
RADAR NASIONAL,–(Sleman). Sebanyak 750 peserta asal DIY ,Jateng dan beberapa propinsi lainnya ikut berlaga dalam Lomba Gladhen Hageng Jemparingan Bandulan Mataraman yang dibuka Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., di Lapangan Sapta Marga Yonif 403/WP, Kentungan, Sleman, Minggu (31/8/2025).
Lomba digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI terbagi dalam kategori putra sebanyak 531 peserta dan putri 219 peserta.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Bambang Sujarwo menegaskan bahwa jemparingan bukan sekadar olahraga panahan, melainkan warisan budaya Yogyakarta yang sarat nilai filosofis, spiritual, dan etika.

“Dengan melestarikan jemparingan, kita bukan hanya menjaga tradisi, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai luhur yang penting bagi kehidupan bermasyarakat. Korem 072/Pamungkas akan terus berkontribusi dalam menjaga budaya lokal agar tidak hilang ditelan zaman,” ujarnya.
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X yang hadir mewakili Gubernur DIY sekaligus Ketua KONI DIY, mengapresiasi kepada TNI khususnya Korem 072/Pamungkas atas diselenggarakan lomba.
“Jemparingan mengajarkan ketenangan hati, kejernihan pikiran, dan kebersamaan. Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antara TNI, masyarakat, dan komunitas jemparingan,” tutur Paku Alam X.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kabinda DIY Brigjen TNI Firyawan, Kapolda DIY diwakili Dirpolair Kombes Pol P. Yugonarko, Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Dec Jerry Manungkalit, Danlanal Yogyakarta Kolonel Mar Hafied Indrawan, para Kasi Korem, Dandim jajaran Korem 072/Pamungkas, Bupati Sleman Harda Kiswaya, serta Forkopimda DIY. (San)




