10 Tahanan Kabur dari Polsek Rumbai Ditangkap, Empat Ditembak

0
179
Ilustrasi penjara Foto: iNews.id

RADARNASIONAL – Sepuluh tahanan yang sempat kabur dari Polsek Rumbai, Provinsi Riau kembali ditangkap oleh aparat kepolisian setempat.

Dalam aksinya, puluhan tahanan tersebut menggali toilet berlanjut dengan melarikan diri ke berbagai wilayah di Riau hingga ke Sumatera Barat.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jefri Ronald Parulian Siagian mengatakan, empat tahanan di antaranya terpaksa ditembak karena sempat memberikan perlawanan saat akan ditangkap.

“Kesepuluh tahanan yang kabur berinisial RR, RNY, RF, MA, HI, SC, DS, NW, A dan DP,” kata Jefri kepada wartawan di Pekanbaru, Minggu (20/8).

Jefri mengatakan, pelaku utama di balik ide pelarian dari Polsek Rumbai, yakni tahanan inisial A.

Jefri menjelaskan, tahanan A menggali toilet tahanan yang langsung mengarah ke tangki septik.

Pelaku A menggunakan piring melanin yang biasanya mereka digunakan untuk makan, namun justru dimanfaatkan untuk menggali toilet sebagai jalan keluar untuk kabur.

Para tahanan itu kabur pada Selasa (8/8) sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka melakukan rencana itu hanya dalam hitungan jam dan yang merencanakan pelarian ini adalah A.

Setelah berhasil kabur, mereka berhamburan keluar Polsek Rumbai. Salah satu tahanan yang kabur inisial NO, langsung mencuri telepon seluler dan sepeda motor di Kecamatan Rumbai.

“Mereka diciduk ada yang pasrah dan ada yang melawan, sehingga tahanan NO, A (pelaku utama), DP dan DS ditembak karena mencoba kabur dan melawan petugas ketika ditangkap,” katanya.

Jefri mengatakan, petugas yang diduga lalai hingga mengakibatkan tahanan kabur sedang diproses oleh Propam Polda Riau.

Mereka akan dievaluasi dan dilaksanakan sidang etik untuk memperketat lagi pengamanan.

“Tiap Polsek sudah diminta agar lebih waspada dan lebih ketat,” pungkas Jefri.

Sementara, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Asep Darmawan mengungkapkan, tahanan berhasil diringkus di Pekanbaru.

Kemudian ada juga yang diringkus di wilayah Bengkalis, Pelalawan selanjutnya di provinsi tetangga, yakni Sumatera Barat.

Para tahanan ini terjerat berbagai kasus, yaitu pencurian, pelecehan anak di bawah umur, penggelapan serta penyalahgunaan narkoba.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini