TGIPF Kanjuruhan Terbentuk, Jokowi: Satu Bulan Harus Selesai

0
135
Presiden Joko Widodo Foto:Detikcom

JAKARTA – Pemerintah telah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk mengusut tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu (1/10) malam. Peristiwa itu menewaskan 125 orang penonton yang hadir untuk menyaksikan laga Persebaya vs. Arema FC.

Menko Polhukam sekaligus Ketua TGIPF Mahfud MD mengungkapkan, Presiden Jokowi menargetkan dalam 1 bulan penyelidikan bisa selesai.

“Pertama, TGIPF itu diminta segera bekerja, kalau bisa tidak sampai 1 bulan sudah bisa menyimpulkan. Karena masalah besarnya sebenarnya sudah diketahui, tinggal masalah-masalah detailnya yang itu bisa dikerjakan mungkin tidak sampai satu bulan,” kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/10).

Mahfud mengatakan, tim akan bekerja sesuai dengan target yang ditentukan Jokowi. Pihaknya pun akan bertemu dengan setiap pihak yang terlibat dalam kejadian itu untuk mengungkapkan fakta yang sebenarnya.

“Kan, kita harus menemui, melihat lapangan, menemui siapa yang menyaksikan, siapa yang memberi komando, jaringannya dengan siapa, kok, bisa jadwal pertandingan yang diusulkan sore, kok, tetap di malam. Kan, itu ada jaringan-jaringan, jaringan bisnis, ada jaringan periklanan, ya, nanti kita lihat,” jelasnya.

Sementara untuk rapat perdana akan dilakukan pada malam nanti. Dalam rapat nanti, tim akan memetakan, mengidentifikasi masalah hingga membagi tugas.

“Sesudah itu nanti kesimpulan-kesimpulan. Nah, ketika bagi tugas itu bisa memanggil orang, bisa mendatangi tempat, itu, kan, harus dibagi. Karena, kan, itu ada banyak pihak. Ada yang harus ke FIFA, ada yang harus ke Polri, ada yang harus ke desa, ada yang harus ke lapangan dan sebagainya, dan ada yang mempelajari peraturan UU-nya. Itu, kan, nanti bagi-bagi tugas,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini