisasi yang termarjinalkan memerlukan kolaborasi dan sinergi banyak pihak.” ucap Yamin.

Menurutnya, MPP PP Muhammadiyah menjalin kolaborasi dengan Danone Indonesia, LazisMu  PP Muhammadiyah melakukan pemberdayaan dan pendampingan komunitas Mardiko.

Program peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan lingkungan dan kesehatan di komunitas Mardiko ditujukan untuk peningkatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat sehingga terbentuk ekosistem pengelolaan sampah berkelanjutan, peningkatan capacity building , pencegahan stunting dan peningkatan taraf hidup melalui PHBS.

Ketua MPM PP Muhammadiyah M.Yamin. (Foto: Isan Riyanto)

Disebutkan, data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2022 menyebutkan hasil input dari 202 Kab/Kota se Indonesia terdapat timbunan sampah mencapai 21,1 juta ton .

Total produksi sampah nasional 65,71%(13,9 juta ton) dapat terkelola dengan baik sedangkan 34,29%(7,2 juta ton) belum terkelola dengan baik.

“MPM PP Muhammadiyah mengapresiasi dan terimakasih kepada Danone Indonesia dan LazismMu PP Muhammadiyah bekerjasama dalam program Kemitraan Peningkatan Kesejahteraan Melalui Perbaikan Lingkungan dan Kesehatan di Komunitas Pemulung Mardiko TPST Piyungan dampingan MM PP Muhammadiyah. “terang Yamin.

” Kami juga berharap dengan kegiatan ini dapat merubah persepsi masyarakat tentang sampah sehingga dapat dikelola untuk memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat, ” pungkasnya.(San)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini