Wakil Presiden Ma’ruf Amin Tinjau Progres Penanggulangan Kemiskinan DIY

0
184
Wapres Ma'ruf Amin didampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meninjau lokasi penanggulangan kemiskinan di Prambanan. (Foto: Humas Pemda Sleman for Radar Nasional)

RADARNASIONAL – Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, meninjau Kapanewon Prambanan sebagai salah satu lokasi fokus penanggulangan kemiskinan di DIY, Selasa (9/10).

Agenda berlangsung di pendopo Kantor Kapanewon Prambanan itu, Wapres juga bertemu dengan penerima manfaat program penanggulangan kemiskinan yang bersumber dari APBN, APBD, dan Kerjasama Baznas DIY.

Secara simbolis Wapres memberikan bantuan pendidikan beasiswa BAZNAS. (Foto: Humas Pemda Sleman for Radar Nasional)

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo hadir mendampingi Wapres dalam peninjauan dan dialog bersama penerima manfaat.

Usai meninjau, Wakil Presiden menyampaikan, tujuan kunjungan ini untuk melihat secara langsung hasil program pengentasan kemiskinan khususnya di bidang perumahan layak huni dan realisasi program PENA (Pahlawan Ekonomi Nusantara).

Ma’ruf Amin menyampaikan ucapan bangga atas perkembangan dan realisasi program rumah layak huni dari Kementrian PUPR dan implementasi program PENA khususnya di Kabupaten Sleman.

Ma’ruf Amin mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan program pemerintah yang menjadi bagian dari perbaikan hidup masyarakat.

Ia berharap, program ini dapat memberikan dampak baik yang lebih luas bagi masyarakat.

Secara simbolis Wapres memberikan pentasyarufan program bantuan lansia seumur hidup. (Foto: Humas Pemda Sleman for Radar Nasional)

“Apalagi tadi saya mendapat laporan, ada yang omset usahanya semula Rp 300.000, kemudian sekarang bisa meningkat menjadi Rp 1.000.000 perhari dari hasil bantuan program PENA. Dan saya melihat setelah dikembangkan mereka masih bisa dinaikkan kembali,” jelas Wakil Presiden Republik Indonesia.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan Penanganan kemiskinan di Kabupaten Sleman dilakukan secara berjenjang melalui musyawarah padukuhan yang diproses menjadi SK Bupati.

Bantuan yang diberikan beragam mulai dari bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, bantuan disabilitas dan lansia.

“Dan bagi masyarakat yang tidak masuk dalam SK tersebut dapat mengakses bantuan Jaringan Pengamanan Sosial,” begitu keterangan Bupati.

Wapres juga melakukan peninjauan hasil bantuan program PENA (Pahlawan Ekonomi Nusantara). (Foto: Humas Pemda Sleman for Radar Nasional)

Bupati menambahkan, pada tahun 2023 Kabupaten Sleman melakukan terobosan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat penerima bantuan sosial melalui inovasi PEDAS (Pahlawan Ekonomi Muda Sleman).

Program ini menyasar Anak Muda usia 17 – 35 tahun yang memiliki upaya pemberdayaan generasi muda.

“Untuk memutus rantai kemiskinan kami menyalurkan bantuan modal bagi 365 orang masing-masing Rp. 3 juta,” jelas Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Wapres Ma’ruf Amin juga menyerahkan bantuan secara simbolis program bantuan lansia seumur hidup berupa uang tunai senilai Rp 300rb dan paket sembako sebesar Rp 500 ribu bagi para penerima manfaat.

Bantuan ini merupakan program Baznas bagi lansia sebesar Rp 100 rb per bulan yang diterimakan per tiga bulan selama seumur hidup.(San)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini