
RADARNASIONAL – Jenderal Soedirman sosok pejuang yang gigih dalam melawan penjajah. Jasa-jasa beliau sangat besar dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Demikian sambutan Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Joko Purnomo saat pembukaan pameran patung Pangsar Jenderal Soedirman dengan tema : ” Jangan Pernah Lupa Sejarah “di area Bale Kambang Bandara International Airport (YIA) Kulon Progo. DI Yogyakarta Senin(30/10/23)
Menurutnya, pameran patung gerilya Jenderal Soedirman karya Yusman bertujuan untuk mengenang tokoh pejuang kemerdekaan bangsa Indonesia yaitu Panglima Besar Jenderal Soedirman.
Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan jasa-jasa para pahlawannya.

Lebih lanjut Danrem menyampaikan salah satu pertempuran yang paling diingat pada saat terjadinya Agresi Militer Belanda II, Jenderal Soedirman memimpin perang gerilya meski dalam keadaan sakit.
Danrem 072/Pamungkas menyampaikan salah satu pertempuran yang paling diingat adalah saat terjadi Agresi Militer Belanda II. Pada saat terjadi serangan Belanda, Jenderal Soedirman dalam keadaan sakit.
Presiden Soekarno telah membujuk Jenderal Soedirman untuk tetap tinggal di kota Yogyakarta, tetapi ditolak oleh Jenderal Soedirman.
Meskipun dalam keadaan sakit dan harus ditandu Jenderal Soedirman terus berjuang memimpin perang gerilya keluar masuk hutan.
Dengan meneladani serta mewarisi bagaimana jenderal Soedirman dahulu berjuang, berkorban dengan segenap jiwa dan raga untuk mengusir penjajah.
“Kita sebagai generasi penerus harus mampu meneladani nilai kepahlawanan dan patriotisme dari perjuangan Jenderal Soedirman. Dengan meneladani serta mewarisi bagaimana Jenderal Soedirman dahulu berjuang, berkorban dengan segenap jiwa dan raga untuk mengusir penjajah. Termasuk dalam situasi apapun, khususnya saat ini adalah menghadapi Pemilu 2024, kita jangan pernah lupa akan perjuangan para pendahulu dan para pahlawan bangsa Indonesia, agar kita selalu dapat meneruskan semangat kejuangan guna membangun bangsa dan negara Indonesia,” jelasnya.
Pameran Patung Gerilya Jenderal Soedirman digelar selama 3 bulan dengan memamerkan 11 patung dengan tinggi 9 meter karya seniman Yusman yang berdasarkan kisah otentik.

Melalui pameran patung gerilya Jenderal Soedirman diharapkan dapat memperkenalkan, mengenang dan menginspirasi generasi muda serta masyarakat luas tentang perjuangan Jenderal Soedirman.
“Saya mewakili TNI dan juga sebagai generasi penerus mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Indro Kimpling Suseno, Yusman dan seluruh pihak yang telah membantu, mendukung dan berpartisipasi atas terselenggaranya pameran patung gerilya Jenderal Soedirman,” ujarnya.
Hadir dalam acara tersebut, Kabinda Brigjen Rahmat Puji Susetiyo, Kasi Korem, Pj.Bupati KP Hj. Ni Made Indrayanti,
perwakilan keluarga pahlawan yakni Moh. Teguh Sudirman dan Nining Sudirman, dan putra pahlawan revolusi Kol. Anumerta Sugiyono Ganis Priyono Sugiyono, Dandim 0731/KP Letkol Arh Viki Herwandi,S.Sos, Kapolres Kp AKBP Nunuk Setiyowati,SIK,MH, Dabsatrad 215 Congot Letkol Lek Bayu Ardiyansyah, Danpos AL, Veteran, Purnawirawan serta pelajar dan mahasiswa. ( Isan )




