RADARNASIONAL – Sebagian wilayah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan dilanda banjir. Akibat bencana alam tersebut, ribuan rumah warga dilaporkan terendam air.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Muara Enim Doris mengatakan, banjir di sebagian besar wilayah Muara Enim akibat luapan sungai yang melintas di daerah itu. Tercatat 1.237 rumah terendam banjir.
BPBD menyebut, data sementara 6.650 orang terdampak banjir, bahkan sebagian dari mereka harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau aman dari bencana itu.
“Jumlah tersebut kemungkinan bertambah bila intensitas hujan masih tinggi,” kata Doris di Muara Enim, Jumat (24/5).
Mereka tersebar di empat desa di Kecamatan Lawang Kidul, yakni Darmo, Linga, Tegarejo, dan Kelurahan Pasar Tanjung Enim.
Sementara terkait banjir di wilayah Tanjung Enim, Doris menjelaskan bahwa mulai menyurut.
“Debit air mulai surut di wilayah Tanjung Enim berdasarkan pantauan kami di lokasi dan beberapa wilayah kecamatan,” kata Doris.
Doris menjelaskan, Tanjung Enim salah satu kawasan yang terdampak banjir sejak Kamis (23/5), sekitar pukul 03.00 WIB.
Ketinggian air mencapai 50 centimeter hingga dua meter, namun saat ini mulai surut. Pihaknya masih melakukan penanganan sisa banjir dan membantu warga terdampak.
Berbagai upaya evakuasi dilakukan pihaknya dengan mengerahkan perahu karet dan membantu warga terdampak, serta menyalurkan bantuan dari pihak pemerintah, BUMN dan BUMD.





